Wakil Wali Kota Prabumulih Tak Setuju Tes Keperawanan

Kompas.com - 22/08/2013, 13:51 WIB
Ilustrasi shutterstockIlustrasi
EditorKistyarini

PRABUMULIH, KOMPAS.com — Wakil Wali Kota Prabumulih, Ardiansyah Fikri SH, menegaskan, pihaknya tidak setuju dengan tes keperawanan terhadap pelajar kota itu, seperti yang dilontarkan Kepala Dinas Prabumulih HM Rasyid SAg.

"Itu hanya wacana kepala dinas saja, bahkan belum ada pembicaraan dengan kita pihak pemerintah kota. Jadi, kita menyatakan tidak setuju dengan wacana tersebut," tegas Ardiansyah Fikri SH, di Palembang, Sumatera Selatan, seperti dikutip Tribun Sumsel, Rabu (21/8/2013).

Seperti diberitakan, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Prabumulih, Sumatera Selatan, membuat rencana kebijakan, yakni semua siswi sekolah di Prabumulih harus mengikuti tes keperawanan.

Tes tersebut sebagai respons terhadap maraknya kasus siswi sekolah yang berbuat mesum, bahkan diduga melakoni praktik prostitusi.

"Kami tengah merencanakan ada tes keperawanan untuk siswi SMA sederajat. Dana tes itu kami ajukan untuk APBD 2014," kata HM Rasyid, Senin (19/8/2013).

Rencana itu langsung mendapat kecaman dari berbagai pihak di seluruh Indonesia.

Sementara itu, sampai saat ini, Wali Kota Prabumulih Ir Ridho Yahya MM belum bisa dimintai tanggapan soal wacana yang dilontarkan anak buahnya itu karena sedang berdinas ke luar kota. (eds)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X