Bantu Suaminya Bunuh 1 Keluarga di Medan, Reni Dituntut 14 Tahun Penjara

Kompas.com - 21/11/2017, 21:56 WIB
Kapolda Sumut memaparkan kasus pembunuhan satu keluarga yang otak pelakunya adalah Andi Lala, Senin (17/4/2017). KOMPAS.com / Mei LeandhaKapolda Sumut memaparkan kasus pembunuhan satu keluarga yang otak pelakunya adalah Andi Lala, Senin (17/4/2017).
|
EditorReni Susanti

MEDAN, KOMPAS.com - Reni Safitri, istri dari Andi Lala, otak pelaku pembunuhan satu keluarga (berkas terpisah), dituntut Jaksa Penuntut Umum Kandlan Sinaga dengan hukuman 14 tahun penjara.

Reni dianggap turut serta dalam pembunuhan berencana yang menyebabkan tewasnya Suherwan alias Iwan Kakek (32). Reni tak sendiri. Ia mendengarkan tuntutan bersama Irfan.

Kepada Ketua Majelis Hakim Dominghus Silaban yang menyidangkan perkara ini di Pengadilan Negeri Medan, Kandlan mengatakan, kedua terdakwa dinilai bersalah melakukan pembunuhan berencana terhadap korban dengan alasan sakit hati.

"Kedua terdakwa dengan sengaja dan terencana membunuh korban, bersama Andi Lala suami Reni. Andi Lala sakit hati saat mengetahui istrinya berselingkuh dan berhubungan badan dengan korban," ujar Kandlan, Selasa (21/11/2017).

"Andi lalu mengajak kedua terdakwa membunuh korban. Keduanya dituntut melanggar Pasal 340 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1," tambahnya. 

(Baca juga : Divonis Mati, Terpidana Pembunuhan Satu Keluarga Ajukan PK )

Usai mendengar tuntutan jaksa, majelis hakim menutup persidangan sambil mempersilahkan kedua terdakwa melakukan pembelaan. "Silahkan sampaikan pembelaannya pada sidang selanjutnya," kata Dominghus.

Seperti diberitakan, korban dibunuh para terdakwa di rumah Andi Lala dengan menggunakan palu. Setelah korban tidak bernyawa, mayatnya dibuang ke Desa Pagarjati, Lubukpakam, Kabupaten Deliserdang, 12 Juli 2015.

Andi nekat membunuh korban karena sakit hati. Korban dituduh meniduri istrinya hingga delapan kali.

Dua tahun berlalu, kasus ini akhirnya terungkap setelah Andi Lala melakukan pembunuhan terhadap satu keluarga di Mabar, Kecamatan Medan Deli pada 9 Juni 2017.

Kompas TV Polisi melakukan rekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga di Medan, Sumatera Utara.




Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Ingin Kompetensi Masyarakat Berkembang, Pemprov Jabar Dukung Program Kartu Prakerja

Regional
Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Hadiri Rakerda Jabar Bergerak, Kang Emil: Terus Jalankan Regenerasi

Regional
Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Ceramah Ramadhan Tak Boleh Lama-lama, Materi Ceramah Akan Diatur Pemda

Regional
Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Dedi Mulyadi Menangis Dapati Seorang Ibu Tua Melamun Tak Punya Beras

Regional
Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Cegah Kerumunan, Prosesi Dugderan di Kota Semarang Berjalan Sederhana

Regional
Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Ajak Masyarakat Hormati Orang Tua, Ridwan Kamil: Jangan Sampai Ada Lansia Terlantar

Regional
Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Jadi Percontohan Nasional, Seleksi Anggota Paskibraka Jateng Gandeng BPIP

Regional
Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Gerakan Perekonomian Jabar, Disparbud Setempat Gelar Gekraf 2021

Regional
Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Khawatir Krisis Pangan, Wagub Jabar Minta Petani Tidak Alih Fungsikan Sawah

Regional
Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Teken MoU dengan Tourism Malaysia, Jaswita Jabar: Kerja Sama Ini Menguntungkan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X