Disangka Korupsi, 2 Direktur Perusda Kolaka Ditahan

Kompas.com - 16/06/2014, 15:29 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi
|
EditorFarid Assifa

KOLAKA, KOMPAS.com -- Dua direktur PD Aneka Usaha Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara akhirnya resmi ditahan pihak kepolisian dengan dugaan kasus tindak pidana korupsi.

"Kedua direktur itu masing-masing Sukma Kutana (Direktur Utama) dan Lukman Syahrir (Direktur Operasional) PD Aneka Usaha. Kita tahan sejak jam 11 siang tadi. Jadi mereka telah resmi berada di dalam sel," ujar Kepala Bagian Humas Polres Kolaka, AKP Nazaruddin, Senin (16/6/2014).

Keduanya diduga kuat melakukan tindak pidana korupsi di Perusahaan Daerah Aneka Usaha sebesar Rp 600 juta yang selama ini menjadi penyelidikan pihak kepolisian.

"Keduanya ditahan oleh pihak kepolisian karena terbukti melakukan tindak pidana korupsi," ungkapnya.

Selain kedua direktur tadi, lanjut Nazaruddin, pihaknya juga menyelidiki kemungkinan keterlibatan dua direksi lainnya dalam kejahatan perbankan ini. Kedua direksi itu hingga kini masalah dalam pemeriksaan intensif penyidik Polres Kolaka.

Sebelumnya, pihak kepolisian menetapkan 4 direktur perusda sebagai tersangka kasus dugaan penyalahgunaan kas perusahaan negara itu sebesar Rp 600 juta. Dalam pembelaannya, uang kas tersebut dipakai para tersangka untuk biaya pengobatan mantan Bupati Kolaka, Buhari Matta beberapa tahun yang lalu.

Mereka yang telah menyandang status tersangka adalah Direktur Umum Sukma Kutana, Direktur Operasional Lukman Sahrir, Direktur Keuangan Riamin Basire, dan Direktur Umum Abdul Rauf.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X