Kompas.com - 01/08/2017, 12:54 WIB
Dimas Kanjeng Disumpah sebelum bersaksi di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (15/3/2017) KOMPAS.com/Achmad FaizalDimas Kanjeng Disumpah sebelum bersaksi di Pengadilan Negeri Surabaya, Rabu (15/3/2017)
|
EditorReni Susanti

PROBOLINGGO, KOMPAS.com - Dimas Kanjeng Taat Pribadi hadir dalam sidang dengan agenda pembacaan vonis atas kasus pembunuhan Abdul Gani, di Kantor PN Kabupaten Probolinggo, Selasa (1/8/2017).

Saat transit di ruang tahanan pengadilan, Dimas Kanjeng mengaku siap menghadapi vonis.

"Saya siap menghadapi sidang ini. Harapannya, dibebaskan dari segala tuntutan. Tapi saya pasrahkan semua kepada majelis hakim, pada proses hukum," kata Kanjeng yang kembali tampil modis dan rapi.

Sidang Kanjeng kali ini mendapatkan pengamanan ketat. Terlihat ratusan Polri dan TNI berjaga-jaga di kompleks kantor pengadilan. Polisi berjaga juga di pintu masuk.

(Baca juga: Dimas Kanjeng Dituntut Seumur Hidup)

 

Polwan menggeledah pengunjung wanita, sedangkan pengunjung pria harus melewati penjagaan polisi yang dilengkapi dengan metal detector.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Kapolres AKBP Arman AS menyebut, sedikitnya 200 personel Polri dan TNI dikerahkan. Sebab, sidang kali ini beragendakan pembacaan vonis dan dihadiri ratusan pengikut setia Kanjeng. "Ini untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan," ucapnya.

Di tempat yang sama, wartawan dan pengunjung pengadilan sempat dihebohkan oleh ulah salah seorang pengikut Kanjeng yang pamer uang dan perhiasan. Dia adalah Hj Asmiati, dari Makassar, Sulawesi Selatan.

Dia menunjukkan beberapa lembar uang negara asing, seperti dari Irak, Turki, dan sejumlah negara di Timur Tengah. Jika dihitung atau dirupiahkan bisa mencapai puluhan juta rupiah. Tak hanya pamer uang, dia juga memamerkan sejumlah perhiasan yang dia pakai.

(Baca juga: Pengacara Tunjukkan Video Dimas Kanjeng Datangkan Uang Tanpa Jubah)

 

"Uang dan perhiasan ini didatangkan Dimas Kanjeng dengan kemampuannya. Beliau punya keistimewaan menggandakan dan mendatangkan uang," tutupnya. 

Kompas TV Pengikut Dimas Kanjeng Masih Bertahan di Padepokan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Ridwan Kamil Sebut Jabar Punya Perda Pesantren Pertama di Indonesia

Regional
Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.