Kompas.com - 19/10/2017, 12:21 WIB
Gajah liar terlihat saat Mahout melakukan monitoring pergerakan gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Minggu (30/7/2017). Gajah-gajah jinak milik Elephant Response Unit dilatih untuk digunakan mengatasi konflik gajah liar dengan warga di sekitar kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas. KOMPAS.com/GARRY ANDREW LOTULUNGGajah liar terlihat saat Mahout melakukan monitoring pergerakan gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus) di kawasan Taman Nasional Way Kambas, Lampung Timur, Minggu (30/7/2017). Gajah-gajah jinak milik Elephant Response Unit dilatih untuk digunakan mengatasi konflik gajah liar dengan warga di sekitar kawasan hutan Taman Nasional Way Kambas.
|
EditorErlangga Djumena

BENGKULU, KOMPAS.com - Pemprov Bengkulu bersama sejumlah LSM, pengusaha, dan beberapa kelompok lainnya membentuk kawasan lintasan koridor gajah dalam upaya pelestarian dan perkembangbiakkan gajah di daerah itu.

"Baru saja dibentuk forum pengelola koridor gajah sumatera sebagai upaya pelestarian," kata Kepala Balai Konservasi Sumberdaya Alam (BKSDA), Bengkulu, Abu Bakar, Kamis (19/10/2017).

Pembentukan koridor gajah ini menurut Abu Bakar cukup penting dalam upaya konservasi dan perlindungan gajah di daerah itu. Kondisi gajah di Bengkulu menurut dia sangat memprihatinkan dengan jalur yang terputus dan tidak terhubung satu sama lain akibat permukiman penduduk, perkebunan, dan lainnya.

"Jika gajah tak memiliki koridor dan dibiarkan jalur masing-masing terputus atau tidak terkoneksi antara satu kelompok dengan kelompok lain maka gajah sumatera akan cepat punah," kata Abu Bakar.

Baca juga: BKSDA Duga 2 Gajah yang Tewas Terkena Racun

Dia menambahkan, gajah hidup berkelompok, di Bengkulu saat ini terdapat tiga kelompok gajah dengan jumlah satu kelompok berkisar 8 hingga 20 ekor. Selama ini ketiga kelompok tersebut memiliki jalur lintasan yang tidak berhubungan atau terputus akibat permukiman, perkebunan, kawasan Hak Pengelolaan Hutan (HPH) dan akitiftas lainnya.

"Karena antar kelompok tidak terkoneksi atau tidak memiliki koridor, maka sering terjadi perkawinan sekelompok (inbreeding). Perkawinan satu kelompok akan menghasilan gajah yang lemah serta berumur pendek," paparnya.

Menurut dia, hasil perkawinan gajah dalam satu kelompok selain menghasilkan keturunan yang lemah dan berumur pendek juga mengakibatkan keturunan gajah terkadang terlahir dalam kondisi cacat.

Bengkulu menyiapkan beberapa lokasi di Kabupaten Mukomuko dan Bengkulu Utara sebagai koridor gajah yakni Kawasan Air Rami, Ipuh, dan Air Kuro. "Jika koridor terbentuk maka kelompok gajah akan terhubungkan," ucap dia.

Dia menyebutkan, nantinya koridor gajah tersebut akan dilengkapi dengan tanaman khas makanan gajah. Selanjutnya khusus koridor yang melintasi permukiman dan perkebunan akan dilakukan upaya sosialisasi pada warga dan unsur perusahaan agar berlaku ramah dengan kelompok gajah. "Kami targetkan koridor tersebut terbentuk pada 2018," sebutnya.

Gajah melakukan perkawinan antara 2 hingga 3 tahun dengan masa hamil yang panjang 19 bulan. Lambannya masa waktu perkawinan ini juga yang membuat perkembangbiakkan gajah menjadi lambat. Di Bengkulu menurut KSDA terdapat sekitar 50 ekor gajah liar yang tersebar di beberapa tempat tanpa terhubung dengan kelompok lain atau belum memiliki koridor.

Kompas TV Wahana Lingkungan Hidup Aceh meminta Pemerintah Aceh harus tegas terhadap penanganan konflik satwa liar

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Pertumbuhan Ekonomi Jabar Triwulan I-2022 Capai 5,62 Persen, Lebih Tinggi dari Nasional

Regional
KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

KKJ dan PKJB Digelar, Kang Emil Minta Pelaku UMKM Jabar Hemat Karbon

Regional
Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Cegah Wabah PMK, Jabar Awasi Lalu Lintas Peredaran Hewan Ternak Jelang Idul Adha

Regional
Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Genjot Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Optimistis Capai Target

Regional
Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Bertemu DPP GAMKI, Bobby Nasution Didaulat Sebagai Tokoh Pembaharu

Regional
Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Cegah Stunting di Jabar, Kang Emil Paparkan Program “Omaba”

Regional
Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Hadapi Digitalisasi Keuangan, Pemprov Jabar Minta UMKM Tingkatkan Literasi Keuangan

Regional
Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Resmikan SLB Negeri 1 Demak, Ganjar Berharap Tenaga Pendidikan Bantu Siswa Jadi Mandiri

Regional
Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Jabar Quick Response Bantu Warga Ubah Gubuk Reyot Jadi Rumah Layak Huni

Regional
PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

PPKM Diperpanjang, Ridwan Kamil Minta Warga Jabar Lakukan Ini

Regional
Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Baru Diresmikan, Jembatan Gantung Simpay Asih Diharapkan Jadi Penghubung Ekonomi Warga Desa

Regional
Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Disdik Jabar Kembali Izinkan Siswa Gelar Studi Wisata, asalkan...

Regional
Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Antisipasi Hepatitis Akut, Pemprov Jabar Siapkan Skenario Jitu dengan Teknologi Molekuler Terbaru

Regional
Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Melalui BLUD, Ridwan Kamil Optimistis Pendidikan di Jabar Bisa Hasilkan Prestasi

Regional
Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Tidak Libur Lebaran, 21 Anggota Jabar Quick Response Bantu Operasi SAR Evakuasi Korban Banjir Bandang Sumedang

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.