Bukan Bisnis Murni, Tarif Tol Suramadu Belum Naik sejak 2009

Kompas.com - 11/10/2013, 22:23 WIB
Kendaraan para pemudik khususnya yang menggunakan sepeda motor melintas di jembatan tol Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (2/9/2011). Arus balik dari Madura menuju Surabaya pada hari ketiga lebaran mulai mengalami peningkatan. Diperkirakan puncak arus balik terjadi pada Minggu (4/9/2011).  KOMPAS/PRIYOMBODO Kendaraan para pemudik khususnya yang menggunakan sepeda motor melintas di jembatan tol Suramadu, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (2/9/2011). Arus balik dari Madura menuju Surabaya pada hari ketiga lebaran mulai mengalami peningkatan. Diperkirakan puncak arus balik terjadi pada Minggu (4/9/2011).
|
EditorFarid Assifa

SURABAYA, KOMPAS.com — Pemerintah menaikkan tarif di sejumlah ruas jalan tol sejak hari ini, Jumat (11/10/2013). Namun, tidak untuk ruas Tol Surabaya-Madura (Suramadu).

Sejak diresmikan operasinya 2009 lalu, hingga saat ini belum pernah ada kenaikan tarif tol yang menghubungkan Pulau Madura dan Jawa di sisi timur ini.

Menurut General Manager PT Jasa Marga (Persero) Cabang Surabaya Gempol, Agus Purnomo, jembatan Tol Suramadu memang tidak memiliki orientasi bisnis murni karena jembatan tersebut dibangun pemerintah semata-mata untuk misi pengembangan wilayah.

''Kalau 13 ruas tol yang dinaikkan tarifnya itu sudah berorientasi bisnis sekaligus meningkatkan pelayanan,'' katanya, Jumat (11/10/2013).

Pendapatan jembatan Tol Suramadu maksimal setiap harinya mencapai Rp 500 juta. PT Jasa Marga selaku pengelola menargetkan peningkatan pendapatan sebesar 5 persen setiap tahunnya. Pada 2012, pendapatan jembatan tol sepanjang 5,4 kilometer itu mencapai Rp 164 miliar.

Tarif tol Suramadu sejak 2009 untuk roda 2 (gol VI) Rp 3.000, kendaraan golongan I yaitu sedan, jip, pikap/truk kecil dan bus sebesar Rp 30.000, golongan II (truk dengan 2 gandar) Rp 45.000, golongan III (truk dengan 3 gandar) Rp 60.000, golongan IV (truk dengan 4 gandar) Rp 75.000, dan golongan V (truk dengan 5 gandar atau lebih) dikenakan tarif Rp 90.000.

Jembatan Tol Suramadu dibangun dengan investasi senilai Rp 4,5 triliun. Jembatan tol ini mulai dibangun pada era Presiden Megawati Soekarnoputri pada 20 Agustus 2003. Kemudian diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada 10 Juni 2009.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

RSU dr Slamet Garut Minta Tempat Tinggal Sementara untuk Tenaga Medis

Regional
Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Hadapi Corona, Ganjar Minta Desa Hidupkan Lagi Tradisi Jimpitan untuk Lumbung Pangan

Regional
9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

9 Kasus Positif Covid-19 di Jayapura, Pemda Pertimbangkan Karantina Wilayah

Regional
Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Meski Ditolak Warga, Pasien Positif Covid-19 Tetap Dimakamkan di Lahan Pemprov Sulsel di Gowa

Regional
Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Gedung Bekas Rumah Sakit di Kota Kediri Kembali Difungsikan Rawat ODP

Regional
Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Ketua DPRD Kabupaten Bogor Sebut Anggaran untuk Corona Sekitar Rp 200 Miliar

Regional
Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Masker Langka dan Mahal, Alumni BLK di Pekalongan Jahit 1000 Lembar

Regional
Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Mayoritas Pasien Corona di RSHS Berusia 50 Tahun dan Punya Riwayat Penyakit

Regional
Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Pemkot Pontianak Kucurkan Dana Rp 37 Miliar untuk Tangani Virus Corona

Regional
5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

5 Hal Penting Soal Dua Pocong yang Viral hingga Korea Selatan, Foto Tahun 2019 dan Hanya Iseng

Regional
Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Cegah Corona di Lapas Tegal, 57 Narapidana Dibebaskan

Regional
KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

KNPI Jabar Siapkan Pilot untuk Drone Penyemprot Disinfektan

Regional
ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

ODP Covid-19 yang Meninggal Saat Hendak Melahirkan Diduga Keracunan, Bukan Positif Corona

Regional
Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Sempat Ingin Lari, Pasien Sembuh Covid-19: Saya Harus Menyelamatkan Diri, Keluarga, Masyarakat

Regional
Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Pemda DIY Siapkan Dua lokasi untuk Karantina Pasien Covid-19

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X