Ganjar Ingin Wisata Jateng Viral seperti Saat Ia Tidur di Kereta Api

Kompas.com - 15/11/2016, 18:26 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo Kontributor Semarang, Nazar NurdinGubernur Jateng Ganjar Pranowo
|
EditorFarid Assifa

MAGELANG, KOMPAS.com - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menginginkan destinasi-destinasi wisata di Jawa Tengah menjadi viral di media maupun media sosial seperti saat dirinya terpegok tidur di gerbong kereta api beberapa waktu lalu.

"Lha, wong saya tidur tidak sengaja saja jadi viral, jadi saya pengin destinasi wisata Jawa Tengah juga viral," papar Ganjar, saat menjadi pembicara Diskusi Sport Tourism Potensi Pariwisata Jawa Tengah di Hotel Puri Asri, Kota Magelang, Selasa (15/11/2016).

Baca juga: Foto Ganjar Pranowo Tidur di Lorong Kereta Api Jadi Viral

Ganjar teringat saat masih gemar menggelandang awal tahun 2000 silam. Saat itu, dirinya masih pakai koran sebagai alas tidur di kereta api. Namun ketika itu tidak pernah dipersoalkan.

"Paling 'digajol' kaki saya sama petugas. Tapi sekarang tidur saya dipersoalkan, katanya saya salah, ha mbok digugah (dibangunkan). Katanya saya pencitraan, wong ngiler kok pencitraan," kelakar dia.

Menurut Ganjar, suatu hal menjadi viral berkat teknologi informasi yang berkembang pesat di masyarakat saat ini. Maka, pelaku wisata pun bisa memanfaatkan teknologi untuk menjadikan tempat-tempat wisata di daerahnya viral agar semakin banyak wisatawan yang datang.

"Keberadaan gadget maupun smartphone ini sangat membantu dalam mempromosikan lokasi wisata yang ada. Kami minta semua pihak bisa memanfaatkan teknologi komunikasi secara optimal," ungkapnya.

Ganjar menyebutkan, hingga Desember 2016, masih akan ada 175 acara pariwisata yang akan digelar di sejumlah kabupaten dan kota di Jawa Tengah. Acara tersebut meliputi budaya, kuliner, religi, hingga olahraga (sport tourism).

"Sekarang banyak yang berwisata religi. Jawa Tengah punya banyak masjid bersejarah, ada Masjid Demak, Masjid Kudus, Masjid Agung Jawa Tengah. Paling penting adalah perawatannya," papar Ganjar.

Potensi wisata lainnya, lanjut Ganjar, adalah sport tourism yang sangat potensial mendatangkan wisatawan. Sport tourism saat ini mulai dikembangkan di sejumlah daerah, seperti di Magelang dengan Borobudur Marathon, kemudian di Semarang ada Trabas, Wonogiri dan Cilacap dengan Triaton.

Dia menegaskan, negara akan hadir memfasilitasi dan mendorong daerah-daerah yang mempunyai potensi wisata tersebut, seperti memperbaiki insfrastruktur serta menyiapkan event organizer (EO).



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pelanggar Protokol Kesehatan di Cianjur Didominasi Milenial, Abai Pakai Masker

Pelanggar Protokol Kesehatan di Cianjur Didominasi Milenial, Abai Pakai Masker

Regional
Ingin Tanam Kelapa, Warga Aceh Utara Malah Temukan Bom

Ingin Tanam Kelapa, Warga Aceh Utara Malah Temukan Bom

Regional
Dua dari Sepuluh Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Dua dari Sepuluh Pekerja yang Terjebak di Lubang Galian Tambang di Kalsel Ditemukan Meninggal

Regional
Gelap Mata Ditolak Jadi Pacar, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Siswi SMP di Parit Sawah

Gelap Mata Ditolak Jadi Pacar, Pemuda Ini Perkosa dan Bunuh Siswi SMP di Parit Sawah

Regional
2 Minggu Dirawat di Jakarta, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Sembuh dari Covid-19

2 Minggu Dirawat di Jakarta, Gubernur NTT Viktor Laiskodat Sembuh dari Covid-19

Regional
Tanam Ganja di Pot, Dua Pegiat Lingkar Ganja Nusantara Diamankan

Tanam Ganja di Pot, Dua Pegiat Lingkar Ganja Nusantara Diamankan

Regional
Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Karawang Dilakukan 29 Januari 2021

Vaksinasi Covid-19 Tahap Pertama Karawang Dilakukan 29 Januari 2021

Regional
7.000 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Sumedang, 3.500 Nakes Siap Disuntik

7.000 Dosis Vaksin Sinovac Tiba di Sumedang, 3.500 Nakes Siap Disuntik

Regional
Bungkusan Tahu Goreng Berisi 50 Paket Ganja Diselundupkan ke Lapas Lowokwaru Malang

Bungkusan Tahu Goreng Berisi 50 Paket Ganja Diselundupkan ke Lapas Lowokwaru Malang

Regional
Awan Panas Merapi Mencapai 2.000 Meter, Sirine EWS di Ngrangkah Sempat Dibunyikan

Awan Panas Merapi Mencapai 2.000 Meter, Sirine EWS di Ngrangkah Sempat Dibunyikan

Regional
Akhir Petualangan KR Si Kurir Narkoba, Tertangkap di Kualanamu Setelah Berulangkali 'Terbang' Bawa Sabu di Sepatu

Akhir Petualangan KR Si Kurir Narkoba, Tertangkap di Kualanamu Setelah Berulangkali "Terbang" Bawa Sabu di Sepatu

Regional
4 Desa di Boyolali Diguyur Hujan Abu Erupsi Gunung Merapi

4 Desa di Boyolali Diguyur Hujan Abu Erupsi Gunung Merapi

Regional
Jarak Luncur Awan Panas Guguran Gunung Merapi 3 Km, Terjauh dalam Fase Erupsi 2021

Jarak Luncur Awan Panas Guguran Gunung Merapi 3 Km, Terjauh dalam Fase Erupsi 2021

Regional
Seorang Petani Tewas Kesetrum Jebakan Listrik Hama Babi dan Monyet di Kebun Jagung Tetangga

Seorang Petani Tewas Kesetrum Jebakan Listrik Hama Babi dan Monyet di Kebun Jagung Tetangga

Regional
Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengaman Pantai Lhokseumawe, Kontraktor Kembalikan Dana Rp 4,2 M

Kasus Dugaan Korupsi Proyek Pengaman Pantai Lhokseumawe, Kontraktor Kembalikan Dana Rp 4,2 M

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X