Kompas.com - 01/11/2013, 21:24 WIB
|
EditorKistyarini

SAMARINDA, KOMPAS.com — Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Awang Faroek Ishak mengetuk palu penetapan upah minimum provinsi (UMP) Kaltim untuk tahun 2014, Jumat (1/11/2013). UMP Kaltim ditetapkan sebesar Rp 1.886.315.

Angka tersebut menunjukkan kenaikan sebesar Rp 134.242 dari UMP tahun lalu, Rp 1.752.073. Awang menegaskan, keputusan UMP tersebut sudah tidak bisa diganggu gugat. "Saya tetapkan angka tersebut melalui pertimbangan dan pembahasan yang panjang di Dewan Pengupahan Provinsi. Tahun lalu, saya tetapkan 100 persen dari KHL, tahun ini juga harus 100 persen," Awang menegaskan, Jumat.

Awang menambahkan, untuk menetapkan UMP, sudah disertai pertimbangan yang matang. Dia juga menampung dan mempertimbangkan berbagai usulan, termasuk usulan para buruh. Di sisi lain, lanjut Awang, ada pertimbangan kemampuan para pengusaha. Jika penetapan UMP terlalu besar, konsekuensinya pengusaha akan meninggalkan Kaltim.

"Secara pribadi, saya setuju UMP berada di angka 2 juta rupiah. Tapi, sebagai gubernur, saya harus mempertimbangkan kemampuan para pengusaha. Jangan sampai para pengusaha cabut dari Kaltim lantaran tidak sanggup membayar gaji karyawannya," urainya.

Maka itu, lanjut Awang, keputusan penetapan UMP untuk tahun 2014 ini adalah keputusan terbaik. Dia berharap semua pihak menerimanya karena sudah sesuai dengan KHL buruh dan kemampuan pengusaha. Bahkan, jika ada perusahaan yang tidak melaksanakan keputusan tersebut, Awang akan langsung menindak.

"Sekali lagi, keputusan ini sudah final. Tidak akan diubah, keputusan ini tidak akan bisa diganggu gugat lagi," pungkasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Ridwan Kamil Temui Investor di Inggris, Jabar Jajaki Kerja Sama Pengembangan PLTB dan Ekraf

Regional
Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Pastikan Calon Haji Terbang ke Tanah Suci, Dinkes Jabar Gulirkan Program “Jabar Nyaah ka Jamaah”

Regional
3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

3 Strategi Bupati Jekek untuk Cegah Endemi PMK di Wonogiri

Regional
Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Berdayakan Perempuan, PPLIPI Jabar Gelar Pelatihan Bisnis Berintegrasi

Regional
Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Perkuat Kualitas Pola RKPD, Pemprov Jabar Gagas Inovasi Pendanaan Pembangunan Kompetitif

Regional
Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Selamat, Jatim Berhasil Kumpulkan Total 11 Opini WTP dari BPK

Regional
Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Buka Turnamen Basket Antar Klub Se-Kaltara, Gubernur Zainal: Ini Merupakan Sejarah

Regional
Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Ganjar Siapkan Dua Langkah Jitu untuk Tangani Banjir Rob di Tanjung Emas

Regional
Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Dishub Jabar Sebut Mudik Lebaran 2022 Berjalan Lancar meski Macet

Regional
Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Bantu UMKM di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Upayakan Standardisasi Harga

Regional
Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Kangen: Kisah Antara Aku, Kau dan Yogya

Regional
Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Khofifah Jadi Pembina K3 Terbaik, Jatim 4 Kali Berturut-turut Raih Penghargaan K3 Nasional

Regional
Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Dani Ramdan Dilantik sebagai Pj Bupati Bekasi, Wagub Uu Sampaikan Pesan Ini

Regional
Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Kasus Covid-19 di Jabar Mereda, Warga Diminta Waspadai Penyakit Emerging dan Re-emerging

Regional
Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Di Italia, Ridwan Kamil Singgung Pemanasan Global hingga Kondisi Pascapandemi

Regional
komentar di artikel lainnya
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.