Tutup Tempat Hiburan, Bupati Semarang Bantah Akomodasi FPI

Kompas.com - 21/06/2014, 21:53 WIB
Dua anggota Babinsa mendatangi kos-kosan PSK di lokalisasi Kalinyamat Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (12/6/2014) siang. Mereka mengajak PSK mendatangi pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bandungan untuj menekan angka penderita HIV Aids
kompas.com/ syahrul munirDua anggota Babinsa mendatangi kos-kosan PSK di lokalisasi Kalinyamat Bandungan, Kabupaten Semarang, Kamis (12/6/2014) siang. Mereka mengajak PSK mendatangi pemeriksaan kesehatan di Puskesmas Bandungan untuj menekan angka penderita HIV Aids
|
EditorEgidius Patnistik
UNGARAN, KOMPAS.com - Seluruh tempat hiburan malam di Kabupaten Semarang diwajibkan tutup total selama Ramadhan. Hal ini berbeda dengan Peraturan Bupati Semarang tahun lalu yang hanya membatasi jam operasional tempat hiburan malam, seperti pub, karaoke dan panti pijat.

Bupati Semarang Mundjirin membantah keputusan yang akan dikeluarkannya dalam waktu dekat itu semata- mata karena mengakomodasi permintaan FPI. "Ada dua alasan kenapa ditutup penuh. Pertama, untuk menghormati Bulan Ramadhan. Kedua karena suasana politik. Kalau tidak salah Pilpres itu masuk hari ke 12 puasa ," ujar Mundjirin, Sabtu (21/6/2014) siang.

Terkait ancaman FPI yang akan melakukan sweeping besar-besaran tempat pada hiburan selama amadhan, Mundjirin mengaku sudah menemui dua pengurus FPI di Sumowono beberapa waktu lalu. "Saya sudah ketemu dengan Kyai Rofii dan Kyai Sabar. Intinya mereka minta (tempat hiburan) ditutup satu bulan penuh dan warung makan jangan vulgar. Tapi sudah saya jelaskan, bahwa sebelum diskusi tersebut saya sudah memutuskan itu. Alasannya ya tadi itu. Jadi bukan karena FPI," katanya.

Namun jika ada yang tetap membandel dengan terus beroperasi, kata Mundjirin, pihaknya meminta agar semua pihak ikut memperingtakan dengan cara yang baik. "Andaikata ada yang bandel, mari kita tegur bersama-sama. Kalau rumah makan kita tidak bisa larang. Mereka juga melayani musafir, orang yang udzur dan sebagainya. Mungkin pakai tirai atau bagaimana, asal tidak vulgar," imbuhnya.

Ia menambahkan, peraturan tentang larangan tempat hiburan beroperasi selama Ramadhan tidak hanya berlaku di kawasan wisata Bandungan saja tetapi di seluruh tempat hiburan yang ada di wilayah Kabupaten Semarang. "Jadi bukan hanya Bandungan ya," kata dia.

Kelompok FPI dan Laskar Pembela Islam (LPI) telah menegaskan akan melakukan sweeping terhadap tempat hiburan dan lokalisasi jika selama Ramadhan tetap melakukan aktifitas. Mereka akan melakukan rapat di kawasan Bedono, Kabupaten Semarang pada 26 Juni mendatang, yang salah satunya akan merapatkan barisan untuk menghadapi Ramadhan. Hal itu diungkapkan  Ketua LPI Ahmad Rofi'i.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

PSBB Surabaya Raya Diperpanjang hingga 8 Juni

Regional
Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Curi Ponsel Pasien Positif Covid-19, Pelaku Ikut Diisolasi

Regional
3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

3 Klaster Ini Sumbang Kasus Covid-19 Terbanyak di Sulut

Regional
Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Bunuh dan Buang Bayinya, Seorang Bidan di Kalteng Ditangkap Polisi

Regional
16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

16 Petak Toko Pasar Raya Padang Hangus Terbakar

Regional
Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Tegur Jemaah yang Shalat Id di Masjid, Kepala Desa Ini Dikeroyok

Regional
Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Wali Kota Tidore Dibawa ke RSUD Ternate dengan Protokol Covid-19

Regional
Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Minta Maaf atas Arogansi Bripka HI yang Ngamuk Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

3 Orang Ini Sembunyi Dalam Terpal di Mobil Pikap untuk Kelabui Petugas Cek Poin di Malang

Regional
Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Kapolda Jabar Mutasi Polisi Ngamuk karena Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Gubernur Maluku ke Tenaga Medis: Kalian adalah Pahlawan...

Regional
Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Rusli Habibie Minta Gubernur Maluku Utara Bantu Warga Gorontalo Terkatung-katung di Ternate

Regional
Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Polisi Naik Fortuner Adu Mulut dengan Anggota Satlantas, Kesal Ditegur Tak Pakai Masker

Regional
Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Pantai Pasir Padi Babel Ditutup, Pengunjung Diminta Pulang

Regional
Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Naik Fortuner, Oknum Polisi Ini Marah Saat Ditegur Tak Pakai Masker, Kapolda Jabar: Jangan Arogan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X