Berkelahi dengan Temannya, Siswa SD di Sukabumi Tewas - Kompas.com

Berkelahi dengan Temannya, Siswa SD di Sukabumi Tewas

Kompas.com - 08/08/2017, 19:25 WIB
Ilustrasi penganiayaan siswaKompas Ilustrasi penganiayaan siswa

SUKABUMI, KOMPAS.com - Seorang pelajar Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat dikabarkan meninggal dunia setelah sebelumnya diduga terlibat pertikaian dengan temannya, Selasa (8/8/2017).

Peristiwa nahas ini menimpa SR, pelajar kelas 2 SDN Longkewang, Desa Hegarmanah, Kecamatan Cicantayan. Saat ini perkaranya sedang diselidiki jajaran Polres Sukabumi.

Informasi yang diterima dari Polres Sukabumi menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi Selasa pagi. Korban diduga berkelahi dengan salah seorang temannya DI, di halaman sekolah.

Hal tersebut awalnya diketahui Wali Kelas 2, Ruhiyat yang sempat berpapasan dengan DI dalam kondisi menangis. Saat ditanya gurunya, DI mengakui telah berkelahi dengan SR hingga tidak sadarkan diri di halaman sekolah.

"Mendengar pengakuan siswanya, Ruhiyat langsung ke lokasi dan langsung membawa SR ke ruang kesehatan sekolah," kata Kepala Polres Sukabumi, AKBP Syahduddi kepada Kompas.com Selasa petang.

Baca juga: Pukul Kepala Guru Pakai Kayu, Siswa SMP Dikeluarkan dari Sekolah

Dia menuturkan guru Ruhiyat bersama para guru lainnya berusaha menolong korban dan akhirnya korban dibawa ke Puskesmas Cicantayan. Namun saat diperiksa di Puskesmas, korban sudah meninggal dunia.

"Sekarang perkaranya masih dalam penyelidikan. Jenazah diotopsi di RSUD Sekatwangi untuk mengetahui penyebab kematiannya ," ucap mantan Kepala Polres Kuningan itu.

Kompas TV Inilah video rekaman video amatir yang menunjukkan aksi mulia anggota TNI di wilayah Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara.


EditorErlangga Djumena

Komentar

Terkini Lainnya

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Revisi Perda Larangan Becak Dinilai Perlu Didorong Dibanding Gugat ke MA

Megapolitan
Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Polri Pertanyakan Tersebarnya Video Kepala Korps Brimob sebagai Kapolda Metro Jaya

Megapolitan
Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Sanksi untuk Pejabat Pemkot Bekasi Diberikan Setelah Sidang Majelis Kode Etik

Megapolitan
Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Golput Bentuk Kekecewaan Publik, Parpol Didesak Berubah

Nasional
Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Anak Malas Belajar? Coba 5 Tips Ini untuk Membuat Rajin

Edukasi
Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Sambut Obor Asian Games, Ada Gelaran Budaya di Taman Fatahillah

Megapolitan
Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Putin akan Hadiri Pernikahan Menteri Luar Negeri Austria

Internasional
Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Biografi Tokoh Dunia: Enzo Ferrari, Pendiri Mobil Mewah Ferrari

Internasional
Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Lantik Rektor, Binus Ajak Mahasiswa Memiliki Daya Saing

Edukasi
Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Pembangunan Jalur Dwi Ganda dari Stasiun Manggarai Selesai Tahun 2020

Megapolitan
Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Diperiksa 9,5 Jam, Idrus Marham Ingin Urusan soal PLTU Riau-1 Tuntas

Nasional
Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Ibu Korban Pembunuhan di Jalan Ciherang Minta Pelaku Dihukum Seberat-beratnya

Megapolitan
Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan 'Diadopsi' Kampus di China

Ditinggal Pemiliknya, Seekor Angsa Jantan "Diadopsi" Kampus di China

Internasional
Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas  Bekasi

Ombudsman Minta Pj Wali Kota Bekasi Beri Sanksi ke Inspektorat, Kepala BKKPD, dan Kabag Humas Bekasi

Megapolitan
Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Ramai-ramai Wartawan Maju sebagai Caleg Partai Nasdem

Nasional
Close Ads X