DVI Identifikasi 2 Jenazah WN Inggris Korban QZ8501

Kompas.com - 12/02/2015, 03:20 WIB
Tim SAR Saat menunjukkan ELT yang diduga milik pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan di Perairan Majene, Sulawesi Barat. KOMPAS.com/Suddin SyamsuddinTim SAR Saat menunjukkan ELT yang diduga milik pesawat AirAsia QZ8501 yang ditemukan di Perairan Majene, Sulawesi Barat.
EditorHindra Liauw
JAKARTA, KOMPAS.com — Tim Disaster Victim Identification (DVI) RS Bhayangkara, Kepolisian Daerah Jawa Timur, mengidentifikasi tiga jenazah kecelakaan AirAsia QZ8501 pada hari ke-47 proses identifikasi, dua di antaranya adalah warga Inggris.

Ketua Tim DVI Polda Jatim Komisaris Besar dr Budiyono, di Surabaya, mengatakan, tiga jenazah yang teridentifikasi masing-masing berlabel B096, B100, dan B101.

Untuk jenazah berlabel B096 atas nama Chi Man Choi, laki-laki, usia 48 tahun, warga negara Inggris yang teridentifikasi dari penggabungan data primer berupa foto rontgen dental gigi dengan pembanding foto panoramik keluarga.

Selain itu, ditambah data sekunder berupa tinggi badan, usia, dan jenis kelamin serta properti, di antaranya KTP dan kartu kredit milik korban.

"Dari penggabungan data tersebut, tidak terbantahkan jenazah dengan label B096 teridentifikasi sebagai Chi Man Choi, laki-laki, warga negara Inggris," tegas Budiyono.

Selanjutnya untuk jenazah berlabel B101 teridentifikasi atas nama Natalina Wuntarjo, perempuan, usia 33 tahun, dan berasal dari Inggris.

Jenazah Natalina, kata Budiyono, dapat dikenali dari properti berupa pakaian milik korban berupa baju dan jaket yang sama seperti yang terekam dalam kamera CCTV Bandara Juanda.

Serta juga dikenali dari penggabungan data primer berupa dental rontgen gigi dengan pembanding foto panoramik milik keluarga, dan dipadu data medis seperti usia, tinggi badan, serta jenis kelamin.

"Dari penggabungan data primer dan sekunder properti milik korban, tidak terbantahkan jenazah berlabel B101 sebagai Natalina Wuntarjo, perempuan, usia 33 tahun, asal Inggris," ucapnya.

Berikutnya, jenazah berlabel B100 teridentifikasi warga Surabaya atas nama Anna Widyawati, perempuan berusia 37 tahun.

"Untuk jenazah Anna diketahui dari temuan properti adanya kalung emas bentuk salib dan baju putih bermotif bunga. Itu seperti yang dipakai saat korban mau berangkat dan dikenali melalui rekaman CCTV saat di Bandara Juanda," katanya.

Selain itu, diketahui juga dari penggabungan data primer dan medis antropologi, seperti jenis kelamin, tinggi badan, dan usia.

Dengan tambahan 3 jenazah, jumlah keseluruhan yang dapat teridentifikasi sebanyak 78 jenazah dari total 102 jenazah dan bagian tubuh yang diterima RS Bhayangkara, satu di antaranya yang diterima adalah dari nonhuman atau jenis primata.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Sumber Antara
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X