Rekayasa Dokumen Lelang, Pejabat Brebes Ini Divonis 18 Bulan

Kompas.com - 19/06/2014, 20:53 WIB
Ilustrasi Daily MailIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

SEMARANG, KOMPAS.com – Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Semarang menjatuhkan pidana satu tahun dan enam bulan penjara terhadap Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan nonaktif Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Herman Adi HW. Hakim juga menjatuhkan denda Rp 50 juta atau setara tiga bulan kurungan.

Vonis tersebut sama persis dengan tuntutan Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Brebes. Herman terbukti bersalah telah menyalahgunakan wewenang yang ada pada dirinya berkaitan dengan korupsi proyek pengadaan paket industri kecil tahun 2011 dengan anggaran Rp 402 juta.

“Menyatakan terdakwa telah bersama-sama melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana dalam dakwaan subsider,” timpal ketua hakim, Suyadi, Kamis (19/6/2014).

Hakim sependapat dengan jaksa bahwa terdakwa telah memerintahkan kepada anak buahnya, Laswardi, untuk merekayasa dokumen penawaran lelang, pencairan anggaran serta pelaksanaan pengadaan.

Dari 13 paket pengadaan dalam proyek tersebut, hanya ada satu paket yang dikerjakan rekanan. Sementara 12 paket lainnya dikerjakan sendiri oleh Laswardi dengan meminjam bendera 12 rekanan.

Laswardi atas perintah terdawka pun merekayasa paket pengerjaan dengan hasil kualitas rendah. Dalam operasinya, tiap bendera CV yang dipinjam, diberi fee sebesar 3 persen. Jaksa juga mengungkap anggaran Rp 390 juta hanya dibelikan peralatan untuk 12 paket sebesar Rp 169 juta.

Dari keuntungan itu, sebesar Rp 40 juta dinikmati Herman, sisanya dibagikan ke sejumlah rekanan yang benderanya dipinjam serta pihak lain. Atas putusan tersebut, terdakwa masih bingung menentukan sikap. “Saya pikir-pikir yang mulia,” ujar Herman.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Ada Lagi Toleransi, Warga Banjarmasin yang Tak Kenakan Masker Langsung Didenda Rp. 100.000

Tak Ada Lagi Toleransi, Warga Banjarmasin yang Tak Kenakan Masker Langsung Didenda Rp. 100.000

Regional
Pemancing Tergulung Ombak di Pantai Wediombo Gunungkidul Ditemukan Meninggal

Pemancing Tergulung Ombak di Pantai Wediombo Gunungkidul Ditemukan Meninggal

Regional
Kisah Firman, Sarjana yang Sukses karena Menggeluti Sampah

Kisah Firman, Sarjana yang Sukses karena Menggeluti Sampah

Regional
Truk yang Tabrak 5 Pengendara hingga Tewas Ternyata Alami Rem Blong

Truk yang Tabrak 5 Pengendara hingga Tewas Ternyata Alami Rem Blong

Regional
Emosi, Ibu yang Digugat Anaknya Soal Warisan, Ancam Minta ASI-nya Dibayar

Emosi, Ibu yang Digugat Anaknya Soal Warisan, Ancam Minta ASI-nya Dibayar

Regional
Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Akan Diberi Santunan

Keluarga Pasien Covid-19 yang Meninggal Akan Diberi Santunan

Regional
Debu Vulkanik Gunung Sinabung Menerjang 4 Wilayah

Debu Vulkanik Gunung Sinabung Menerjang 4 Wilayah

Regional
Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker

Longgarkan PKM, Pemkot Semarang Perketat Aturan Penggunaan Masker

Regional
Tabrakan Dua Truk dan Satu Motor, Seorang Tewas

Tabrakan Dua Truk dan Satu Motor, Seorang Tewas

Regional
Waspada Klaster Baru, Pemprov Banten Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Waspada Klaster Baru, Pemprov Banten Minta Sekolah Tatap Muka Ditunda

Regional
Buron 3 Bulan, Pria yang Hina Protokol Kesehatan dan Polisi Ditangkap

Buron 3 Bulan, Pria yang Hina Protokol Kesehatan dan Polisi Ditangkap

Regional
Reaksi yang Dialami Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Reaksi yang Dialami Relawan Uji Klinis Vaksin Covid-19 dan Cara Mengatasinya

Regional
Marah Disuruh Bersihkan Kebun, Suami Bunuh Istri di Hadapan 3 Anaknya

Marah Disuruh Bersihkan Kebun, Suami Bunuh Istri di Hadapan 3 Anaknya

Regional
Ibu yang Digugat Anaknya soal Warisan: Saya Capek Jadi Ibu, Dia Harus Bayar Air Susu Saya

Ibu yang Digugat Anaknya soal Warisan: Saya Capek Jadi Ibu, Dia Harus Bayar Air Susu Saya

Regional
Heboh Daging Ayam Bantuan BPNT Busuk, Kades Sebut Ada Intimidasi 'Barang Gratisan Kok Milih'

Heboh Daging Ayam Bantuan BPNT Busuk, Kades Sebut Ada Intimidasi "Barang Gratisan Kok Milih"

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X