Viral, Polda Sumut Ambil Alih Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh 2 Oknum Polisi

Kompas.com - 04/05/2017, 23:22 WIB
Ilustrasi pencabulan. Kompas.com/ EricssenIlustrasi pencabulan.
|
EditorReni Susanti

MEDAN, KOMPAS.com - Kasus dugaan pemerkosaan yang melibatkan dua oknum polisi dan pengusaha diambil alih Polda Sumatera Utara dari Polres Nias. Polda mengambil kasus ini karena viral di media sosial dan pemberitaan. 

Humas Polda Sumut Komisaris Besar Polisi Rina Sari Ginting mengatakan, dua oknum polisi yang bertugas di Polres Nias ini berinisial Bripka DWS alias D (35) warga Desa Hilina’a, Kecamatan/Kota Gunungsitoli, dan Bripda AFM alias F (23) warga Desa Fadoro Lauru, Kecamatan Hiliduho, Nias.

Sedangkan seorang pengusaha berinisial ARWH alias W (29) warga Kelurahan Ilir, Kecamatan/Kota Gunungsitoli. Ketiganya menjadi tersangka persetubuhan atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur dan pemerasan.

Korbannya adalah dua pelajar IPN alias R (16) dan SZ alias S (16) warga Nias.

"Kasusnya viral dengan tuduhan pemerkosaan. Namun hasil penyidikan dan penyelidikan kita, dibantu tim laboratorium forensik dan dokter ahli kandungan, kita tidak menemukan bukti adanya pemerkosaan, hanya pencabulan dan pemerasan," kata Rina, Kamis (4/5/2017).

Rina menceritakan kronologi kejadian. Saat itu, kedua korban berada di Warnet Blue Star di Jalan Soekarno, Kelurahan Pasar, Selasa (25/4/2017) petang.

Kedua pelajar berlainan jenis kelamin ini asyik berselancar di dunia maya ketika DWS dan AFM yang berpakaian sipil masuk ke warnet.

Kedua tersangka menuding kedua korban berbuat mesum dan memaksa mereka masuk ke dalam mobil yang di dalamnya sudah menunggu ARWH. Para tersangka mengancam akan membawa kedua korban ke kantor polisi atau membayar uang sebesar Rp 5 juta.

SZ lalu memberikan uang miliknya sebesar Rp 400.000 sambil mengatakan mereka tidak punya uang sebayak permintaan tersangka. Tersangka lalu menyuruh IPN turun dari mobil untuk mencari uang yang mereka minta.

Setelah IPN tidak ada, SZ dibawa para tersangka berkeliling Pasar Gunungsitoli. Di dalam mobil itulah tubuhnya diraba-raba.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Dinkes Kota Padang Targetkan 700.000 Warga Menerima Vaksin Covid-19

Regional
Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Gubernur Kalbar Geram karena Lahan Konsesi Sengaja Dibakar: Mereka Pikir Saya Takut

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 1 Maret 2021

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 1 Maret 2021

Regional
Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Diduga Korupsi Dana Rehabilitasi SD, Eks Pejabat Disdik Bantaeng Ditahan

Regional
Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Tambak Dipasena Dibangun Ulang, Bupati Tulang Bawang Berikan Apresiasi kepada Jokowi

Regional
Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Gubernur: Agar Orang Mau Berkunjung ke Bali, Pandemi Harus Dikendalikan

Regional
Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Bali Siapkan Zona Hijau Covid-19 untuk Wisatawan Asing dan Domestik

Regional
Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Terduga Pembunuh Pemilik Toko di Blitar Disebut Paham Lokasi, Polisi: Sebagian CCTV Ditutup Lakban

Regional
2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

2.500 Anggota Polda Bali Terima Vaksin Covid-19, Kapolda: Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

Regional
Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Wacana KLB Digelar di Bali, Demokrat Bali: Itu Ilegal, Kami Menolak Tegas

Regional
Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Pemilik Toko di Blitar Tewas akibat Hantaman Benda Tumpul di Kepala

Regional
Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Jokowi Berharap Setelah Vaksinasi Ekonomi dan Pariwisata di DIY Tumbuh

Regional
Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Jokowi Tinjau Vaksinasi Massal di Yogyakarta, Menkes Klaim Pelaksanaannya Lebih Rapi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X