Selamatkan Padi, Warga di Pinrang Gali Sumur Sedalam 20 Meter di Sawah

Kompas.com - 28/09/2014, 11:20 WIB
|
EditorFarid Assifa
PINRANG, KOMPAS.com - Demi menyelamatkan ratusan hektar padi yang kini terancam puso karena kekeringan, para petani di Pinrang, Sulawesi Selatan terpaksa menggali sumur di tengah lahan persawahan sedalam 20 meter. Selain itu, mereka juga menyedot air comberan dari selokan berjarak puluhan meter dari sawah.

Husain, ketua kelompok tani Sipakainga Lembang, Pinrang mengaku sudah tiga hari menggali sumur secara manual. Dia baru menemukan sumber air di kedalaman 20 meter lebih. Husain berharap sumur bor ini kelak akan bisa mengairi sekitar satu hektar petak sawahnya yang terancam puso karena kekurangan air sejak tanam.

Untuk menyedot ari dari dalam sumur, Husian harus membeli mesin pompa air yang besar seharga Rp 5 juta.

“Kita berharap sumber air bisa menyelamatkan padi dari ancaman puso karena kekeringan,” harap Husain. Minggu (28/9/2014).

Lain halnya dengan Kama, ketua kelompok tani Sipatuo Lembang. Dia terpaksa menyedot air dari selokan berjarak sekitar 60 meter lebih dari lokasi sawahnya. Untuk menyedot dan mengalirkan air dari selokan tersebut, Kama harus membeli selang plastik 100 meter dan mesin penyedot air senilai Rp 6 juta. Biaya tambahan ini belum termasuk kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) Rp 150.000 per hari untuk menggerakkan mesin penyedot air dari pagi hingga malam hari. Karena sumber air di selokan terbatas, petani kerap harus menunggu berjam-jam sampai air selokan kembali terkumpul sebelum dipompa.

“Mesin penyedot tak bisa menyedot secara kontinyu lantaran air selokan terbatas. Kita tunggu sampai air ada, baru disedot lagi,” ujar Kama.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berada di Zona Kuning, Pemkot Pariaman Kembali Buka Sekolah Tatap Muka

Berada di Zona Kuning, Pemkot Pariaman Kembali Buka Sekolah Tatap Muka

Regional
Kasus Ujaran Kebencian Bupati Agam, Mulyadi Klarifikasi soal Perempuan di Dalam Foto

Kasus Ujaran Kebencian Bupati Agam, Mulyadi Klarifikasi soal Perempuan di Dalam Foto

Regional
Polisi Buru Pencuri 33 Besi Pembatas Jalan di Jembatan Ampera

Polisi Buru Pencuri 33 Besi Pembatas Jalan di Jembatan Ampera

Regional
Tiga Bocah Tewas Tenggelam, Wagub Sulsel Minta Pengamanan Waduk Nipa-Nipa Ditingkatkan

Tiga Bocah Tewas Tenggelam, Wagub Sulsel Minta Pengamanan Waduk Nipa-Nipa Ditingkatkan

Regional
Gara-gara Benang Layangan, Listrik di Wonogiri Padam 3,5 Jam

Gara-gara Benang Layangan, Listrik di Wonogiri Padam 3,5 Jam

Regional
Tak Pernah Bepergian ke Luar Kota, Nenek 61 Tahun Terkonfirmasi Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Tak Pernah Bepergian ke Luar Kota, Nenek 61 Tahun Terkonfirmasi Covid-19, Ini Dugaan Penyebabnya

Regional
Kasus Korupsi, Anggota DPRD Muaro Jambi Divonis 2,5 Tahun Penjara

Kasus Korupsi, Anggota DPRD Muaro Jambi Divonis 2,5 Tahun Penjara

Regional
Polisi Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Polisi Akan Selidiki Dugaan Korupsi Bansos Covid-19 di Bulukumba

Regional
Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Pasien Corona di Secapa AD Bandung Tersisa 12 Orang

Regional
Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus 'Kacung WHO', Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Fakta Lengkap Penahanan Jerinx Soal Kasus "Kacung WHO", Dijerat UU ITE hingga Tanggapan IDI

Regional
Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Khofifah dan Risma Duduk Semeja Dengarkan Hasil Survei Penanganan Covid-19 di Jatim

Regional
Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Detik-detik Tiang Penyangga SUTET Roboh dan Tewaskan 4 Orang di Sumedang

Regional
Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Anggota DPR Usulkan Industri yang Merusak Lingkungan Langsung Didenda

Regional
Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Kisah Hidup Veteran Tertua di Pematangsiantar, Berjuang hingga Lansia

Regional
Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Jerinx Jadi Tersangka dan Ditahan, IDI: Kami Apresiasi Langkah Penegak Hukum

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X