Fakultas Kedokteran Unpatti Ambon dan 2 Sekolah Rusak akibat Gempa

Kompas.com - 01/11/2017, 13:23 WIB
Gedung Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Ambon, di kawasan Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (1/11/2017). KOMPAS.com/Rahmat Rahman PattyGedung Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura Ambon, di kawasan Poka, Kecamatan Teluk Ambon, Rabu (1/11/2017).
|
EditorReni Susanti

AMBON,KOMPAS.com — Fakultas Kedokteran Universitas Pattimura (Unpatti) Ambon mengalami kerusakan akibat gempa beruntun yang mengguncang wilayah Kota Ambon dan sekitarnya pada Selasa (31/10/2017) malam.

Kerusakan terjadi pada bagian plafon sejumlah ruangan di kampus tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon Enrico Matitaputty mengatakan, dari laporan yang diterimanya, plafon di sejumlah ruangan yang ada di kampus itu ambruk akibat gempa.

”Plafon ruangan di Fakultas Kedokteran Unpatti rusak dan ambruk,” kata Enrico saat dihubungi Kompas.com, Rabu.

(Baca juga: Setelah gempa Ambon, Pusat Perbelanjaan MCM Belum Beroperasi)

Selain plafon yang ambruk, dinding sejumlah ruangan di kampus tersebut juga retak. ”Dinding beberapa ruangan kampus juga retak,” ujarnya.

Pasca-gempa yang mengguncnag kota Ambon, pusat perbelanjaan Maluku City Mall (MCM) hingga Rabu siang (1/11/2017) masih tutup.. Tampak  petugas melarang sejumlah warga untuk memasuki mall tersebut Foto Kompas.com/Rahmat Rahman PattyKontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty Pasca-gempa yang mengguncnag kota Ambon, pusat perbelanjaan Maluku City Mall (MCM) hingga Rabu siang (1/11/2017) masih tutup.. Tampak petugas melarang sejumlah warga untuk memasuki mall tersebut Foto Kompas.com/Rahmat Rahman Patty
Tidak hanya di Fakultas Kedokteran Unpatti, dua fasilitas pendidikan di SD Negeri 2 di Desa Poka, Kecamatan Teluk Ambon, dan sebuah SLB di kawasan Tanah Rata, Kecamatan Sirimau, mengalami kerusakan.

”SD Negeri 2 Ambon di Poka dan SLB juga mengalami kerusakan. Plafonnya juga ambruk,” katanya.

Saat ini pihaknya terus mendata untuk memastikan dampak kerusakan dari gempa. ”Untuk sementara baru itu yang saya dapat. Nanti akan saya sampaikan lagi karena petugas masih mendata di lapangan,” ucapnya.

(Baca juga : Takut Gempa Susulan, Warga Kota Ambon Pilih Tidur di Lapangan Bola)

Dari pantauan Kompas.com, sejumlah plafon di beberapa ruangan kampus Unpatti rusak dan ambruk. Namun, petugas pengamanan kampus melarang pengambilan gambar di kampus itu.

Gempa beruntun sebanyak lima kali dengan magnitudo bervariasi mulai dari 4 sampai 6,2 yang mengguncang Kota Ambon dan sekitarnya menyebabkan kerusakan pada fasilitas publik di Kota Ambon, seperti Bandara Pattimura dan pusat perbelanjaan Maluku City Mall.

Gempa itu juga menyebabkan warga yang panik langsung berhamburan dari rumah mereka. Bahkan, banyak warga yang memilih tidur di lapangan atau rumah ibadah karena takut gempa susulan. 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

Dua PDP yang Dirawat di Kudus Dinyatakan Positif Covid-19

Regional
Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Sambut Pemudik, Ganjar Minta Seluruh Kepala Desa di Jateng Buat Tempat Karantina Covid-19

Regional
UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

UPDATE Kasus Corona di Gresik: Pasien Positif Corona 5 Orang, 57 PDP

Regional
Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Berstatus PDP, Kepala Kantor Kemenag Kota Blitar Meninggal Dunia

Regional
Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Hujan Deras Sebabkan Longsor di Tana Toraja, 3 Warga Tewas Tertimbun

Regional
Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Hasil Rapid Test PDP Hamil di Padang Sidempuan yang Meninggal Reaktif

Regional
Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Bayi Baru Lahir Tergeletak di Atap Rumah, Diduga Dilempar Ibu Kandungnya

Regional
Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Tak Patuh, 4 ODP di Purwokerto Dikarantina Paksa

Regional
Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Kabar Baik dari Magetan, 8 Pasien Positif Corona Dinyatakan Sembuh

Regional
Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Beroperasi Mulai Senin, RS Darurat Corona di Pulau Galang Sediakan 3 Klaster Perawatan

Regional
Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Himbau Tidak Mudik, Wali Kota Hendi Yakin Pemerintah Kasih Libur Pengganti Lebaran

Regional
Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Cegah Corona, Operasional Penerbangan Bandara Ahamd Yani Semarang Dibatasi

Regional
Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Tiga Pasien Positif Corona di RSUD Zainoel Abidin Aceh Sembuh

Regional
Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Kisah Pilu di Balik Longsor Tanah Datar, Anak Tewas Saat Gendong Ibunya yang Lumpuh

Regional
Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Isolasi Diri di Hutan Sepulang dari Jakarta, 8 Pemuda Aceh Tidur di Tenda dan Jaring Ikan di Sungai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X