Atalia Doakan Ridwan Kamil Tak Terjerumus Perkara Korupsi

Kompas.com - 04/10/2016, 16:15 WIB
Wali Kota Bandung, Ridwan Kamil, bersama istrinya, Atalia Kamil, mengunjungi TPS di Rutan Kebonwaru, Kota Bandung, Rabu (9/7/2014). KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaWali Kota Bandung, Ridwan Kamil, bersama istrinya, Atalia Kamil, mengunjungi TPS di Rutan Kebonwaru, Kota Bandung, Rabu (9/7/2014).
|
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Terhindar dari delik korupsi menjadi salah satu doa besar yang diucapkan Atalia Praratya untuk suaminya, Ridwan Kamil, yang berulang tahun ke-45, Selasa (4/10/2016). Harapan itu tak berlebihan mengingat tak sedikit kepala daerah yang terjerembab dalam perkara hukum.

"Saya agak khawatir melihat fenomena orang bisa naik dan turun, pejabat gampang sekali dipuji kemudian jatuh. Salah satu penyebabnya karena korupsi," ucap Lia, sapaan akrabnya di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Selasa (4/10/2016).

Lia tak menampik bahwa godaan kerap datang selama tiga tahun mendampingi Ridwan Kamil memimpin Kota Bandung. Sebagai istri, dia pun sangat mewanti-wanti agar suaminya selalu teliti ketika ada pemberian dari orang lain.

"Sejauh saya berjalan dengan Kang Emil, kami tidak pernah menerima sesuatu yang bukan haknya. Saat ada uang datang, saya suka bilang mana bukti potong pajak atau sumbernya dari mana. Karena kalau ada bukti potong pajak itu resmi, bisa dari hasil dia sebagai narasumber itu enggak masalah," tuturnya.

(Baca juga: Ridwan Kamil Ulang Tahun, Istri Pasang Iklan Ucapan Selamat di Koran)

Menurut Lia, di dunia politik tak semua orang menyukai sosok dan gaya kepemimpinan Ridwan Kamil. Bahkan, lanjutnya, tak menutup kemungkinan ada pihak yang sengaja berniat menjerumuskan suaminya ke dalam perkara hukum.

"Saya berharap Kang Emil dilindungi, bisa terus berkarya dan istiqomah. Karena banyak godaan luar biasa di dunia politik. Saya cuma bilang, hati-hati di perjalanan ke depan, bukan dia yang berniat tapi ada lubang yang mungkin dibuat orang lain supaya dia jatuh," ujarnya.

Banyaknya pejabat yang terjerat operasi tangkap tangan dari aparat membuat Lia dan Ridwan Kamil pun semakin hati-hati dalam menerima tamu.

"Kemarin sempat kejadian (penangkapan)ketua DPD (Irman Gusman), Kang Emil bilang sekarang kalau ada yang mau ketemu saya dicek dulu bawa apa. Karena bisa jadi kita tidak ada pembicaraan apa pun tapi kami dijebak. Intinya apa yang terjadi kepada orang lain, harus menjadi pelajaran untuk diri sendiri. Tugas saya menjaga juga, karena saat sesuatu terjadi saya juga akan terbawa," ungkapnya.

"Harapannya semua baik, saya secara pribadi selain mendoakan agar Kang Emil selamat tidak hanya di awal tapi di akhir," tambahnya kemudian.

(Baca juga: Ridwan Kamil: Iklan di Koran sampai Video Ucapan dari Artis, "Surprise"!)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Jalan Tol Trans Lampung Ditemukan Banyak Lubang dan Bergelombang

Regional
Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Eks TKI Alami Gangguan Jiwa, Hidup dengan 4 Anaknya yang Kurang Gizi, Popok Sampai Berulat

Regional
Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Perahu Wisata Terbalik di Bendungan Cikoncang, Banten, 3 Orang Tewas

Regional
Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Oknum Polisi yang Todongkan Pistol ke Pengunjung Saat Ribut di Warung Tuak Diperiksa Propam

Regional
Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Perwira Polisi Bawa 16 Kg Sabu, Kapolda: Kita Harap Hakim Beri Hukuman Layak ke Pengkhianat Bangsa Ini

Regional
'Fun Bike' Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

"Fun Bike" Diwarnai Joget, Ada Peserta Tak Bermasker, Polisi: Acara Tak Berizin, Kami Minta Bubarkan Diri

Regional
Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Adu Jotos di Warung Tuak, Polisi Todongkan Pistol ke Pengunjung, Ini Kronologinya

Regional
Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Update Covid-19 di Aceh, Sumut, Sumbar, Riau, Kepri, Jambi, dan Bengkulu 24 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jabar, Jateng, Banten, Sumsel, Babel, dan Lampung 25 Oktober 2020

Regional
Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Kronologi 2 Satpam Divonis Bersalah atas Kasus Pembunuhan, Gegara Membela Diri Saat Diserang dengan Sajam

Regional
UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Kalteng, Kaltim, Kaltara, Gorontalo, Sulbar, Sulsel, dan Sultra 25 Oktober 2020

Regional
UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Sulteng, Sultra, Maluku, Malut, Papua, dan Papua Barat 25 Oktober 2020

Regional
Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Terlibat Perjudian, Oknum Kades di Grobogan Terancam 10 Tahun Penjara

Regional
Gerakan 'Rakyat Bantu Rakyat' di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Gerakan "Rakyat Bantu Rakyat" di Yogyakarta, Siapkan Makanan untuk Buruh Gendong di Masa Pandemi

Regional
UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

UPDATE Covid-19 di Jatim, DIY, Bali, NTT, NTB, Kalbar dan Kalsel 25 Oktober 2020

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X