Rp 2 Triliun untuk Membangun Rel Kereta Api dari Maros ke Barru

Kompas.com - 28/10/2017, 00:06 WIB
Menteri Perhubungan Kunjungi Pembangnan Rel KA di Barru Kompas. Com / Suddin SyamsuddinMenteri Perhubungan Kunjungi Pembangnan Rel KA di Barru
|
EditorFarid Assifa

PAREPARE, KOMPAS.com - Menteri Perhubungan Republik Indonesia Budi Karya Sumadi mengunjungi lokasi pembangunan rel kereta api di Kabupaten Barru, Sulawesi Selatan, Jumat (27/10/2017).

Kunjungan Menteri Perhubungan RI ke Kabupaten Barru ini merupakan perintah dari Presiden Republik Indonesia Ir Joko Widodo.

Budi mengatakan, program pembangunan rel kereta api ini berjalan lancar. Pemerintah menggelontorkan dana hingga Rp 2 triliun untuk mendukung pembangunan rel dari Kabupaten Maros ke Pelabuhan Garongkong, Kabupaten Barru.

"Pemerintah menyiapkan total dana Rp 2 triliun untuk kelancaran pembangunan ini. Rp 1,4 triliun untuk tahun ini, dan tahun depannya lagi kami siapkan Rp 600 miliar. Itu untuk pembangunan rel 47 kilometer dari Kabupaten Maros hingga ke Pelabuhan Garongkong di Kabupaten Barru," jelas Budi.

Pelaksana tugas Bupati Barru Suardi Saleh mengatakan, kelanjutan pembangunan rel kereta api sedang berjalan. Beberapa wilayah di Barru kini dalam proses pembayaran pembebasan lahan. Penimbunan akses rel yang akan dilalui hingga kini juga masih berlangsung.

“Uji coba gerbong juga sudah dilakukan untuk pembebasan lahan juga lancar," kata Suardi Saleh.

Baca juga : Polisi Selidiki Dugaan Sabotase Jalur Kereta di Cilacap

Kompas TV Kereta api pengangkut semen terguling di kawasan Terminal Pauh Limo, Padang, Sumatera Barat.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Kebakaran Hanguskan Ratusan Rumah di Ambon, Dua Orang Tewas Terbakar

Regional
UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

UPDATE Covid-19 di Riau: 7.017 Pasien ODP, Satu PDP Meninggal Dunia

Regional
Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Di Tengah Wabah Corona, Bandara YIA Mulai Beroperasi Penuh, Ini Faktanya

Regional
'Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami'

"Warga Menolak Pemakaman Bahkan Mengusir Kami, Lantas Akan Dimakamkan di Mana Keluarga Kami"

Regional
Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Antisipasi Corona, Pemkab Magelang Dirikan Posko Terpadu di Perbatasan

Regional
Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Viral Video Pria Acungkan Pisau Saat Diamankan Polisi, Sebelumnya Ancam Bunuh Ibu

Regional
Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Semua Pasien Positif Corona di Kota Malang Sembuh, Pengobatan dan Daya Tahan Tubuh Jadi Kunci

Regional
Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Ini Penjelasan Lengkap Polisi Soal Pemulangan TKA China di Ketapang

Regional
Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Dua PDP di Kalbar Meninggal Dunia, 1 Orang Pernah Ikut Tabligh Akbar di Malaysia

Regional
Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Berjuang Lawan Covid-19 Sampai Sembuh, Christina: Ini Bukan Virus Biasa, Saya Sudah Mengalami

Regional
Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Kerusakan Hutan Disinyalir Penyebab Banjir Bandang di Bandung Barat

Regional
Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Warga Tolak Jenazah Pasien PDP Covid-19, Tak Boleh Dimakamkan dan Ambulans Diusir

Regional
Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Diprotes Warga, TKA Asal China yang Baru Datang ke Ketapang Dipulangkan

Regional
Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Pernah Kontak dengan Pasien Positif, 98 Warga Lampung Negatif Covid-19

Regional
Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Ini Gerilya Ketat Bupati Sumenep Pertahankan Peta Hijau Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X