Kompas.com - 04/07/2017, 15:07 WIB
Ilustrasi KOMPAS/HANDININGIlustrasi
|
EditorCaroline Damanik

YOGYAKARTA, KOMPAS.com - Kasus kekerasan jalanan yang melibatkan pelajar atau yang kerap disebut klitih kembali terjadi di Yogyakarta. Kali ini terjadi di Simpang Empat Desa Terong, Kecamatan Dlingo, Kabupaten Bantul, Selasa (4/7/2017) pukul 00.23 WIB.

Peristiwa kekerasan ini mengakibatkan DP (18), warga Dusun Dodogan, Desa Jatimulyo, Kecamatan Dlingo, mengalami luka pada bagian wajah. Polisi mengamankan dua pelaku, yakni JN (18) dan HS (15). Keduanya pelajar.

"Korban dirawat jalan karena korban mengalami sobek sepanjang 2 cm di pelipis mata," kata Kapolsek Dlingo AKP Sarjono saat dihubungi, Selasa (4/7/2017).

Sarjono menjelaskan, kejadian ini bermula dari sejumlah pemuda warga Kecamatan Piyungan yang melakukan perjalanan ke wilayah Dlingo, Selasa malam. Mereka melalui Jolosutro ke Cinomati, menuju Dlingo.

Sesampainya di Simpang Empat Desa Terong, mereka melakukan aksi yang membabi buta hingga menyebabkan DP terluka. Warga dan petugas kepolisian melakukan pengejaran hingga bisa menangkap JN dan HS.

Sementara itu, satu pelaku melarikan diri. Sarjono mengatakan, saat ini pihaknya masih terus mengejar pelaku yang buron.

(Baca juga: Aksi "Klitih" Kembali Terjadi di Yogyakarta, Seorang Pelajar SMP Tewas)

Dari tangan pelaku polisi mengamankan mata cangkul, MotorAB 4106 IN, celana jins, dan ponsel.

"Kami masih dalami kasus ini," imbuh dia.

Kapolres Bantul AKBP Imam Kabut Saryadi menambahkan, pihaknya masih mendalami kasus ini. Dari keterangan yang diperoleh, rombongan pelaku adalah pelajar SMA di Kecamatan Piyungan meski berbeda sekolah.

"Pelaku yang diamankan (JN dan HS), mereka juga masih pelajar," ucapnya.

Imam menyebutkan, kedua pelaku yang ditangkap sudah ditetapkan sebagai tersangka. Saat ini, keduanya diamankan di Mapolsek Dlingo untuk diperiksa lebih lanjut.

"Antara korban dengan pelaku tidak saling kenal, juga tidak ada permusuhan sebelumnya," ungkapnya.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Wali Kota Bobby Copot Jabatan Lurah Sidorame Timur Karena Pungli

Regional
Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan 'Lalaki Sajabar'

Cegah Serangan Siber, Diskominfo Jabar Minta Pemda Manfaatkan "Lalaki Sajabar"

Regional
Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Resmikan Alun-alun Majalengka, Kang Emil: Silakan Berekspresi di Sini

Regional
798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

798 Tempat Penyokong Wisata Tersertifikasi CHSE, Jabar Siap Sambut Wisatawan Libur Lebaran

Regional
Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Peringati Hari Kartini, Wali Kota Madiun Minta Perempuan di Pemerintahan Berjiwa Melayani

Regional
PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

PPKM Diperpanjang, Wali Kota Medan Nyatakan Siap Ikuti Aturan

Regional
Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Tinjau Pengolahan Sampah Plastik, Kang Emil Imbau Masyarakat Gunakan “Octopus”

Regional
Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Selama Larangan Mudik, Wagub Uu Optimis Dapat Tekan Mobilitas Warga Jabar

Regional
Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Terapkan Prokes dan PPKM di Kesawan City Walk, Pemkot Medan Lakukan Ini

Regional
Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Ganjar Nilai Sistem Resi Gudang Grobogan Jadi Teladan Nasional, Mengapa?

Regional
Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Anggap Warga Sudah Teredukasi Covid-19, Pemkab Wonogiri Longgarkan Kegiatan Ekonomi

Regional
Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Diminta Khofifah Desain Masjid di Surabaya, Kang Emil: Alhamdulillah, Jadi Ladang Ibadah

Regional
Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Pulihkan Ekonomi Jabar, Wagub Uu Dorong UMKM Manfaatkan Program Pemerintah

Regional
Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Mukhtar, Mantan Bomber Kantor Unicef Aceh Kini Jadi Petani Pepaya dan Porang

Regional
Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Lewat Produk UKM, Ganjar dan Dubes Ceko Diskusikan Sejumlah Potensi Kerja Sama

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X