Polisi Tangkap Dua Pria yang Hendak Menyelundupkan 1 Ton Batu Cinnabar - Kompas.com

Polisi Tangkap Dua Pria yang Hendak Menyelundupkan 1 Ton Batu Cinnabar

Kompas.com - 11/09/2017, 21:41 WIB
Ilustrasi batu cinnabar.KOMPAS.com/Rahmat Rahman Patty Ilustrasi batu cinnabar.

AMBON, KOMPAS.com - Aparat Direktorat Intelkam Polda Maluku menggagalkan upaya penyelundupan 1 ton batu cinnabar ilegal di Pelabuhan Rakyat Waitomu, Desa Hila, Kecamatan Leihitu Kabupaten Maluku Tengah.

Bahan dasar pembuatan merkuri ini diamankan polisi sekitar pukul 23.00 WIT bersama dua orang pemiliknya, yakni Thomas Sitepu (49) dan Jefri.

Material bahan kimia berbahaya itu berasal dari Gunung Tembaga di Desa Luhu, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat. Rencananya 1 ton batu cinnabar itu dibawa ke Kota Ambon.

Kabid Humas Polda Maluku, AKBP Richard Tatuh mengatakan, dua pria itu diamankan polisi saat akan membawa material batu cinnabar dengan menggunakan mobil Toyota Avanza menuju Kota Ambon.

“Awalnya, Dirintelkam Polda mendapat info tentang peredaran cinnabar dari Polres Seram Bagian Barat. Berawal dari info tersebut, Dirintel buat sprin dalam rangka lidik terkait info itu,” kata Richard, Senin (12/9/2017).

Baca juga: Gerebek Sebuah Gudang, Polisi Sita 1 Ton Lebih Batu Cinnabar Ilegal

Dia mengaku saat diamankan, satu ton cinnabar itu dikemas di dalam 25 karung beras berukuran 25 kilogram. Saat ini, barang bukti bersama dua pria itu telah menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Maluku.

“Saat ini kasusnya sudah ditangani oleh Ditreskrimum, para pelaku sedang menjalani pemeriksaan di sana,” terangnya.

Dia menambahkan, selain menyita satu ton batu cinnabar, polisi juga ikut menyita uang tunai senilai Rp 9 juta dari tangan kedua pria tersebut. Namun Richard tidak menjelaskan secara rinci alasan penyitaan uang tersebut.

Baca juga: TNI Ambon Gagalkan Penyelundupan 4 Ton Batu Cinnabar

Kompas TV Polisi Gagalkan Penyeludupan Sabu di Tubuh Kurir Narkoba


Komentar

Terkini Lainnya

Kurangi Pengeluaran Negara, Gaji Menteri Malaysia Dipangkas 10 Persen

Kurangi Pengeluaran Negara, Gaji Menteri Malaysia Dipangkas 10 Persen

Internasional
Diusir, Dicurigai Teroris, hingga Terpisah dengan Suami, Ibu dan 6 Anaknya Ini Diamankan Dinsos

Diusir, Dicurigai Teroris, hingga Terpisah dengan Suami, Ibu dan 6 Anaknya Ini Diamankan Dinsos

Megapolitan
Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup

Jalan Perimeter Selatan Bandara Soekarno-Hatta Masih Ditutup

Megapolitan
Ketua Pansus: Harus Ada Pembeda Antara Kriminal Biasa dan Terorisme

Ketua Pansus: Harus Ada Pembeda Antara Kriminal Biasa dan Terorisme

Nasional
Seorang Pria Ditemukan Tewas Dalam Kamar Mandi Hotel

Seorang Pria Ditemukan Tewas Dalam Kamar Mandi Hotel

Regional
Koper Hitam Tak Bertuan di Kepri Bikin Heboh, Isinya Ternyata Kosong

Koper Hitam Tak Bertuan di Kepri Bikin Heboh, Isinya Ternyata Kosong

Regional
Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Kerap Berurusan dengan Polisi

Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Kerap Berurusan dengan Polisi

Nasional
Ingin Perwira Aktif Masuk Kemenko Maritim, Luhut Inisiasi Revisi UU TNI

Ingin Perwira Aktif Masuk Kemenko Maritim, Luhut Inisiasi Revisi UU TNI

Nasional
Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Sebo

Polisi Cek Kejiwaan Pelaku Penyerangan Mapolsek Maro Sebo

Nasional
Pemprov DKI Resmi Melantik Johan Romadhon sebagai Dirut PD Dharma Jaya

Pemprov DKI Resmi Melantik Johan Romadhon sebagai Dirut PD Dharma Jaya

Megapolitan
Rudal Houthi Hantam Pasar yang Ramai di Yaman, Lima Orang Tewas

Rudal Houthi Hantam Pasar yang Ramai di Yaman, Lima Orang Tewas

Internasional
Sandiaga Imbau Warga Tukar Uang untuk THR di Tempat Resmi

Sandiaga Imbau Warga Tukar Uang untuk THR di Tempat Resmi

Megapolitan
Siap Edarkan 1,1 Kilogram  Sabu, Sepasang Suami istri Ditangkap Polisi

Siap Edarkan 1,1 Kilogram Sabu, Sepasang Suami istri Ditangkap Polisi

Regional
Jaksa KPK: Kontraktor Diminta Uang untuk Biaya Kampanye Calon Gubernur Sultra

Jaksa KPK: Kontraktor Diminta Uang untuk Biaya Kampanye Calon Gubernur Sultra

Nasional
Ini Alasan Pemerintah Tak Ingin Ada Motif Politik dalam Definisi Terorisme

Ini Alasan Pemerintah Tak Ingin Ada Motif Politik dalam Definisi Terorisme

Nasional

Close Ads X