Kompas.com - 11/05/2017, 16:41 WIB
Bangkai seekor paus ditemukan warga mengambang dan terdampar di tepi laut Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, Rabu (10/5/2017) sore. handout/Abhy HafikBangkai seekor paus ditemukan warga mengambang dan terdampar di tepi laut Dusun Hulung, Desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB) Maluku, Rabu (10/5/2017) sore.
|
EditorErlangga Djumena

AMBON,KOMPAS.com - Penemuan bangkai hewan sepanjang 22 meter yang terdampar di perairan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Maluku menimbulkan tanda tanya. Sejumlah pihak menyebut bahwa hewan yang ditemukan itu adalah bangkai paus, tetapi ada juga yang menyebutnya cumi-cumi hingga gurita raksasa.

Untuk memastikan jenis hewan itu, pihak Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan mengambil sampel daging untuk uji laboratorium. Hal itu juga untuk mengetahui usia hewan itu.

“Kita akan ambil sampel dagingnya untuk diuji di laboratorium. Ini untuk memastikan apakah hewan ini jenis apa,” ucap koordinator tim identifikasi dari kantor Pengelolaan sumber daya pesisir dan laut KKP Sorong, M Nasrul Latulanit kepada Kompas.com saat dihubungi dari Ambon, Kamis (11/5/2017).

Namun Nasrul sendiri yang saat ini berada di lokasi terdamparnya hewan tersebut meyakini kalau hewan itu adalah bangkai seekor paus.

“Kalau kita lihat dari segi fisik hampir sama dengan paus,” katanya.

Baca juga: Ahli Ekologi Sebut Postur Paus, Beberapa Organ Mirip Cumi-cumi

Dia menyebutkan, setelah diperiksa ternyata bangkai hewan yang terdampar itu lebih mirip paus.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Kalau sifat alamiah cumi itu paling besar hanya sampai 5 meter, kalau paus itu bisa 20 sampai 30 meter,” katanya.

Adapun taring sepanjang empat meter yang terdapat di bagian depan bangkai hewan itu menurut dia, bisa jadi merupakan rahang dari paus tersebut. Sebab saat ini daging hewan itu telah hancur sehingga bisa dimungkinkan tulang rahang hewan tersebut keluar.

“Karena dagingnya sudah hancur jadi bisa saja taring yang ada itu kemungkinan adalah rahang bagian bawah paus,” ujarnya.

Bangkai hewan yang diduga paus ini ditemukan warga terdampar di pesisir laut Dusun Hulung, desa Iha, Kecamatan Huamual, Kabupaten Seram Bagian Barat pada Rabu (10/5/2017) sekitar pukul 16.00 WIT kemarin.

Penemuan bangkai hewan ini sontak menggegerkan warga setempat. Penemuan hewan yang diduga paus ini juga menjadi viral di media sosial.

Baca juga: Bangkai Paus Sepanjang 22 Meter Ditemukan di Seram Bagian Barat



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat '1000 Baju Baru', Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Lewat "1000 Baju Baru", Dompet Dhuafa Penuhi Kebutuhan Pakaian Muslim Yatim Piatu

Regional
Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Dukung Penanggulangan Covid-19, YPMAK Serahkan Bantuan kepada PMI Pusat

Regional
Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Bertemu Ganjar, Dubes Denmark: Kami Tertarik Investasi di Jateng

Regional
Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Bersihkan Pesisir Mattiro Sompe, Sulsel, Dompet Dhuafa Kumpulkan 1,2 Ton Sampah

Regional
Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Kiat Bupati Dharmasraya Turunkan PPKM ke Level 2, dari Vaksinasi Door-to-Door hingga Gerakan 3T

Regional
Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Pemkot Madiun Gelar Vaksinasi untuk 750 Narapidana

Regional
Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Rumah Jagal Anjing di Bantul Digerebek Polisi, 18 Ekor Dievakuasi, Ini Kronologinya

Regional
Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Orasi di STIM Budi Bakti, Ketua Dompet Dhuafa Minta Mahasiswa Punya 4 Karakter Profetik

Regional
Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Dijadikan Syarat PTM, Vaksinasi Pelajar di Kota Madiun Sudah Capai 90 Persen

Regional
Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Kisah Kuli Bangunan di Lampung Utara yang Wakafkan Upahnya untuk Bangun Masjid

Regional
Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Vaksinasi di Madiun Capai 77 Persen, Wali Kota Maidi: Akhir September Bisa 80 Persen

Regional
Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.