Kompas.com - 07/11/2017, 15:41 WIB
EditorLatief

SEMARANG, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah terus mengebut pengembangan sejumlah obyek wisata. Salah satu oyjek wisata yang kini menjadi prioritas untuk dikembangkan adalah kawasan wisata Baturraden di Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Jawa Tengah, Urip Sihabudin mengatakan, objek wisata Baturaden memang menjadi prioritas utama. Diharapkan, Baturraden akan menjadi obyek wisata terkenal hingga mancanegara seperti empat daerah lain di Jateng.

"Kami ingin segera menjadikan Baturaden seperti Karimunjawa, Borobudur, Dieng dan Sangiran, dimana tempat-tempat itu sudah lebih dahulu menjadi jujugan wisatawan mancanegara," kata Urip saat ditemui dalam acara Bursa Wisata Indonesia 4 di Semarang, Selasa (7/11/2017).

Saat ini lanjut dia, berbagai proses sudah dilakukan khususnya pemolesan lokasi itu agar lebih menarik. Berbagai pekerjaan seperti pembuatan taman bunga juga sudah dikerjakan.
Lebih lanjut Urip menambahkan, kunjungan wisatawan mancanegara ke Jawa Tengah tahun 2016 sebanyak 578.000. Dari total itu, mayoritas wisatawan asing tersebut berwisata di kawasan Borobudur.

"Nah, kami ingin Baturraden juga menjadi salah satu destinasi wisata yang menjadi jujugan wisatawan mancanegara seperti layaknya Borobudur itu," tegas dia.

Namun lanjut dia, pengembangan objek wisata Baturaden untuk menjadi tempat pariwisata bertaraf internasional masih terkendala dari sisi akses. Sebab di lokasi itu belum ada bandara komersil yang dapat menghubungkan dengan daerah lain.

"Selain itu, lokasinya jauh dari kawasan Joglosemar (Jogja, Solo, Semarang) sehingga untuk menggaer wisatawan mancanegara masih cukup kesulitan," terangnya.

Meski begitu, pihaknya mengakui jika saat ini Pemprov Jateng sedang mengupayakan menjadikan bandara Jenderal Soedirman Purbalingga sebagai bandara komersial. Jika hal itu terwujud, maka upaya Pemprov Jateng untuk menjadikan kawasan Baturaden sebagai objek wisata yang lebih mendunia dapat terwujud.

Di lain sisi, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo akan terus berupaya menjadikan bandara Jenderal Soedirman Purbalingga sebagai bandara komersial. Bandara ini merupakan pengembangan dari Lapangan Udara Wirasaba milik TNI Angkatan Udara.

Ganjar telah mengajak kepala daerah di lima kabupaten; Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Banyumas, dan Kebumen untuk gotong royong mengegolkan rencana tersebut. Hingga awal Agustus 2017, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memastikan Bandara Jenderal Sudirman akan dibangun Oktober 2017.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Fashion Show Batik Daur Ulang Warnai Penutupan KKJ dan PKJB, Atalia Kamil: Ini Tanda Ekraf Jabar Bergerak Kembali

Regional
Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Proses Geotagging Rumah KPM di Bali Capai 65 Persen, Ditargetkan Rampung Akhir Mei 2022

Regional
Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Peringati Trisuci Waisak, Ganjar Sebut Candi Borobudur Tak Hanya Sekadar Destinasi Wisata

Regional
Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.