Taman Budaya Jabar Dibuka dengan Pentas Wayang Golek

Kompas.com - 18/02/2016, 10:58 WIB
Seorang Dalang dari Bekasi sedang memainkan wayang golek di Festival Wayang Indonesia (FWI), Sabtu (12/9/2015). KOMPAS.COM/JONATHAN ADRIANSeorang Dalang dari Bekasi sedang memainkan wayang golek di Festival Wayang Indonesia (FWI), Sabtu (12/9/2015).
Penulis Jodhi Yudono
|
EditorJodhi Yudono

BANDUNG, KOMPAS.com--Pergelaran wayang golek akan membuka rangkaian kegiatan program pelestarian dan pewarisan budaya di Taman Budaya Jawa Barat kawasan Dago Kota Bandung.

"Wayang golek dengan lakon 'Kangsa Adu Jago' akan membuka rangkaian kegiatan pentas di Taman Budaya Jabar, diharapkan tahun ini bisa menarik lebih banyak pengunjung," kata Kepala Balai Taman Budaya Jawa Barat Rd Darajatun di Bandung, Selasa.

Pergelaran wayang golek yang akan menampilkan dalang Asep AS Hudaya dari Lingkung Seni Giri Komara Kabupaten Karawang itu akan digelar di Teater Terbuka Taman Budaya Jabar pada Sabtu (27/2).

Sepekan kemudian di tempat yang sama juga akan ditampilkan Wayang Bekasi dengan lakon "Kumbakarna Gugur" dengan dalang Sukarlana dari Kota Bekasi.

"Dua pergelaran wayang golek itu akan membuka kegiatan Taman Budaya, diharapkan pagelaran di akhir pekan itu selain dikunjungi generasi muda juga wisatawan mancanegara," kata Darajatun.

Ia menyebutkan, Balai Taman Budaya Jabar telah menyiapkan sedikitnya 36 pagelaran dan kegiatan pelestarian seni budaya Jawa Barat yang dilakukan di Taman Budaya Jabar, Gedung Rumentang Siang, Gedung Pusat Pengembangan Kebudayaan (PPK), Galeri Teh Taman Budaya serta di kawasan Geopark Ciletuh.

"Khusus kegiatan di Geopark Ciletuh dilakukan di 14 desa di sana yang merupakan bagian dari revitalisasi kawasan itu untuk menjadi destinasi pariwisata andalan Jabar," kata Darajatun.

Lebih lanjut Kepala Balai Taman Budaya Jabar itu menyebutkan ada 14 kegiatan yakni rekonstruksi, eksperimentasi dan revitalisasi seni budaya Ciletuh, eksperimentasi seni budaya Jabar, pewarisan seni tradisional, gelar aneka ragam seni, peningkatan apresiasi galeri, pekan pesona wisata, festival permainan tradisional, temu karya taman budaya nasional, pengembangan promosi seni budaya, seni pertunjukan dan pergelaran dan pameran seni.

"Target taman budaya mengakomodir setiap denyut dan renik daya ekspresi masyarakat yang terwujud dalam karya seni budaya," katanya.

Selain itu taman budaya juga berupaya mengimplementasikan fungsi sebagai laboratorium seni budaya, pusat data dan informasi seni bidaya serta lembaga 'art summit'.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Sumber Antara
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Ibu Dibunuh dan Ayah Dipenjara, Siswa SMP di Kupang Tewas Gantung Diri

Regional
Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Korban Gempa Maluku yang Masih Dirawat di RS Capai Ribuan Orang

Regional
Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Kronologi Suami Tembak Pria yang Diduga Selingkuhan Istri dengan Senapan Angin

Regional
Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Risma Akan Manfaatkan Semburan Minyak di Surabaya untuk Alat Pompa Air

Regional
Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Ribuan Buruh di Jatim Siap Jaga Kondisi Aman Jelang Pelantikan Presiden

Regional
Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Setelah Cuitan Bermasalah Istri Eks Dandim Kendari, Anggota Persit Diberi Pelatihan

Regional
Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Pernah Berjaya Tahun 1980-an, Perahu Tambangan Mulai Ditinggalkan Warga Samarinda

Regional
Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Keluhan Warga Palembang soal Kabut Asap: Dada Sesak, Abu Sampai Masuk Rumah

Regional
Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Tim Densus 88 Antiteror Sita Amunisi dan Bahan Peledak dari Satu Terduga Teroris

Regional
Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Wali Kota Hendi Ganti Rugi Alat Musik Pengamen yang Rusak Saat Penertiban

Regional
Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Bupati Sedih Pandeglang Sering Ditimpa Musibah, Mulai Tsunami hingga Penusukan Wiranto

Regional
6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

6 Fakta Terkini Gunung Merapi Semburkan Awan Panas, Akumulasi Gas hingga Hujan Abu Tipis

Regional
Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Belasan Penyu Dilindungi Ditangkap dan Dibunuh, Diambil Daging dan Cangkangnya

Regional
Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Sel Tahanan Polsek Peusangan Bireuen Dibobol, 7 Narapidana Kabur

Regional
Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Sopir Tak Bisa Kuasai Kemudi, Gran Max Kecelakaan di Tol Boyolali-Salatiga, 1 Tewas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X