Kompas.com - 19/04/2017, 15:19 WIB
Penulis Reni Susanti
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com – Balita kembar siam, Devina dan Devani, sudah bisa pulang ke rumahnya di Desa Kertajaya, Kabupaten Sumedang. Keputusan ini diambil tim dokter RSHS setelah melihat kondisi keduanya yang terus membaik.

“117 hari lalu, Devina-Devani masuk RSHS dengan kondisi dempet di bagian bawah pinggul. Berat keduanya saat itu 9,7 kg,” ujar anggota tim dokter RSHS, Julistio TB Djais dalam konferensi persnya, Rabu (19/4/2017).

Baca juga: Operasi Lebih Lama dari Perkiraan, Bayi Devina-Devani Berhasil Dipisahkan

Julistio menjelaskan, kedua balita tersebut bisa dipisahkan pada 15 Desember 2016 melalui operasi. Kasusnya yang tidak biasa membuat operasi berjalan sekitar 20 jam.

“Pasca-pemisahan, Devina-Devani dirawat di ruang GICU kemudian dipindah ke ruang perawatan anak Kenanga. Kondisi umum baik, berat badan Devani saat ini 10,3 kg, dan Devina 8,8 kg,” ucapnya.

Saat ini, pada keduanya terpasang cyststomy (alat untuk saluran kencing). Untuk merawat luka dan cystostomy, dokter dan perawat telah memberi edukasi kepada orangtua bagaimana cara merawatnya.

Ke depan, Devina dan Devani harus menjalankan kontrol setiap 2 miggu. Kontrol dilakukan untuk pemantauan nutrisi, dan pemeriksaan dari dokter urologi, bedah anak, ortopedi, dan bedah plastik.

Selain itu dilakukan evaluasi cystostomy setiap bulan serta pembuatan vaginoplasty (vagina buatan) serta anoplasty (anus buatan).

“Perawatannya belum selesai. Devina dan Devani juga belum mempunyai saluran pembuangan. Bayi Devina juga ada masalah, tungkainya tidak sesempurna yang satunya. Sebagian tungkainya diangkat,” imbuhnya.

Baca juga: Rp 300 Juta untuk Bayi Kembar Devina-Devani

Namun berdasarkan kondisi terakhir, luka kedua bayi sudah sembuh.

“Tinggal diberikan makan bagus agar tumbuh dengan baik. Koreksi kemungkinan dilakukan setelah enam bulan, misalnya terkait dengan lubang dubur,” tutupnya.

Kompas TV Kondisi bayi kembar siam yang didiagnosa memiliki dua kepala, tiga tangan, dua kaki, berangsur membaik.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Bedegong Mountain Bike Digelar, Wagub Uu Sampaikan Dukungannya

Regional
Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Semakin Terpesona dengan Energi Bersih Danau Toba

Regional
Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Plh Gubernur Jabar Segera Lantik Penjabat Bupati Bekasi

Regional
Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Lantik 21 PPIH Embarkasi Jakarta–Bekasi 2022, Wagub Jabar Berharap Petugas Berikan Pelayanan Prima

Regional
Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Menguak Keluh Kesah Warga Mentawir Kaltim akibat Air Sungai Tercemar Bekas Galian Tambang

Regional
Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Wagub Jabar: Harkitnas Jadi Momentum Bangkitkan Semangat Usai Terpukul Pandemi

Regional
Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Gawai Adat Dayak: Melihat Manusia sebagai Makhluk Berdimensi Vertikal dan Horizontal

Regional
Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Serahkan Bantuan ke Korban Banjir di Desa Paledah, Wagub UU: Perlu Kolaborasi untuk Tanggulangi Banjir

Regional
Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Tanahnya Diganti Rugi Miliaran Rupiah oleh Pemerintah, Warga Wadas Mendadak Jadi Miliarder

Regional
Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Peringati HUT Ke-281 Wonogiri, Bupati Jekek Ajak Masyarakat Bangkit dengan Harapan Baru

Regional
Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Kasus PMK Hewan Ternak di Wonogiri Masih Nol, Ini Penjelasan Bupati Jekek

Regional
Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Jatim Raih 2 Penghargaan SPM Kemendagri, Gubernur Khofifah Sampaikan Hal Ini

Regional
BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

BUMDes di Klaten Diminta PT KAI Bayar Rp 30 Juta Per Tahun, Gus Halim Minta Keringanan

Regional
Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Indeks Reformasi Birokrasi Jabar Lampaui Target 78,68, Sekda Setiawan Sampaikan Pesan Ini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.