Diusulkan, Jembatan Penyeberangan Banyuwangi-Bali

Kompas.com - 17/03/2016, 09:07 WIB
KOMPAS.com/Ira Rachmawati Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas saat melakukan sidak kemacetan di Pelabuhan Ketapang Banyuwangi
BANYUWANGI, KOMPAS.com - Untuk mengurai kemacetan yang sering terjadi di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, menuju Bali, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas mengusulkan pembangunan jembatan penyeberangan yang menghubungkan Banyuwangi dan Bali.

"Kalau boleh saya usul buat jembatan saja agar perekonomiam masyarakat tidak terganggu karena seringnya macet yang terjadi di pelabuhan Ketapang. Tapi ya memang butuh kajian yang mendalam dari dua daerah apalagi dana yang dibutuhkan pasti besar," ucap Anas, Kamis (17/3/2016).

Dia menyayangkan kemacetan yang sering terjadi jika ada penumpukan kendaraan karena hari raya, kapal yang tidak beroperasi atau cuaca buruk serta saat libur panjang.

"Seperti sekarang kemacetan karena ada perubahan sistem pasca kapal Rafelia II tenggelam yang berbarengan dengan libur Hari Raya Nyepi sehinggga banyak dikeluhkan oleh masyarakat," ungkapnya.

Dia mengaku sudah melaporkan kemacetan yang terjadi selama seminggu terakhir ini ke Gubernur Jawa Timur dan juga Menteri Perhubungan, termasuk usul pembangunan jembatan yang menghubungkan Banyuwangi Bali.

"Saya yakin jika jembatan tersebut jadi maka perekonomian dua daerah semakin membaik termasuk mendorong perkembangan industri dan pariwisata dua wilayah," pungkasnya.



EditorCaroline Damanik
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE

Close Ads X