Kompas.com - 27/05/2016, 07:30 WIB
Sayudi Kepala Dukuh Potrobayan, Srihardono, Pundong, Bantul saat menceritakan kejadian Gempa 2006 lalu KOMPAS.com / Wijaya KusumaSayudi Kepala Dukuh Potrobayan, Srihardono, Pundong, Bantul saat menceritakan kejadian Gempa 2006 lalu
|
EditorFarid Assifa

BANTUL, KOMPAS.com - Gempa bumi 2006 menjadikan semangat gotong-royong warga Daerah Istimewa Yogyakarta semakin terbangun. Perasaan senasib tidak mempunyai tempat tinggal tak pelak membuat warga saling menghibur dan menguatkan untuk menapak hidup yang baru.

"Sebelumnya gotong-royong juga sudah baik. Hanya saat setelah gempa itu gotong-royong warga itu semakin terasa," ucap Sayudi, Kepala Dukuh Potrobayan, Desa Srihardono, Kecamatan Pundong, Kabupaten Bantul, saat ditemui Kompas.com, Kamis (11/5/2016).

Akibat guncangan gempa berkekuatan M 6,3 itu, hampir semua rumah warga di Potrobayan ambruk. Dua rumah masih berdiri hanya tidak bisa ditempati.

"Di sini ada 180 KK, ada satu rumah untuk dua KK, ada yang satu. Semua rata dengan tanah, dua masih berdiri," kisah Sayudi.

Setelah guncangan gempa, warga sempat panik dan berlarian menyelamatkan diri ke utara karena ada isu tsunami. Terlebih saat itu, kondisinya gelap karena debunya sangat tebal.

Begitu mendapat kepastian tidak ada tsunami, warga segara kembali lagi. Tanpa diperintah, warga bersama-sama bergerak membantu korban yang mengalami luka. Bahkan dengan alat seadanya, mereka mengevakuasi warga yang tertimbun material bangunan rumah.

"Kita menggunakan gerobak, karena adanya hanya itu. Warga bergantian menarik gerobak bolak-balik membawa korban luka untuk mendapat perawatan," kenangnya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Di masa kritis karena tidak ada tempat tinggal dan makanan, warga saling menghibur dan menguatkan agar tidak putus asa. Warga yang masih memiliki logistik seperti beras dan mi instan pun saling berbagi. Bahan makanan itu dikumpulkan dan dimasak bersama-sama. Kebersamaan inilah yang semakin menguatkan warga.

"Tidak ada kaya atau miskin, wong semua tidak punya rumah. Semua jadi satu, apa yang dipunyai dibagikan untuk kepentingan bersama," tandasnya.

Ada juga warga yang merelakan sapinya untuk disembelih. Dagingnya lalu dimasak dan dimakan untuk lauk bersama-sama.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Bangga, Inovasi Rapid Test Buatan Unpad Dipamerkan di Dubai Expo 2021

Regional
Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.