Kompas.com - 14/09/2016, 12:43 WIB
EditorCaroline Damanik

BANDUNG, KOMPAS.com - Polda Jawa Barat mengerahkan 17.000 personel untuk mengamankan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX yang berlangsung 17-29 September 2016 di Provinsi Jawa Barat.

"Kami dari bidang pengamanan untuk personel, total ada 17.000 yang kami kerahkan atau terjunkan untuk pengamanan PON XIX ini.Mekanisme pengamanannya adalah kita terapkan sistem terbuka dan tertutup," kata Wakapolda Jawa Barat Brigjen Pol Nana Sujana di Bandung, Rabu (14/9/2016).

Ditemui setelah menghadiri Apel Gelar Pasukan Pengamanan PON XIX di Stadion Utama Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), dia menuturkan pengamanan tersebut dilakukan mulai dari awal hingga akhir pelaksanaan PON.

"Petugas juga kami kerahkan, khususnya saat pembukaan nanti. Kemudian di lokasi penginapan para atlet dan kontingen juga kami kerahkan," katanya.

Selain itu, kata Wakapolda, saat upacara pembukaan PON XIX juga akan diberlakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi Stadion GBLA dan Jalan Soekarno Hatta Kota Bandung.

"Saat pembukaan nanti pasti akan ada kemacetan dan kepadatan arus lalu lintas, tapi itu semua sudah kita antisipasi saat pembukaan nanti seperti kita berlakukan sistem buka tutup, di jalur masuk ke GBLA dan Jalan Soekarno Hatta Bandung," kata dia.

Nana memastikan, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat jelang upacara pembukaan PON XIX pada 17 September 2016 di Stadion GBLA.

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan yang juga Ketua Umum PB PON XIX/2016 yang memimpin apel gelar pasukan pengamanan PON XIX di Stadion Utama GBLA, menekankan pentingnya pengamanan PON XIX.

"Saya ucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada polisi TNI, Basarnas, Damkar, Satpol PP, Dishub Jabar yang sudah memberikan jaminan keamanan selama pelaksanaan PON ini," kata Aher.

Dalam kesempatan tersebut, juga digelar pengibaran bendera seluruh kontingen PON XIX di Stadion GBLA oleh pasukan pengibar bendera.

Aher mengatakan apel pengamanan dan upacara pengibaran bendera kontingen PON ini juga merupakan simbol kesiapan panitia pelaksana pesta olahraga nasional empat tahunan tersebut.

"Dengan berkibarnya seluruh bendera kontingen maka semakin berkobar semangat atlet untuk mencetak prestasi yang setinggi-tingginya," katanya.

Turut hadir dalam apel tersebut yakni Ketua DPRD Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, Wakapolda Jawa Barat Brigjen Nana Sujana dan Pangdam III Mayjen TNI Hadi Prasojo, Kepala Dinas Bina Marga Jawa Barat M Guntoro, dan Kepala Dinas Perhubungan Dedi Taufik.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber ANTARA
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.