Kronologi Pembunuhan Dosen oleh Mahasiswa karena Masalah Nilai

Kompas.com - 03/05/2016, 06:39 WIB
Ratusan mahasiswa FKIP UMSU menunggu pelaku keluar dari kamar mandi. Polisi sempat kesulitan untuk mengamankan pelaku karena ratusan mahasiswa ingin menghajarnya, Senin (2/5/2016) KOMPAS.com/Mei LeandhaRatusan mahasiswa FKIP UMSU menunggu pelaku keluar dari kamar mandi. Polisi sempat kesulitan untuk mengamankan pelaku karena ratusan mahasiswa ingin menghajarnya, Senin (2/5/2016)
EditorFarid Assifa

MEDAN, KOMPAS.com — Nur Ain Lubis (63), dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) tewas setelah ditikam mahasiswanya, Roymardo Sah Siregar (20), pada Senin (2/5/2016) sekitar pukul 15.00 WIB.

Rina Wulandari, mahasiswi FKIP, mengatakan, berdasarkan informasi dari sesama rekannya, Nur atau yang akrab disapa Bunda, dibunuh di kamar mandi ketika hendak mengambil air wudu.

"Aku enggak kenal pelakunya. Kawan-kawan bilang, pelaku itu angkatan 2013. Jadi, Bunda mau ambil air wudu untuk shalat ashar. Tiba-tiba kami dengar Bunda berteriak menjerit dari kamar mandi," katanya di pelataran FKIP UMSU, Jalan Kapten Muktar Basri, Senin.

Baca juga: Cekcok soal Skripsi, Mahasiswa Bunuh Dosennya


Selain itu, katanya, ada dugaan Roymardo telah mengikuti Nur sejak dari ruang dosen.

"Barangkali sudah diikuti. Makanya, tidak lama setelah Bunda masuk ke kamar mandi, terdengar jeritan. Namun, pintu kamar mandi ditutup tangga. Setelah menikam, pelaku lari ke Fakultas Ekonomi (UMSU)," ujar perempuan ini.

Ia mengatakan, belasan mahasiswa langsung mengejar Roymardo yang lari ke arah Fakultas Ekonomi UMSU. Sejumlah mahasiswa sempat mengeroyok pelaku, sebelum petugas keamanan membawa Roymardo ke dalam kamar mandi.

"Sempat ramai. Polisi memang datang cepat. Namun, massa sudah ramai mau membunuh si pelaku. Makanya, sulit tadi mengamankan pelakunya," katanya.

Karena nilai jelek

Mahasiswa lainnya, Doni, menduga, Roymardo dendam lantaran mendapat nilai jelek.

Tribun Medan Roymardo Sah Siregar, tersangka pembunuhan dosen saat diamankan polisi, Senin (2/5/2016).

"Dulu, Roymardo pernah ketahuan pacaran di kamar mandi. Jadi, Bunda kasih nilai buruk sehingga IP-nya rendah," ujarnya.

Menurut dia, pembunuhan itu merupakan dampak akumulasi kekecewaan pelaku sehingga nekat melukai korban.

Saat dibawa ke Rumah Sakit Imelda, Nur masih bernapas. Namun, ia sudah tidak sadarkan diri.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Terkena Jebakan Babi, Pemburu Burung di Sumsel Tewas Tersetrum

Regional
PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

PVMBG Sebut Lokasi Longsor di Tol Cipularang KM 118 Dulunya Daerah Aliran Sungai

Regional
Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Sempat Tertimbun Longsor, Akses Jalan Geopark Cileteuh Kembali Dilintasi Kendaraan

Regional
Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Inovatif, Aspal Jalan di Semarang Berbahan Baku Sampah Plastik Kresek

Regional
Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Hati-hati, Tol Cipularang KM 118 Berpotensi Longsor Kembali

Regional
Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Rekomendasi PVMBG soal Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Cerita Milla, Mahasiswi Program Doktor yang Jalani Observasi di Natuna, Rindu Keluarga

Regional
Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Matt Wright Pulang ke Australia, Buaya di Sungai Palu Masih Berkalung Ban

Regional
Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Seberangi Sungai Ciawi, Seorang Ibu Muda Tewas Terseret Banjir Bandang

Regional
Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Bangunan SMP di Tasikmalaya Jebol, Kegiatan Belajar Siswa Tak Terganggu

Regional
Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Ratusan ASN Diduga Sebarkan Konten Provokasi Lewat Medsos

Regional
Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Ini Penyebab Longsor yang Mengancam Tol Cipularang KM 118

Regional
Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Banjir Surut, BPBD Tasikmalaya Imbau Warga Tetap Waspada

Regional
Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Ular Piton 4 Meter Diamankan Usai Menelan Ayam Milik Warga di Ngawi

Regional
Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Ritual Usir Setan Berujung Maut, Ayah Tega Bunuh Anaknya yang Berusia 3 Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X