Gagal Kabur karena Tabrak Becak, Dua Pelaku Jambret Diamuk Massa

Kompas.com - 25/04/2015, 01:48 WIB
Ilustrasi kekerasan ShutterstockIlustrasi kekerasan

PEMATANGSIANTAR, KOMPAS.com - Belum sempat menikmati hasil rampasannya, dua pelaku jambret babak belur dihajar massa. Ini terjadi setelah sepeda motor Yamaha RX King yang dikendarai pelaku menabrak becak yang sedang parkir, Jumat (24/4/2015) malam.

Setelah sempat menjadi bulan-bulanan warga yang ada di sekitar lokasi kejadian, kedua pelaku diamankan polisi dari jajaran Polres Pematangsiantar yang segera tiba di lokasi. Kedua pelaku yang mengalami luka parah di bagian wajahnya segera dibawa ke Polres Pematangsiantar, Sumatera Utara.

Di hadapan petugas, korban Nova Damayanti Nasution (28), warga Jalan Jawa, simpang Jalan Seram, Kelurahan Bantan, Kecamatan Siantar Barat dan rekannya Nelly Silitonga (34), warga Jalan Gereja, mengatakan bahwa peristiwa jambret terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Keduanya saat itu melintas di Jalan DI Panjaitan, tepatnya di Simpang Jalan Pangaribuan. 

Mereka dipepet oleh empat orang dengan dua sepeda motor. Tiba-tiba para pelaku langsung menarik tas korban yang berisi uang Rp 1 juta, 2 unit handphone, STNK, SIM, KTP serta kartu ATM milik korban. Setelah berhasil merampas tas, kemudian para pelaku langsung kabur.

Tak mau kehilangan tasnya, kedua korban dengan mengendarai sepeda motor Vario BK 5451 TAT melakukan pengejaran terhadap para pelaku sambil berteriak maling. Nahas bagi dua pelaku, yakni Yanto Silalahi (25) dan Suharto Silalahi (26), warga Huta Padang Bandar, Pasir Mandoge, saat berada di Jalan DI Panjaitan tepatnya di Jalan SKI, sepeda motor mereka menabrak becak hingga keduanya terjatuh.

"Pelaku datang dari arah belakang empat orang dengan mengendarai sepeda motornya. Namun tiba-tiba, dua orang yang naik sepeda motor RX King langsung menarik tas saya dan pergi. Ya kami langsung mengejar sambil berteriak, 'Jambret, jambret..'," kata Nova.

Akibatnya warga yang mengetahui bahwa keduanya adalah pelaku jambret langsung memukuli kedua pelaku. Tidak hanya dihajar dengan pukulan dan tendangan, pelaku juga dihantam massa yang mengamuk dengan menggunakan kayu.

Polisi kini menahan keduanya dan masih dilakukan pemeriksaan pasca diamuk massa.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Hujan Disertai Angin Kencang di Blitar, Menara Telekomunikasi Roboh Timpa Mushala

Regional
Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Wali Kota Hendi Pastikan Lapangan Sidodadi Akan Direvitalisasi Jadi Sport Center

Regional
Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Polres Banjarbaru Bongkar Praktik Prostitusi Online, 9 Orang Ditangkap

Regional
Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Kasus Harian Covid-19 Menurun, Penanganan Pandemi di Jateng Terus Membaik

Regional
Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Setelah Bertemu Ganjar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Kembali Muncul Berdua

Regional
Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Cerita Ponidjo, Warga Suriname yang Mencari Keluarganya di Sleman, Bapak Ibu Tinggalkan Tanah Air Tahun 1931

Regional
Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang  Pertama Kali Terapkan 'Local Lockdown' di Tanah Air

Satu Tahun Pandemi, Mengingat Kota Tegal yang Pertama Kali Terapkan "Local Lockdown" di Tanah Air

Regional
Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Kunjungi Paguyuban Penyandang Disabilitas, Hendi Berikan Kursi Roda yang Pernah Dipakainya

Regional
Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Namanya Dicatut untuk FWB, Nora Istri Jerinx Lapor ke Polda Bali

Regional
Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Satgas Covid-19 Babel Berlakukan Patroli, Pejabat Tak Taat Prokes Kena Denda hingga Rp 10 Juta

Regional
Setahun Pandemi,  Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Setahun Pandemi, Pasien Covid-19 di RS Rasidin Padang Menurun, Layanan Umum Kembali Dibuka

Regional
172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

172 Tahun Hilang, Burung Pelanduk Kalimantan Kembali Ditemukan Warga, Difoto Lalu Dilepaskan

Regional
Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Gegara Suara Klakson, Devian Basry Dipukul Oknum TNI hingga Babak Belur

Regional
Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Tersinggung Ditanyai Kunci Motor, Seorang Kakek Aniaya Pekerja Bangunan Hingga Tewas

Regional
Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Rakor Bersama Jajaran Pemkab Luwu Utara, Bupati IDP Paparkan Program Prioritas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X