Kompas.com - 05/10/2013, 10:09 WIB
Jalan Malioboro, Yogyakarta. KOMPAS/FERGANATA INDRA RIATMOKOJalan Malioboro, Yogyakarta.
EditorFarid Assifa

YOGYAKARTA, KOMPAS.com — Ruas jalan yang menjadi ikon wisata Kota Yogyakarta, Jalan Malioboro, akan ditutup total pada Minggu (6/10/2013) mulai pukul 19.00 WIB hingga tengah malam karena akan digunakan sebagai panggung rakyat.

"Kami sudah berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Yogyakarta untuk penutupan Jalan Malioboro. Diperkirakan, mulai pukul 19.00 WIB atau 19.30 WIB, jalan tersebut akan ditutup total hingga berakhirnya acara," kata Kepala Bidang Pengendalian Operasi Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Sugeng Sanyoto di Yogyakarta, Jumat (4/10/2013).

Menurut dia, penutupan tersebut ditujukan agar masyarakat dan wisatawan dapat menikmati suguhan hiburan di tiga panggung tanpa terganggu lalu lalang kendaraan bermotor di ruas jalan tersebut.

Pemerintah Kota Yogyakarta akan menggelar kegiatan panggung rakyat di sepanjang Malioboro sebagai bagian dari rangkaian peringatan hari ulang tahun ke-257 kota tersebut. Panggung rakyat akan berada di jalur lambat.

Sugeng menyebutkan, komando penutupan ruas Jalan Malioboro sepenuhnya berada di tangan kepolisian, sedangkan Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta akan mendukung dari sisi manajemen lalu lintasnya.

Selama penutupan jalan, Satlantas Polresta Kota Yogyakarta direncanakan menerjunkan 80 petugas yang akan dibantu 20 personel dari Dinas Perhubungan, ditambah sekitar 100 petugas Jogoboro dari Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro dan didukung pengamanan dari Dinas Ketertiban Kota Yogyakarta serta komunitas setempat.

Sementara itu, warga yang ingin menikmati suguhan yang ditampilkan dari tiga panggung hiburan tersebut dapat memanfaatkan area parkir di Tempat Khusus Parkir (TKP) Malioboro 1 dan 2 serta di parkir Ketandan dengan tarif progresif karena parkir di sepanjang Jalan Malioboro akan ditiadakan.

Komunitas parkir di Jalan Malioboro sepakat akan mengakhiri aktivitasnya pada pukul 16.00 WIB sehingga seluruh jalan dan trotoar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat dan wisatawan yang akan menikmati suguhan hiburan di tiga panggung.

"Seluruh komunitas, baik itu pedagang kaki lima (PKL) dan parkir sepakat untuk tidak beraktivitas saat ada panggung hiburan di Malioboro," kata Kepala UPT Malioboro Syarif Teguh.

Syarif juga mengatakan, karena ketiga panggung hiburan tersebut akan didirikan di jalur lambat, akses jalur lambat Malioboro akan ditutup mulai pukul 07.00 WIB.

Selain panggung hiburan, di sepanjang Malioboro juga akan dihiasi oleh berbagai seni instalasi karya seniman Timbul Raharjo.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Soal Kisruh Lokasi Karantina dengan Gubernur Sumut, Bobby: Pemkot Medan Ingin Kejelasan

Regional
Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Bangun SDM Wonogiri, Bupati Jekek Tuangkan Program Besarnya pada RPJMD 2021-2026

Regional
Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Hampir Rampung, Pembangunan Venue PON XX di Mimika Sudah 90 Persen

Regional
Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Beberapa Tempat di Medan Dijadikan Lokasi Isolasi, Walkot Bobby Protes Keras Gubernur Sumut

Regional
Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Kesawan City Walk Ditutup Sementara, Begini Penjelasannya

Regional
Ingin Warga'Survive' di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Ingin Warga"Survive" di Masa Pandemi, Dompet Dhuafa Kembangkan Budidaya Ikan Nila

Regional
6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

6 Kali Raih WTP, Pemkab Wonogiri Catat Penurunan Rekomendasi dalam LHP

Regional
Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Masalah Sampah Terbengkalai Bertahun-tahun, Walkot Bobby Tegaskan Bersih dalam 2 Hari

Regional
Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: 'Cash Ojo Nyicil'

Dorong Perusahaan Bayar THR Pekerja, Walkot Semarang: "Cash Ojo Nyicil"

Regional
Dapat Bantuan 'Bedah Rumah' dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Dapat Bantuan "Bedah Rumah" dari Korem 074/WRT Surakarta, Agus Tak Kuasa Bendung Haru

Regional
Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Copot Kadis Kesehatan, Wali Kota Bobby Targetkan Medan Terbebas dari Covid-19

Regional
Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Optimis Pada Energi Terbarukan, Ridwan Kamil Ajak Anak Muda Tangkap Peluang

Regional
MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

MDTA Direnovasi Dompet Dhuafa, Murid dan Kepala Yayasan Menangis Haru

Regional
Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Dompet Dhuafa Bagikan 2.000 Paket Zakat Fitrah di Pati

Regional
Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Cegah Penularan Covid-19, Pemprov Jabar Perpanjang Kerja Sama Penyediaan Hotel untuk Nakes

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X