Kompas.com - 18/03/2017, 17:27 WIB
|
EditorFidel Ali

AMBON, KOMPAS.com - Seorang anggota TNI BKO dari kesatuan 726 Kodam Wirabuana yang bertugas di Kecamatan Seram Utara, Kabupaten Maluku Tengah, tewas setelah ditikam oleh seorang warga Dusun Marehanu bernama Rendy tepat dibagian dadanya.

Insiden penikaman itu terjadi pada Jumat malam (17/3/2017) sekira pukul 20.50 WIT.

Penikaman berlangsung saat korban dan dua rekannya yakni Pratu Muhamad Yahya, dan Prada Agung hendak mencari seorang warga bernama Hany yang diduga telah membuat keonaran di desa tersebut.

Sumber Kompas.com menyebutkan, ketiga anggota TNI itu diperintahkan komandan mereka untuk menyelesaikan masalah pertengkaran di desa itu setelah dia mendapat pesan singkat dari seorang warga yang menjadi korban pemukulan.

“Saat itu ketiga anggota TNI ini langsung bergerak dari pos Latea menuju desa Marehanu untuk mencari Hany pemuda pembuat onar. Saat itu ketiganya sempat menemui kepala dusun setempat,” ujar sumber tersebut kepada Kompas.com, Sabtu (18/3/2017).

Setelah menemui kepala dusun, korban bersama dua rekannya itu lalu menuju rumah Hany untuk menangkapnya. Namun setelah sampai di rumah pemuda tersebut, ternyata dia tidak berada di rumahnya.

“Beberapa saat kemudian terjadi keributan di rumah kepala dusun, dan saat itu korban bersama ketiga rekannya itu langsung menuju rumah kepala dusun. Dan saat itulah pelaku langsung menusuk korban,” ujar sumber itu lagi.

Korban sempat dilarikan ke Puskesmas Pasanea oleh Pratu Ansar dan komadan pos untuk menjalani perawatan medis, namun naas, sekitar pukul 22.44 WIT korban mengembuskan nafas terakhirnya.

Terkait kejadian itu, Kepala Penerangan Kodam XVI Pattimura Kolonel Muhamad Hasyim Lalhakim kepada Kompas.com mengatakan korban dan kedua rekannya itu sengaja datang ke dusun tersebut untuk menyelesaikan masalah pertengkaran antarwarga setempat.

“Pada intinya ini adalah musibah, tapi sejujurnya kami sangat menyayangkan kejadian tersebut, karena ketiga anggota itu datang untuk menyelesaikan masalah warga,” ujar Hasyim melalui telepon selulernya Sabtu (18/3/2017).

Dia mengaku jenazah korban saat ini telah dibawa ke Ambon untuk selanjutnya dipulangkan ke daerah asalnya di Makassar, Sulawesi Selatan,

”Korban sudah tiba di Ambon, dan akan segera diberangkatkan ke Makassar,” ujarnya.

Kompas TV Aksi penikaman terhadap seorang warga terjadi di Kolaka, Sulawesi Tenggara. Penikaman terjadi saat warga mendatangi kantor kepala desa untuk mengurus sengketa lahan tambang. Niat hati melerai pertikaian antar-dua kelompok perusahaan, seorang warga bernama Manurung justru terkena hantaman benda tumpul dan tikaman di dada. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat. Mengantisipasi konflik susulan, polisi masih berjaga di dusun dua dan tiga babarina, Desa Muara Lapao Pao, Sulawesi Tenggara. 9 orang yang diduga provokator masih dalam pengejaran petugas.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Bandar Lampung Segera Bangun 3 Hotel Baru, Wali Kota Eva: Dampak Positif dari Peningkatan Bisnis Penginapan

Regional
Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.