Rapat Pleno Pilkada Aceh Diwarnai Perdebatan

Kompas.com - 25/02/2017, 16:05 WIB
Rapat Pleno rekapitulasi suara Pilkada Gubernur Aceh 2017 Komisi Independen Pemilihan Aceh di Gedung DPRA Aceh, Sabtu (25/2/2017). Kompas.com/DasprianiRapat Pleno rekapitulasi suara Pilkada Gubernur Aceh 2017 Komisi Independen Pemilihan Aceh di Gedung DPRA Aceh, Sabtu (25/2/2017).
|
EditorIndra Akuntono


BANDA ACEH, KOMPAS.com - Rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur Aceh yang dilakukan Komisi Independen Pemilihan (KIP) diwarnai perdebatan antara saksi pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Aceh nomor urut lima, Muzakir Manaf-Teuku Al Khalid, dengan KIP.

Saksi pasangan Muzakir Manaf-Teuku Al Khalid, Suaidi Sulaiman, menilai pelaksanaan Pilkada Aceh cacat hukum.

"Satu di antaranya pelanggaran yang terjadi adalah di mana PPS tidak mengumumkan dan menempel hasil penghitungan suara di tingkat desa, jadi warga tidak tahu hasilnya selain itu masalah yang masif lainnya adalah banyak warga yang tidak mendapat form C6 sehingga banyak warga tidak (dapat) memilih dan ini merugikan paslon nomor urut lima", ucap Suaidi, di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Sabtu (25/2/2017).

Hampir satu jam sejak dimulai, rapat pleno tersebut masih diwarnai perdebatan.

Suaidi memutuskan keluar dari ruang sidang rapat pleno penghitungan suara setelah mengisi form keberatan dan kejadian khusus atau DC2.

Ketua KIP Aceh Ridwan Hadi yang memimpin sidang mengharapkan saksi paslon nomor lima untuk masih bisa mengikuti sidang pleno.

 

Namun Suaidi tetap keluar dari ruang tempat berlangsungnya sidang pleno.

 

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X