Kompas.com - 06/12/2013, 20:06 WIB
Penulis Dani Prabowo
|
EditorKistyarini
JAKARTA, KOMPAS.com - Direktorat Tindak Pidana Tertentu Bareskrim Polri menangkap seorang penimbun bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis solar di Sukoharjo, Jawa Tengah, Kamis (5/12/2013) malam.

Diduga, solar tersebut akan dijual kembali kepada pemilik industri yang menjalankan usahanya dengan menggunakan mesin berbahan bakar solar. Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri Brigjen Pol Boy Rafli Amar menerangkan penimbun solar yang diketahui berinisial BS tersebut ditangkap di Jalan Indranoto, Kertasuro, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah sekira pukul 21.30 WIB.

Ia ditangkap sesaat setelah mengisi BBM di Sebuah SPBU yang tak jauh dari lokasi penangkapan. "Sebelumnya sempat dibuntuti terlebih dahulu," kata Boy di Mabes Polri, Jumat (6/12/2013).

Ketika ditangkap, BS sedang mengendarai sebuah kendaraan jenis pick up yang telah dimodifikasi sehingga mampu memuat 1 ton solar. Diduga, kendaraan tersebut digunakan untuk melancarkan aksi pelaku selama ini.

Boy mengatakan, pelaku diduga sudah enam bulan terakhir ini melancarkan aksinya. Pelaku diduga sengaja menyasar industri karena dianggap lebih menguntungkan. Untuk setiap liter solar yang dijual, pelaku membanderol seharga Rp 9.000. Harga tersebut jauh lebih murah dari harga BBM solar non-subsidi yang seharusnya dibeli oleh industri.

Boy menambahkan, saat ini penyelidik masih berupaya mengembangkan kasus ini karena diduga ada keterlibatan oknum petugas SPBU sehingga aksi tersebut dapat dilakukan pelaku. Pasalnya, seharusnya pihak SPBU curiga atas tindakan yang dilakukan pelaku. Karena, jika dilihat dari kapasitas tanki mobil pick up tersebut tidak akan mampu memuat BBM lebih dari 70 liter.

"Dugaannya bisa ke arah situ. Artinya, bukan SPBU secara manajemen, tapi oknum penjual di SPBU yang diiming-imingi agar melayani," katanya.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Boy menambahkan, petugas saat ini masih mengejar seorang rekan BS berinisial H yang telah masuk Daftar Pencarian Orang (DPO). Di samping itu, petugas juga telah memeriksa lima orang saksi.

Dalam penangkapan kemarin, petugas mengamankan sejumlah barang bukti, di antaranya mobil pick up yang digunakan pelaku, 22 tangki tempat penyimpanan solar dan 63 ton solar.

Akibat perbuatannya pelaku diancam dengan Pasal 55 UU Nomor 2 Tahun 2001 tentang Migas dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Kepada Dubes Australia, Ridwan Kamil: Jabar Nomor Satu Destinasi Investasi

Regional
PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

PON XX Segera Berakhir, Disorda Papua Siapkan Tim untuk Rawat Venue

Regional
Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Beri Wejangan untuk Arsitek dan Seniman, Kang Emil: Jangan Menua Tanpa Karya dan Inspirasi

Regional
Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Lewat Aplikasi Sekoper Cinta, Atalia Ridwan Kamil Perluas Jangkauan Belajar Perempuan Jabar

Regional
Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Ciptakan Integrasi Ekosistem Data, Pemprov Jabar Gagas “Ekosistem Data Jabar”

Regional
Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Wagub Uu Minta Masyarakat Aktif Kembangkan Potensi Wisata di Desa Jabar

Regional
Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Dengarkan Curhat Pekerja Migran, Ganjar Minta Mereka Lapor jika Jadi Korban Pungli

Regional
Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Pemprov Jabar Gaet Investor Timur Tengah, Kang Emil: Kami Lakukan lewat Door-to-Door

Regional
Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Pasangan Moka Jabar 2021 Resmi Terpilih, Ridwan Kamil: Semoga Bisa Menjadi Teladan

Regional
Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Ketua Komisi III DPR Minta Polri Transparan Ungkap Kasus Dugaan Pemerkosaan Anak di Luwu Timur

Regional
Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Wakil Ketua TP PKK Jabar: Kualitas Pemuda Harus Ditingkatkan lewat Pendidikan

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.