Kompas.com - 17/01/2014, 13:26 WIB
Ratusan Siswa SMAN 7 Plus Kota Bengkulu terlibat tawuran dengan SMK kompas.com/FirmansyahRatusan Siswa SMAN 7 Plus Kota Bengkulu terlibat tawuran dengan SMK
|
EditorKistyarini

BENGKULU, KOMPAS.com — Sebanyak 25 orang siswa sebuah sekolah menengah kejuruan (SMK) di Kota Bengkulu yang terlibat dalam aksi penyerangan SMAN 7 Plus ditangkap dan dimasukkan sementara ke dalam sel di Polsek Gading Cempaka, Bengkulu, Jumat (17/1/2014).

"Sampai dengan saat ini baru 25 orang siswa SMK yang melakukan penyerangan telah diamankan, selanjutnya akan didata, dan polisi masih berkoordinasi dengan pihak sekolah yang bersangkutan," kata Kepala Kepolisian Sektor Gading Cempaka, AKP Mayndra Eka Wardana.

Saat ini, kata dia, jajaran Polsek Gading Cempaka dibantu Polres dan Polda Bengkulu masih melakukan penyisiran di beberapa tempat yang diduga tempat para siswa SMK tersebut berkumpul untuk melakukan penyerangan dadakan ke SMAN 7 Plus.

Sebelumnya dilaporkan, tidak kurang dari 80 orang siswa SMK Kota Bengkulu menyerang dan melempari kaca ruangan perpustakaan di SMAN 7 Plus pada Jumat (17/1/2014) pukul 09.00 WIB. Akibatnya, beberapa kaca sekolah pecah.

Penyerangan diduga berawal pada Kamis (16/1/2014) ketika kedua tim futsal sekolah bertanding. Hasil pertandingan menunjukkan SMK kalah melawan SMAN 7 Plus. Tak terima timnya kalah, nyaris terjadi baku pukul, tetapi berhasil diredakan oleh panitia pelaksana.

Namun, tanpa diduga hari ini puluhan siswa SMK datang ke SMAN 7 Plus untuk menyerang dan melempari batu. Selain memecahkan kaca perpustakaan, lemparan siswa SMK tersebut juga melukai seorang guru dan beberapa siswa SMAN 7 Plus.

Penyerangan yang dilakukan secara mendadak itu mendapatkan perlawanan dari para siswa SMAN 7 Plus. Aksi saling serang dan lempar batu tak terhindarkan. Puluhan aparat kepolisian mendatangi lokasi kejadian. Tembakan peringatan ke udara dikeluarkan petugas kepolisian untuk menghentikan aksi tawuran itu.

Beberapa kali siswa SMK bersembunyi. Selanjutnya datang lagi menyerang sekolah sehingga merepotkan pihak kepolisian. Polisi akhirnya menyisir beberapa tempat yang diduga menjadi tempat para siswa SMK berkumpul untuk merencanakan serangan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Penyisiran polisi membuahkan hasil sebanyak 25 orang siswa SMK diamankan dan dititipkan di tahanan Polsek Gading Cempaka untuk beberapa waktu hingga adanya titik terang damai dari kedua belah pihak dan para orangtua siswa.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Antisipasi Kelangkaan Pupuk Bersubsidi, Bupati Jekek Berharap Petani Kembangkan Modifikasi dan Inovasi

Regional
Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Sebanyak 300 Pesepeda Gunung Ramaikan Event Wonderful Rongkong

Regional
Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Banjir Bandang Terjang Garut, JQR Dirikan Dapur Umum untuk Pengungsi dan Relawan

Regional
Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Peringati HMPI dan BMPN, Perguruan Islam Al Syukro Dompet Dhuafa Tanam 1.000 Bibit Pohon

Regional
Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Lika-liku Perjalanan Warga Desa Wanagiri di Bali untuk Mencari Air Bersih

Regional
ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

ASN Dilarang Ambil Cuti Saat Libur Nataru, Kang Emil: Taat Saja

Regional
Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Terobosan Walkot Bobby Dorong UMKM Naik Kelas di Medan

Regional
Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Bantu Sumut Vaksinasi Pelajar SMA, Pemkot Medan Siapkan Logistik Vaksin

Regional
Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Pemkot Jabar Sambut Baik Vaksinasi Covid-19 Massal yang Diselenggarakan PT MUJ

Regional
Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Bobby Berhasil Percepat Pemulihan Ekonomi Medan, Akademisi USU Berikan Pujian

Regional
Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Komisi III DPRD Kalsel Setuju Kewenangan Pajak Pertambangan Dikendalikan Pemda

Regional
Lewat 'Wonderful Rongkong', Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Lewat "Wonderful Rongkong", Luwu Utara Perkenalkan Potensi Pariwisata kepada Investor

Regional
Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Bupati Jekek Optimistis Pembangunan 14.142 RTLH Wonogiri Selesai pada 2024

Regional
 Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Dorong Perputaran Ekonomi, Kang Emil Targetkan Seluruh Desa Miliki BUMDes pada 2023

Regional
Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Luncurkan Kredit Tanpa Agunan untuk Ibu-ibu Pedagang, Ganjar: Bunga Hanya 2 Persen Per Tahun

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.