Kisah Tukang Becak Sewa Rumah Gedek demi Mengajari Anak-anak Belajar

Kompas.com - 24/07/2016, 13:09 WIB
Ratemat Aboe (77) tukang becak yang membuka bimbingan belajar gratis saat ditemui di rumahnya di sela - sela mengajar, Minggu (24/7/2016) KOMPAS.com / Andi HartikRatemat Aboe (77) tukang becak yang membuka bimbingan belajar gratis saat ditemui di rumahnya di sela - sela mengajar, Minggu (24/7/2016)
|
EditorAna Shofiana Syatiri

MALANG, KOMPAS.com - Rumah gedek milik Ratemat Aboe (77) di Tanjung Purta Yuda 1 Kelurahan Tanjungrejo, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jawa Timur, terlihat ramai, Minggu (24/7/2016). Dari luar, terdengar suara anak kecil sedang belajar.

Memang, sejak tahun 2013, rumah yang terdapat di permukiman kumuh itu menjadi tumpuan belajar anak kecil, terutama anak-anak yang masih duduk di bangku sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Sedangkan Aboe, panggilan akrab pemilik rumah itu, sebagai guru bagi anak-anak tersebut.

"Saya bukan orang pintar, wong saya tidak sekolah. Tapi saya tidak pernah berhenti membaca apapun," kata Aboe.

Aboe sebenarnya bekerja sebagai tukang becak yang sering mangkal di depan Pasar Burung Kota Malang. Namun, karena kepeduliaanya dengan pendidikan, ia membuka bimbingan belajar secara gratis untuk anak-anak dari keluarga tidak mampu.

"Saya ingin anak-anak bisa tahu. Saya belum pernah dan tidak pernah menerima bayaran. Saya juga tidak minta. Karena kepandaian itu tidak perlu disimpan," katanya di sela-sela mengajari anak bimbingannya.

Kepedulian Aboe terhadap pendidikan anak bermula saat dirinya melihat salah satu siswa sekolah dasar di Kota Malang sedang menangis. Ketika itu, Aboe sedang menjalani aktivitas kesehariannya sebagai pengayuh becak..

"Ketika saya tanya anak itu, ternyata dia menangis karena tidak mengerjakan PR. Terus saya bilang, nanti ke rumah. Saya ajari," ujarnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sejak saat itu, Aboe yang sudah berusia lanjut memiliki dua aktivitas yang berbeda. Siang mengayuh becak sebagai mata pencarian, saat malam mengajari anak-anak.

"Berawal dari anak itu, terus bertambah. Anak itu mengajak teman-temannya yang lain," ujarnya.

Saat ini, total anak-anak yang belajar ke rumah Aboe berjumlah 40 orang. Terdiri dari anak usai sekolah dasar dan taman kanak-kanak. Anak-anak kecil itu belajar setiap hari minggu sejak pukul 9.00 WIB hingga 12.00 Saat malam, hanya sebagian saja yang datang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.