"Ini Kota Kecil, kalau Ada Angkutan Online Habislah Penumpang Angkot"

Kompas.com - 31/07/2017, 15:23 WIB
Pelajar menumpang mobil polisi saat berlangsung aksi mogok sopir angkot di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/7/2017). KOMPAS.com/BUDIYANTOPelajar menumpang mobil polisi saat berlangsung aksi mogok sopir angkot di Sukabumi, Jawa Barat, Senin (31/7/2017).
|
EditorFarid Assifa

SUKABUMI, KOMPAS.com - Angkutan kota dari berbagai jurusan yang beroperasi di Kota Sukabumi, Jawa Barat, mogok beroperasi memrotes muncuknya ojek dan taksi daring, Senin (31/7/2017).

Akibat angkot mogok beroperasi, banyak penumpang untuk berbagai jurusan telantar.

Perwakilan pengurus angkot dari masing-masing jurusan mendatangi kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Sukabumi di Jalan Arif Rahman Hakim. Sementara di luar kantor, puluhan awak angkot menunggu.

"Ini kota kecil Pak, penumpangnya juga tidak banyak. Sekarang ada angkutan online, habislah sudah para penumpang angkot," ungkap salah seorang sopir, Agus (35) saat berbincang dengan Kompas.com di depan kantor Dishub, Senin siang.


Baca juga: Kaltim Akan Punya Bisnis Ojek "Online" Sendiri

Padahal, lanjut dia, setiap hari para sopir angkot harus setor kepada pemilik Rp 100.000. Belum lagi harus membayar biaya lain selama beroperasi, seperti biaya jalur.

"Sekarang kalau pulang ke rumah paling bawa uang sekitar Rp 40.000, kalau sebelum-belumnya, alhamdulilah bisa mencapai Rp 100.000," ujar dia.

Berdasarkan pantauan Kompas.com, para penumpang yang telantar menumpuk di sejumlah lokasi, salah satunya persimpangan Degung. Mayoritas para penumpang di lokasi ini hendak pergi Cisaat.

Para penumpang yang telantar akhirnya diangkut mobil operasional Polres Sukabumi Kota dan Dishub Kota Sukabumi. Mereka juga menumpang mobil-mobil bak terbuka yang dicegat oleh anggota kepolisian.

"Saya mau ke Cisaat. Kalau tadi pagi saat saya ke Sukabumi masih pakai angkot, tapi sekarang tidak ada, katanya angkot mogok," kata seorang calon penumpang asal Cisaat, Baban (45).

Baca juga: Redam Konflik Angkot-Ojek "Online", Ini yang Dilakukan Pemkot dan Pemkab Bogor

Aksi mogok ini dilakukan di antaranya sopir angkot jurusan Sukabumi-Sukaraja dengan nomor lambung 01, Sukabumi-Cisaat dengan nomor lambung 08, Sukabumi-Selabintana dengan nomor lambung 10 dan jurusan Bhayangkara, Nanggeleng.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Fakta Lengkap Mahasiswi Bengkulu Ditemukan Tewas Terkubur di Belakang Kos, Pelaku Sakit Hati hingga Polisi Bentuk Tim Khusus

Regional
Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Gibran Resmi Maju Pilkada 2020, Pesan dari Jokowi hingga Dikritik Terlalu Ngebet

Regional
Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Sebelum Dicabuli, Siswi SMK Dicekoki Miras oleh Gurunya

Regional
Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Sampai Akhir Penutupan, 97 Balon Pilkada 2020 Tercatat di DPD PDI-P Jateng

Regional
5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

5 Fakta Seputar UN Dihapus, Dukungan Kepala Daerah hingga Dikritik Jusuf Kalla

Regional
Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Evakuasi Kereta Api Anjlok Rampung, Perbaikan Rel Selesai Hari Ini

Regional
4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

4 Fakta Oknum Guru Pendamping Olimpiade Sains Cabuli Siswinya, Dilakukan di Hotel hingga Berhasil Ditangkap

Regional
4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

4 Sungai di Surabaya Dikembangkan Jadi Transportasi Air, Apa Saja?

Regional
Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Korban Banjir di Kampar Mulai Terserang Penyakit

Regional
Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Eks Rumah Dinas PT KAI di Cihampelas Bakal Dibangun Masjid

Regional
Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Jasad Balita Tanpa Kepala Diduga Yusuf, Orangtua Jalani Tes DNA

Regional
Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Kata FX Hadi Rudyatmo soal Gibran Mencalonkan Diri Melalui DPD PDI-P Jateng

Regional
Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Mari Bantu Kesembuhan Nadia dan Vika, Kakak Beradik Asal Sumsel yang Terkena Penyakit Kulit Langka

Regional
Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Tengah Tertidur, Ayah dan Anak di Sigi Tewas Saat Banjir Bandang Datang

Regional
2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

2020, Pemkot Surabaya Bangun Sekolah di Eks Lokalisasi Dolly

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X