Tanah Bergerak di Cilacap, 7 Rumah Rusak Berat

Kompas.com - 23/01/2017, 14:59 WIB
EditorCaroline Damanik

CILACAP, KOMPAS.com - Sebanyak tujuh rumah warga Dusun Jatiluhur, Desa Padangjaya, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, rusak berat akibat tanah bergerak.

"Peristiwa yang terjadi pada hari Minggu (22/1), pukul 00.00 WIB, juga mengakibatkan 12 rumah rusak ringan dan 12 rumah lainnya terancam longsor," kata Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Cilacap Tri Komara Sidhy, di Cilacap, Senin (23/1/2017).

Menurut dia, kejadian tersebut mengakibatkan 19 keluarga yang terdiri atas 62 jiwa mengungsi ke rumah-rumah warga yang dinilai aman.

Pihaknya bersama Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Majenang telah mengecek lokasi kejadian di Dusun Jatiluhur RT02 RW05, Desa Padangjaya.


"Kami mendapat informasi jika tanah bergerak itu pertama kali terjadi pada Selasa (17/1), pukul 18.00 WIB," katanya lagi.

Hingga saat ini, kata dia, luas retakan akibat tanah bergerak telah mencapai 2 hektare di permukiman warga dan melintasi ruas jalan provinsi yang menghubungkan Majenang dengan Salem, Kabupaten Brebes.

Terkait hal itu, Tri Komara mengatakan pihaknya akan segera menyurati Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi untuk meminta agar dilakukan pengecekan terhadap kondisi tanah di Dusun Jatiluhur.

"Jika nantinya warga direkomendasikan untuk direlokasi, tentunya harus dicarikan lahan yang aman. Untuk sementara, kami mengimbau warga agar lebih berhati-hati dan waspada terhadap kemungkinan adanya gerakan tanah susulan," katanya pula.

Menurut dia, warga juga diminta untuk segera menutup rekahan tanah guna menghindari terjadi longsor.

Pihaknya juga telah membuka posko pengungsian dan dapur umum.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber ANTARA
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Rampok Ponsel Pacarnya, Seorang Pelajar di Bima Ditangkap Polisi

Regional
Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Macan Tutul Mati di Pati Diduga Akibat Pertarungan Berebut Teritori

Regional
Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Mengintip Strategi Milenial Membeli Rumah di Era Digital

Regional
Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Detik-detik Banjir Bandang Sapu Siswa Peserta Susur Sungai di Sleman

Regional
Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Warga kepada Jokowi: Kalau Sudah Dapat SK, Kenapa Alat Berat Masih Ada di Lahan Kami?

Regional
Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Kisah Heroik 2 Siswa Selamatkan Rekannya Saat Susur Sungai, Bakir Lempar Akar dan Danu Lompat ke Sungai

Regional
Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Pakar: Susur Sungai Tidak untuk Anak dan Remaja, Apalagi Musim Hujan

Regional
Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Suami Istri Sekap Siswi SMP dan Paksa Threesome, Dipaksa Suntik KB hingga Janji Beri Rp 5 Juta

Regional
Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Saat Tiga Kurir Ganja 231 Kg Tertunduk Dengar Tuntutan Hukuman Mati..

Regional
[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

[POPULER NUSANTARA] Pengakuan Napi Teroris Tolak Dibaiat ISIS | Susur Sungai, Siswa SMPN di Sleman Terseret Arus

Regional
'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

'Mereka Menuduh Kami Lebih Kafir dari Polisi', Kata Adik Trio Bom Bali I Soal Perangnya Melawan Radikalisasi

Regional
Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Temui Ortu Korban Susur Sungai, Sultan HB X Sampaikan Pesan

Regional
Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Empat Siswa SMPN 1 Turi Sleman yang Ikut Susur Sungai Belum Ditemukan

Regional
Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Kesaksian Salma, Siswa SMPN 1 Turi yang Selamat Susur Sungai, Arus Deras Tiba-tiba Datang

Regional
Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Tak Kunjung Ada Kabar, Ibu Siswi SMPN 1 Turi: Saya Mohon Doanya

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X