Korupsi Rp 34 Miliar, Mantan Wali Kota Palopo Divonis 7 Tahun Penjara

Kompas.com - 20/11/2013, 08:54 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
MAKASSAR, KOMPAS.com — Mantan Wali Kota Palopo, Tenriadjeng, divonis 7 tahun penjara terkait tindak pidana korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) senilai Rp 34 miliar.

Putusan itu dibacakan hakim dalam persidangan yang digelar di Pengadilan Tipikor Makassar, Selasa (19/11/2013) malam. Persidangan baru dimulai sekitar pukul 18.30 hingga pukul 23.00 Wita. Sehari sebelumnya sidang ini sempat tertunda dikarenakan salah satu hakim sakit.

Dalam persidangan yang dipimpin Hakim Ketua Pudjo Hunggul, Muhammad Damis sebagai hakim anggota dan Rostansar sebagai hakim ad hoc tipikor mendudukkan Peter Neke Dhey pertama kali sebagai terdakwa.

Politikus Partai Golkar ini dinilai menyamarkan asal-usul harta yang diketahui berasal dari tindak pidana korupsi dan dilakukan bersama-sama Tenriadjeng. Peter juga ikut menikmati uang korupsi APBD tahun anggaran 2008 hingga 2011 tersebut.

Peter lantas diganjar pasal berlapis dalam undang-undang pencucian uang, yakni melanggar Pasal 6 juncto Pasal 3 Ayat 1 Undang-Undang (UU) Nomor 15 Tahun 2002 tentang Pencucian Uang, juncto Pasal 65 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) untuk dakwaan primer.

Selain itu, Peter Neke Dhey juga dinilai terbukti melanggar Pasal 5 Ayat 1 juncto Pasal 2 Ayat 1 UU Nomor 8 Tahun 2010 tentang Pencucian Uang, juncto Pasal 55 Ayat 1 KUHP. 

Dalam putusan hakim, Peter dijatuhi hukuman 9 tahun penjara ditambah denda sebesar Rp 750 juta subsider 7 bulan penjara. Hukuman yang dijatuhkan terhadap Peter tersebut juga lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 12 tahun penjara.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Yang memberatkan terdakwa Peter Neke Dhey, selain bersama-sama melakukan tindak pidana pencucian uang juga menikmati uang yang ditransfer Tenriadjeng kepadanya. Padahal, dia sudah tahu uang sebesar Rp 34 miliar itu adalah hasil korupsi," kata Hakim Ketua Muhammad Damis dalam putusannya, tadi malam.

Seusai membacakan putusan Peter Nake Dhey, sidang dilanjutkan dengan mendudukkan mantan Wali Kota Palopo, Tenriadjeng. Tenriadjeng menjadi terdakwa kasus korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU), dan dijatuhi hukuman penjara selama tujuh tahun ditambah denda Rp 250 juta subsider 3 bulan penjara.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan JPU yakni 10 tahun penjara. Selain itu, majelis hakim juga mewajibkan Tenriadjeng untuk membayar uang pengganti kerugian negara sebesar Rp 7,76 miliar.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Gelar Tes Rapid Antigen Gratis, Pemkot Madiun Targetkan PPKM Level 1

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.