Kompas.com - 03/02/2014, 14:17 WIB
Dengan penjagaan ketat aparat kepolisian, puluhan warga menggelar unjukrasa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone, Sulawesi Selatan lantaran tak puas dengan hasil visum rumah sakit setempat. Senin, (03/02/2014). KOMPAS.com / ABDUL HAQDengan penjagaan ketat aparat kepolisian, puluhan warga menggelar unjukrasa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone, Sulawesi Selatan lantaran tak puas dengan hasil visum rumah sakit setempat. Senin, (03/02/2014).
|
EditorKistyarini

BONE, KOMPAS.com - Puluhan keluarga Andi Arif (28), korban penamparan polisi beberapa waktu lalu menggelar unjuk rasa di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tenriawaru Bone, Sulawesi Selatan lantaran tak puas dengan hasil visum korban yang dikeluarkan oleh tim dokter RSUD setempat.

Kedatangan massa sekira pukul 11.20 wita, Senin (3/2/2014) langsung membuat panik sejumlah perawat mau pun dokter lantaran menggelar orasi di pintu masuk yang dijaga ketat oleh puluhan aparat kepolisian.

"Kenapa hasil visumnya begitu? Katanya tidak ada tanda-tanda kekerasan, padahal jelas-jelas ditempeleng," teriak Gazali, koordinator lapangan saat berorasi.

Tiga perwakilan pengunjuk rasa kemudian diajak berdialog oleh Kepala Hubungan Masyarakat (Humas) RSUD dengan menghadirkan dokter yang melakukan visum. Dalam dialog tersebut pihak RSUD memberikan penjelasan terkait prosedur visum.

"Visum itu adalah visual, jadi apa yang dihasilkan oleh pandangan atau penglihatan dokter itulah visum dan memang tidak ada tanda-tanda kekerasan seperti memar atau lebam karena korban datang berapa jam setelah ditampar," jelas Ramly, Humas RSUD.

Setelah mendapatkan penjelasan, para keluarga korban kemudian meninggalkan lokasi.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, keluarga korban telah dua kali mendatangi polres setempat setempat guna melaporkan dan mempertanyakan kasus penamparan terhadap korban yang dilakukan oleh seorang anggota kepolisian yang melakukan pengamanan pertandingan sepakbola di Lapangan Maraoangin, Kecamatan Sibulue pada 23 Januari 2014 lalu.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Mudahkan Rancang Perda, Gubernur Ridwan Kamil dan Kemendagri Luncurkan Aplikasi e-Perda

Regional
Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Kembali Gelar Bubos, Jabar Targetkan 127.000 Warga Dapat Takjil Buka Puasa

Regional
Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Jayakan Kembali Kota Lama Kesawan, Walkot Bobby Gandeng BPK2L Semarang

Regional
Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Ketua PWI Sumut Apresiasi Inisiatif Bobby Nasution Ajak Wartawan Berdialog

Regional
Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Bobby Nasution Akan Bangun Ruang Wartawan di Balai Kota Medan

Regional
Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Disnaker Jabar Siap Awasi Pembagian THR oleh Perusahaan

Regional
Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Terkait Fokus Kelola Anggaran, Bupati Jekek: Sudah Lewat 5 Program

Regional
Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Emil Respons Positif Kerja Sama PT Agro Jabar dengan PT Agro Serang

Regional
Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Jabar Jadi Provinsi Terbaik Penerapan PPKM Mikro, Kang Emil: Ini Tanda Kerja Keras Kita Konkret

Regional
Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Soal Gerakan Cinta Zakat, Ganjar: Manfaatnya Hebat

Regional
Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Ridwan Kamil: Gerakan Pramuka Harus Tumbuhkan Jiwa Kepemimpinan

Regional
Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Semarang Jadi Kota Terbaik di PPD Jateng, Hendi: Kita Kawal untuk Realisasi Program

Regional
Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Wujudkan Masyarakat Maju, Bupati dan Wabup Wonogiri Siapkan 7 Program

Regional
Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Pembangunan Kereta Cepat Sudah 70 Persen, Kang Emil: Perlu Dibangun Flyover

Regional
Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang NTT, Ganjar: Ini Bagian dari Spirit Kebersamaan Kita

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X