Banyuwangi Dapat Adipura, 2 Petugas Kebersihan Diberangkatkan Umrah

Kompas.com - 04/08/2017, 16:48 WIB
Eni Endangwati dan Sumawi tenaga harian lepas Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi mendapatkan hadiah Umroh KOMPAS.COM/Ira RachmawatiEni Endangwati dan Sumawi tenaga harian lepas Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi mendapatkan hadiah Umroh
|
EditorFarid Assifa

BANYUWANGI, KOMPAS.com - Eni Endangwati (30) dan Sumawi (55), petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Banyuwangi diberangkatkan umrah oleh Pemkab Banyuwangi sebagai salah satu apresiasi kepada petugas kebersihan atas piala Adipura yang didapatkan selama lima tahun berturut-turut.

Saat namanya disebutkan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Eni Endangwati langsung sujud syukur sambil menangis.

Baca juga: Honor Terlambat Diterima, Petugas Kebersihan Mengamuk dan Rusak Kantor

Kepada Kompas.com, Jumat (4/8/2017), Eni mengaku sudah menjadi tenaga harian lepas sejak tahun 2011 sebagai petugas pembersihan drainase.

"Saya beberapa kali pindah tempat membersihkan. Pernah di sungai Kebalenan dan di sungai kecil dekat SMP 1," jelas ibu dua anak tersebut.

Karena sering aktif di kegiatan sosialisasi pemanfaatan sampah, Eni kemudian diperbantukan sebagai kader lingkungan di beberapa kelurahan di Kecamatan Banyuwangi, dan akhirnya dia ditugaskan di Bank Sampah Banyuwangi untuk menyosialisasikan pemanfaatan sampah di kalangan ibu rumah tangga.

"Saya nggak nyangka sama sekali. Ini seperti dapat durian runtuh. Semoga teman-teman pesapon semuanya punya kesempatan seperti saya untuk umrah. Tapi yang pasti keberangkatan saya umrah ini untuk kedua anak saya," ujarnya sambil berlinang air mata.

Sementara itu, Sumawi kepada Kompas.com bercerita bahwa dia sehari-hati bertugas di pembuatan kompos.

"Setiap hari saya kumpul dengan sampah. Memilah sampah dan juga menggilingnya untuk dibuat kompos. Saat pertama kerja tahun 2011 saya mikir apa kuat kerja seperti kumpul sampah setiap hari, tapi alhamdulillah disabari saja dan ternyata dapat umrah gratis," katanya.

Sejak tahun 2013, Pemkab Banyuwangi memilih dua orang tenaga harian lepas, satu orang pria dan satu wanita dari petugas kebersihan melalui proses pengundian untuk berangkat umrah.

“Nama-nama yang berhak mengikuti undian ini telah diseleksi secara ketat, baik kinerja maupun pola pikirnya. Kita lihat seberapa besar motivasinya untuk mengurangi volume sampah dan mewujudkan lingkungan yang bersih,” jelas Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas kepada Kompas.com, Jumat.

Baca juga: Petugas Kebersihan Bank Gasak Brankas Uang untuk Biaya Menikah

Untuk tenaga honorer yang belum mendapatkan hadiah umrah, Anas mengatakan akan mengajak mereka berziarah ke lima wali di Jawa Timur.

"Untuk yang belum bisa berangkat, saya hadiahi ziarah ke makam lima wali. Ini bentuk apresiasi kepada kerja keras mereka," pungkas Anas.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X