Kompas.com - 21/10/2016, 13:52 WIB
|
EditorFarid Assifa

GRESIK, KOMPAS.com — Awalnya tidak ada yang sempat mengira bahwa Agus Priyanto (38), warga Jalan Asem, Kelurahan Asemrowo, Kecamatan Asemrowo, Surabaya, Jawa Timur, adalah pengedar sabu.

Namun, ia tidak bisa mengelak ketika petugas dari Polsek Cerme memergokinya hendak melakukan transaksi narkoba di sebuah warung dekat pelintasan kereta api di dekat Desa Iker-iker Geger, Kecamatan Cerme, Gresik. Pelaku terlihat mencurigakan saat petugas sedang melintas.

“Saat itu, anggota yang tengah melintas di Desa Iker-iker saat patroli kemarin malam melihat pelaku terlihat aneh. Setelah anggota menghampiri dan menanyakan identitas serta keperluannya apa, pelaku malah terlihat bingung,” ujar Kapolsek Cerme, AKP Tatak Sutrisno, Jumat (21/10/2016).

Atas dasar itu, petugas lantas menggeledah dan akhirnya menemukan bungkus rokok yang ternyata berisikan satu paket sabu seberat 0,29 gram, yang disimpan pelaku di saku jaketnya sebelah kiri.

“Karena kedapatan membawa sabu, maka pelaku akhirnya dibawa anggota ke mapolsek untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Di mana dalam proses penyidikan, pelaku mengaku mendapatkan sabu dari Marino Maulana alias Atenk, yang juga beralamat di Kecamatan Asemrowo, Surabaya,” jelasnya.

Mendapat keterangan tersebut, polisi tidak banyak membuang waktu dan langsung melakukan pengembangan kasus. Polisi mendatangi rumah Marino dan berhasil mengamankannya.

Polisi kemudian menggeledah rumah Marino dan menemukan narkotika jenis sabu dalam jumlah yang lebih banyak, yakni satu bungkus sabu seberat 0,39 gram dan satu bungkus lagi seberat 0,58 gram, berikut satu set alat isapnya.

“Sementara barang bukti lain yang berhasil kami amankan dari rumah Marino berupa satu unit alat timbang digital merek Harnic, beberapa plastik ukuran kecil untuk bungkus sabu, dua korek gas, sebuah plakban warna hitam, gunting, dan satu handphone Nokia tipe RM 944 warna hitam,” ucap Tatak.

Atas perbuatannya, baik Agus maupun Marino, dijerat Pasal 114 ayat 1 juncto 112 ayat 1 Undang-undang RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman lima tahun penjara.

“Marino juga mengakui sabu yang dimiliki Agus memang berasal darinya dan akan diantarkan kepada calon pembeli,” pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Jelang HUT Ke-77 RI, Wali Kota Madiun Bagikan 5.000 Bendera Merah Putih Gratis

Regional
Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Jaga Keselamatan Petani, Bupati Arief Sepakat Perangi Hama Tikus Tanpa Jebakan Listrik

Regional
Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Awalnya Dipenuhi Sampah, Desa Pandean Kini Jadi Salah Satu Desa Wisata Terbaik Se-Indonesia

Regional
Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Gubernur Syamsuar Ungkap Dampak Positif Kebijakan Gas dan Rem Penanganan Covid-19 di Riau

Regional
Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Trenggalek Gelar Festival Jaranan Ke-26, Wabup Syah Natanegara Ungkap Harapannya

Regional
Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Resmikan Mall Vaksinasi Covid-19, Gubernur Syamsuar Harap Kesadaran Vaksin Masyarakat Riau Meningkat

Regional
Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Kunker ke Unnes, Bupati Arief Ajak Rektor Fathur Diskusi Pembangunan di Blora

Regional
Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Walkot Makassar Dapat Banyak Pujian dari Mendagri, Apa Penyebabnya?

Regional
Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Mulai Bangkit, PAD Sektor Pariwisata Trenggalek Capai Rp 4,2 Miliar

Regional
Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Wujudkan Wonogiri Zero Stunting, Bupati Jekek Minta Komitmen Bersama Semua Pihak

Regional
Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Dinilai Tingkatkan Kompetensi ASN, Khofifah Diangkat Jadi Widyaiswara Kehormatan

Regional
Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Wujudkan Kesehatan Masyarakat Tulang Bawang, Dompet Dhuafa Resmikan RS Griya Medika

Regional
Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Makassar Jadi Tuan Rumah APEKSI 2023, Walkot Danny: Kami Sangat Siap

Regional
Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Bupati Arief Luncurkan Program Dashat untuk Tekan Angka Stunting di Blora

Regional
Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Komitmen Tingkatkan Kesejahteraan Guru di Blora, Bupati Arief Sigap Lakukan Pendataan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.