Kompas.com - 02/01/2014, 18:58 WIB
PD. Aneka Usaha, badan usaha milik daerah ini tengah bermasalah. Direktur Utamanya yang bernama Sukma Kutana telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Polres Kolaka. KOMPAS.com/ SUPARMAN SULTANPD. Aneka Usaha, badan usaha milik daerah ini tengah bermasalah. Direktur Utamanya yang bernama Sukma Kutana telah ditetapkan sebagai tersangka korupsi oleh Polres Kolaka.
|
EditorFarid Assifa

KOLAKA, KOMPAS.com
- Setelah melalui proses penyidikan cukup lama, akhirnya Unit Tindak Pidana Korupsi Polres Kolaka, Sulawesi Tenggara menetapkan seluruh Direktur PD Aneka Usaha, atau Prusda Kolaka sebagai tersangka. Mereka adalah Sukma Kutana sebagai Direktur Utama, Lukman Syahrir sebagai Direktur Operasional, Rauf sebagai Direktur Umum dan Riamin Basire sebagai Direktur Keuangan. Mereka terbukti tidak bisa mempertanggungjawabkan dana sebesar Rp 600 juta yang telah dikeluarkan.

Kepala Bagian Humas Polres Kolaka, AKP Nazaruddin menjelaskan, penetapan empat direktur Perusda Aneka Usaha sebagai tersangka karena mereka menyetujui pengeluaran dana kas tanpa tujuan yang jelas. “Jadi uang itu keluar tanpa mendapat persetujuan dari Badan Pengawas Perusda Aneka Usaha Kolaka. Dana Rp 600 juta ini rencananya akan diberikan kepada Bupati Kolaka nonaktif Buhari Matta yang saat itu dalam kondisi sakit di Jakarta,” katanya, Kamis (2/1/2014).

Dia juga menambahkan bahwa penetapan tersangka mereka pun sudah didukung oleh hasil audit BPKP. “Berdasarkan hasil audit kerugian negara yang dilakukan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan Sulawesi Tenggara, terdapat kerugian negara sekitar Rp 600 juta. Dalam waktu dekat ini kita akan mengambil bukti audit itu di BPKP Kendari,” tambahnya.

Nazaruddin juga menjelaskan bahwa penetapan tersangka ini dilakukan secara bertahap. “Yang duluan jadi tersangka itu itu Sukam Kutana sebagai Direktur Utama, yang lain menyusul. Dan masalah penahanan meraka itu saya belum tahu. Itu kewenangan pak Kapolres,” tegasnya.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, dana Rp 600 juta yang keluar dari kas Prusda Kolaka tersebut berupa cek. Salah satu Direktur Prusda Kolaka akhirnya membawa cek tersebut ke Jakarta dengan alasan akan digunakan sebagai penambahan biaya pengobatan Bupati Kolaka, Buhari Matta. Namun hal itu tidak bisa dibuktikan.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Bidik Pasar Ekspor dan Industri Halal, Kang Emil Promosikan Produk Unggulan Jabar di Dubai Expo 2021

Regional
Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Gubernur Enembe Berharap Pacific Exposition 2021 Mampu Dongkrak Perekonomian di Timur Indonesia

Regional
Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Enam Pesantren Jabar Akan Pamerkan Produknya di World Expo Dubai

Regional
Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Lewat “Gerai Sehat Nurani”, Warga Sasak Panjang, Bogor Dapat Akses Kesehatan Terjangkau

Regional
Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Kontingen Papua Sukses Raih Posisi 10 di Ajang STQHN XXVI

Regional
Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Apresiasi Film Dokumenter The Mentors, Ganjar: Film Ini Bagus

Regional
Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Dukung Pembangunan Infrastruktur di Jabar, PT Jasa Sarana Gandeng IIF dan MMI Jadi Mitra Strategis

Regional
Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Jateng 4 Kali Berturut-turut Jadi Provinsi Terbaik Soal Keterbukaan Informasi, Begini Repons Ganjar

Regional
Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Dua Pesan Penting Ridwan Kamil untuk BUMD di Jabar

Regional
Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Teori Hati Bidan Eros Mengabdi di Baduy

Regional
Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Usai PON XX, Pendapatan Sektor Konstruksi di Papua Meningkat hingga Rp 926 Miliar

Regional
Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Salatiga dan Kabupaten Semarang Dilanda Gempa, Pemprov Jateng Siapkan Tenda Darurat

Regional
Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Kesembuhan Covid-19 di Papua Capai 96,7 Persen, Masyarakat Diminta Tak Lengah

Regional
Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Tinjau PTM di Pangandaran, Wagub Uu Minta Sekolah Hasilkan Metode Belajar Kreatif

Regional
Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Terima Kunjungan Atlet Taekwondo Ungaran, Ganjar: Atlet Muda Harus Dipersiapkan Sejak Dini

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.