Kisahnya Viral, Ini Kata Sopir Taksi Online yang Kembalikan Ponsel Penumpangnya

Kompas.com - 02/08/2017, 15:52 WIB
Driver online Go-car yang menuai pujian netizen di media sosial Facebook Benedictus Ananta Depriambodo (Foto dari akun Facebook   Masy Hadi Urc Screenshot FacebookDriver online Go-car yang menuai pujian netizen di media sosial Facebook Benedictus Ananta Depriambodo (Foto dari akun Facebook Masy Hadi Urc
|
EditorErlangga Djumena

YOGYAKARTA,KOMPAS.com - Sopir taksi online Go-car yang menuai pujian warganet di media sosial Facebook bernama Benedictus Ananta Depriambodo. Pria lulusan Universitas Sanata Dharma Yogyakarta ini mengaku memang tulus berniat menolong mengembalikan telepon seluler (ponsel) penumpangnya yang tertinggal.

Dia menceritakan, awalnya mendapat panggilan penumpang dari aplikasi online di sekitar depan kampus Institut Seni Indonesia (ISI) di Sewon, Bantul.

"Saya menjemput di daerah jalan Bantul, sekitar Selatan Pertigaan Cepit," ujarnya saat dihubungi Kompas.com, Rabu (02/08/2017).

Setelah menjemput, dirinya mengantarkan penumpang tersebut yang tidak lain adalah pemilik akun Facebook Masy Hadi Urc ke tujuannya di Srandakan, Kabupaten Bantul. Dia mengaku lupa ongkos yang dibayarkan Hadi karena konsumennya itu membayar secara non tunai yani dengan go pay.

"Tapi saya ingat, di perjalanan, bapak itu mencari uang Rp 100.000 untuk top up go pay, mungkin saat itu handphone-nya lupa dimasukkan lagi," sebut pria yang kerap dipanggil Depri itu.

Baca juga: Viral, Kisah Kebaikan Sopir Taksi "Online" Kembalikan Ponsel Penumpang

Dia baru menyadari telepon seluler (ponsel) penumpangnya tertinggal di dalam mobilnya saat sampai di perempatan ring road Dongkelan.

"Kok ada handphone tertinggal, saya langsung berpikiran itu milik bapaknya tadi soalnya hari ini baru dapat satu penumpang. Saya beranikan cek handphone-nya untuk memastikan, dan saya hubungi nomor yang ada di kontak HP itu, ternyata benar tertinggal," ucapnya.

Saat berkomunikasi tersebut, lanjutnya, Hadi sempat meminta alamat rumah dirinya untuk mengambil ponsel. Namun Depri mengatakan akan mengantarkan ke rumah si pemilik ponsel tersebut.

"Saya kasihan kalau harus mengambil ke rumah, soalnya rumah saya di Kota Gede dengan Srandakan jaraknya jauh. Saya lalu balik arah mengantarkan handphone ke Srandakan, jaraknya memang sekitar 15 km," kata dia.

Depri meyebut, Hadi sempat memfoto dirinya saat dirinya memberikan ponsel tersebut. "Bapak itu juga menyodorkan uang imbalan sebagai tanda terima kasih, tapi saya tolak," ucapnya.

Dia mengaku tidak menyangka foto dirinya dan kejadian itu diunggah di media sosial hingga mendapat mendapat simpati dari warganet.

Meski demikian, baginya apa yang dilakukanya bukan untuk mencari ketenaran ataupun sanjungan, melainkan ketulusan menolong sesama manusia. "Niat saya tulus menolong mengembalikan handphone, bukan untuk mendapat uang imbalan," katanya.

Baca juga: Viral, Video Dua "Driver" Go-Jek Menikah lalu Diarak Keliling Kampung

Seperti diberitakan, aksi menolong tanpa pamrih yang dilakukan oleh seorang remaja berprofesi sebagai sopir taksi online di Yogyakarta menuai banyak pujian dari warganet.

Dia rela kembali lagi kerumah penumpangnya yang berjarak sekitar 15 Km dari Kota Yogyakarta untuk mengembalikan ponsel yang tertinggal tanpa mau diberikan uang imbalan.

Pemilik akun Facebook Masy Hadi Urc, menulis di grup info cegatan jogja mencari informasi tentang seorang sopir taksi online Go-car. Sebab sang sopir tersebut telah berbaik hati mengembalikan ponsel miliknya yang tertinggal didalam mobil.

HOAKS ATAU FAKTA?

Jika Anda mengetahui ada berita viral yang hoaks atau fakta, silakan klik tombol laporkan hoaks di bawah ini

closeLaporkan Hoaks checkCek Fakta Lain
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Puslabfor Dilibatkan Usut Penyebab Kebakaran Kantor Desa Neglasari

Regional
Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Ketua Komunitas Gay Tulungagung Ditangkap karena Cabuli 11 Anak

Regional
Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Guru Dilaporkan ke Polisi karena Diduga Pukul Murid Pakai Besi

Regional
Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Modal Tiner dan Printer, Pelaku Pemalsuan SIM di Palembang Ditangkap

Regional
6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

6 Jam Menghilang, Seorang Nenek Ditemukan Tewas Mengambang di Sungai:

Regional
Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Pesan Jokowi untuk Gubernur NTT dan Bupati Manggarai Barat Mengenai Tanah Sengketa di Labuan Bajo

Regional
Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Protes, Pedagang Pasar Pagi di Tegal Sebut Penarikan Biaya Ganda Sewa dan Retribusi Langgar Aturan

Regional
Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Cegah Antraks di Gunungkidul, Pemda Akan Bangun Kolam dan Shower di Pasar Hewan

Regional
Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Bakar Lahan, Oknum Karyawan PTPN V di Riau Ditangkap Polisi

Regional
Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Antisipasi Kekerasan, Sekolah Ramah Anak Dirintis di 10 SMP

Regional
Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Kronologi Ibu Jual Bayi yang Baru Dilahirkan di Palembang

Regional
Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Warga Positif Antraks, Sri Sultan: Saya Mohon Orang Gunungkidul Hati-hati Lah

Regional
Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Hendak Tawuran di Pantura, Puluhan Pelajar SMP Diamankan, Polisi Temukan Puluhan Batu

Regional
Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Mahasiswa Jember Tewas Membusuk di Kamar Kos, Sempat Telepon Ibu

Regional
Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Ragukan Hak Angket, Komunikasi DPRD dan Bupati Jember Semakin Buntu

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X