Kejati Periksa Mantan Suami Bupati Karanganyar

Kompas.com - 28/11/2013, 15:34 WIB
Bupati Karanganyar, Rina Iriani 
Tribun Jateng/Galih PermadiBupati Karanganyar, Rina Iriani
EditorKistyarini

SOLO, KOMPAS.com — Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah kembali memeriksa Tony Iwan Haryono, mantan suami Bupati Karanganyar, sebagai saksi kasus proyek pembangunan Perumahan Giya Lawu Asri (GLA) dengan tersangka Bupati Karanganyar Rina Iriani Sri Ratnaningsih yang merugikan negara sekitar Rp 11 miliar di Kejaksaan Negeri Solo, Kamis (28/11/2013).

Tony mengatakan, pertanyaan pemeriksaan masih sama dengan pertanyaan yang dulu diajukan sebelum dirinya menjadi terpidana kasus korupsi GLA. Kedatangannya kali ini untuk memenuhi panggilan pemeriksaan karena masih ada yang kurang.

"Saya memang Rabu (27/11/2013) sudah diperiksa, tetapi ada yang kurang. Maka, hari ini saya datang  lagi," kata Tony sambil menambahkan mengenai hal-hal yang lain silakan saja tanyakan kepada penyidik.

Sementara itu, Ketua Rina Center, Bambang Hermawan, yang juga menjadi saksi kasus tersebut, mengatakan yang ditanyakan penyidik kepada dirinya masih seperti dulu dan tidak ada yang baru. Namun, Bambang mengaku tidak mengetahui soal aliran dana sebesar Rp 6 miliar untuk kampanye.

"Ya Rina Center ini umurnya hanya sekitar dua bulan dan tugasnya mendeklarasikan bahwa Bu Rina mau kembali mencalonkan bupati Karanganyar dan setelah itu bubar. Jadi, saya juga tidak mengerti adanya aliran dana tersebut," katanya.

Disinggung adanya aliran dana Rp 1,5 miliar kepada bendahara Rina Center, Utit Styowati, Bambang mengatakan, berdasarkan fakta persidangan, dulu memang ada, tetapi yang lainnya mengatakan dirinya tidak mengerti.

Pemeriksaan saksi-saksi ini masih terus berjalan dan dari tim penyidik selain memeriksa Bambang juga memeriksa Sundoro mantan Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Karanganyar yang sekarang menjabat Asisten III Sekda Kabupaten Karanganyar.

Kuasa Hukum Rina Iriani Sri Ratnaningsih Muhammad Taufiq mengatakan, dengan Rina mengembalikan paspor ke Kantor Imigrasi Surakarta, Rabu (27/11/2013), itu sudah jelas menunjukkan etika yang baik.



Sumber Antara
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

4 Kendaraan Terlibat Kecelakaan Beruntun di Semarang, Satu Orang Tewas

Regional
4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

4 Bocah Ini Nekat Jadi Begal, Korbannya Dihajar Ramai-ramai, Motor Dijual untuk Pesta Miras

Regional
Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Pedagang Pasar Gede dan Klewer Solo Bakal Divaksin Covid-19 Lusa

Regional
Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Kronologi 2 Maling Motor Ditembak karena Melawan Polisi Pakai Celurit

Regional
Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Begini Upaya Pemkab Wonogiri Bujuk Warga Lansia agar Mau Divaksin Covid-19

Regional
Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar 'Open House' dan Syukuran Usai Dilantik

Bupati Terpilih Wonogiri Tak Gelar "Open House" dan Syukuran Usai Dilantik

Regional
Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Mantan Kades di Bogor Jadi Tersangka Korupsi Dana Desa Rp 905 Juta

Regional
Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Harapan Warga Surabaya kepada Eri Cahyadi-Armuji dalam Memimpin Kota Pahlawan...

Regional
Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Warga Banjarmasin Temukan Mortir Diduga Peninggalan Belanda

Regional
Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Kakek Paksa Cucu Berhubungan Intim dengan Tetangga Sambil Menonton

Regional
Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Tegang Jelang Dilantik, Eri Cahyadi: Takut Betul dengan Tanggung Jawab...

Regional
Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Melawan Polisi Pakai Celurit, 2 Pencuri Motor Ditembak

Regional
Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Usai Laporkan Wakilnya ke Polisi, Wali Kota Tegal Fokus ke Pelayanan Publik

Regional
Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Mantan Kades Terseret Banjir, Jenazahnya Ditemukan 2 Hari Kemudian, Hanyut 10 Kilometer

Regional
Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Dukcapil Siap Ganti Dokumen Kependudukan Korban Banjir Jateng

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X