Kepala Desa Jadi Tersangka Utama Kasus Pemerasan Pembuatan Sertifikat Tanah

Kompas.com - 19/12/2016, 15:54 WIB
Ketiga pelaku(baju kuning) dihadirkan saat konferenai pers di Polda Bali, Senin(19/12/2016) KOMPAS.com/SRI LESTARIKetiga pelaku(baju kuning) dihadirkan saat konferenai pers di Polda Bali, Senin(19/12/2016)
|
EditorCaroline Damanik

DENPASAR, KOMPAS.com - Tim Saber Pungli Polda Bali mengamankan tiga aparat desa pada tanggal 16 Desember 2016 karena diduga melakukan pemerasan pembuatan sertifikat tanah. Pelaku utamanya adalah Kepala Desa Tulikup, Kabupaten Gianyar, Bali berinisial INP(62). AKBP

Ida Putu Wedanajati, Kasubdit III Dit Reskrimsus Polda Bali saat konferensi pers menyampaikan bahwa tersangka lainnya yang turut serta adalah kelian dusun (Kepala Dusun) Banjar Dinas Menak, Desa Tulikup, Gianyar, berinisial IGNOM(45).

Sementara itu, tersangka ketiga adalah IGNB(50) selaku Pekaseh Subak atau ketua sistem pengairan tradisional di Bali di Dusun Dinas Menak, Desa Tulikup, Gianyar, Bali.

"Kami sudah mulai melakukan penahanan tiga orang tersangka tersebut, terhitung sejak hari Sabtu (17/12/2016) sampai 5 Januari 2017. Ini 20 hari pertama penahanan," kata Wedanajati, Senin (19/12/2016).

Modusnya, korban bernama I Gusti Ngurah Chrisna Diana dimintai Rp 30 juta untuk kepengurusan sertifikat tanah seluas 14 are. Padahal dia seharusnya hanya membayar Rp 500.000. Permintaan uang sebesar ketentuan tersebut untuk kepentingan pribadi.

Petugas telah mengamankan barang bukti berupa beberapa dokumen termasuk adanya bukti tanda tangan ketiga tersangka terkait kasus ini dan juga uang tunai senilai Rp 30 juta.

"Yakin peristiwa ini adalah cukup bukti sesuai dengan perkembangan penyidikan. Target kami secepatnya untuk pemberkasan," ujarnya.

Kasus ini masih dalam pengembangan dan ketiganya disangkakan Pasal 12 huruf(e) Undang Undang RI nomor 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang Undang RI Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 Tentang Tindak Pidana Korupsi, yo Pasal 55 KUHP.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Sleman dan Klaten Siap Terima Pengungsi Gunung Merapi Lintas Wilayah

Regional
179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

179 Siswa SMK Negeri Jateng Terpapar Covid-19, Uji Coba Belajar Tatap Muka Dihentikan

Regional
Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Ganjar Minta Penyintas yang Sembuh dari Covid-19 Donorkan Plasma Darah

Regional
3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

3 Dokter Kandungan RSD dr Soebandi Positif Covid-19, Berstatus Tanpa Gejala

Regional
Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Masa Tenang Pilkada, Kepala Daerah di Jateng Diminta Tak Politisasi Program Pemerintah

Regional
Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Suami Pulang Mabuk, Wanita Ini Aniaya dengan Kapak hingga Tewas

Regional
Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Perjuangan Dokter Ririn Rawat Pasien Covid-19: Lihat Pasien Sembuh, Itu Sebuah Kepuasan...

Regional
Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Ada 74 Klaster Keluarga di Sleman Selama 2 Bulan Terakhir

Regional
Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Respons Pemkab Gresik Usai Video Keranda Jenazah Dihanyutkan Menyeberangi Sungai Viral

Regional
Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Ada Siswa Positif Covid-19, Rencana Sekolah Tatap Muka di Jateng Terancam Ditunda

Regional
Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Mobil Milik Seorang Dokter Tiba-tiba Terbakar di Parkiran RS Pekanbaru

Regional
Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Dirilis KPK sebagai Calon Wakil Kepala Daerah Terkaya, Muhidin: Alhamdulillah

Regional
Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Tertular dari Dosen, 48 Anak dan Pengurus Panti Asuhan Positif Covid-19

Regional
Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Keluarga Mengamuk dan Tolak Pemakaman Pasien Corona Sesuai Prosedur Covid-19

Regional
Pengemudi 'Speedboat' yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Pengemudi "Speedboat" yang Tabrakan di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X