Panwas Pamekasan Tak Hadir Deklarasi Damai Pilgub Jatim

Kompas.com - 11/08/2013, 17:24 WIB
Penandatanganan deklarasi damai Pilgub Jatim di Kabupaten Pamekasan, tidak dihadiri Panwaslu Pamekasan, Ahad (11/8/2013). KOMPAS.com/TAUFIQURRAHMANPenandatanganan deklarasi damai Pilgub Jatim di Kabupaten Pamekasan, tidak dihadiri Panwaslu Pamekasan, Ahad (11/8/2013).
|
EditorEgidius Patnistik
PAMEKASAN, KOMPAS.com - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Pamekasan tidak menghadiri penandatanganan deklarasi damai pemilihan umum Gubernur Jawa Timur antara tim sukses pasangan calon yang digelar di Hotel Puteri, Pamekasan, Minggu (11/8/2013). Sejumlah pihak lain seperti KPU Pamekasan, Polres Pamekasan, Kodim 0826 Pamekasan, Pemerintah Kabupaten Pamekasan, DPRD Pamekasan dan tim sukses masing-masing calon gubermur ikut menandatangani deklarasi damai itu.

Bambang Hairul Huda, Sekretaris KPU Pamekasan mengatakan, undangan penandatanganan deklarasi damai Pilgub Jatim sudah dikirim ke Panwaslu Pamekasan. Namun hari ini tidak  satupun yang datang memenuhi undangan KPU Pamekasan. Ketidakhadiran Panwaslu Pamekasan itu kata Bambang, belum diketahui alasannya. Namun kemungkinan mereka mudik lebaran.

“Kami hanya mengirimkan undangan saja. Persoalan Panwaslu mau datang atau tidak bukan urusan KPU Pamekasan,” ungkap Bambang.

Tidak hadirnya Panwaslu itu menuai kekecewaan Muhamamd Zaiful, ketua tim sukses pasangan Khofifah Indar Parwansa-Herman Sumawireja (Berkah). Menurut Zaiful, Panwaslu merupakan penyelenggara penting yang harus tanda tangan deklarasi damai. Sebab saat ini sudah banyak pelanggaran Pemilu Pilgub Jatim yang sudah dilakukan oleh pasangan Gubernur lainnya.

“Saya kecewa denan Panwaslu Pamekasan atas ketidakhadirannya dalam deklarasi damai ini. Panwaslu sepertinya tidak serius menyelenggarakan Pilgub Jatim karena tidak ada kabarnya,” ungkap Zaiful.

Berdasarkan informasi yang diperoleh KPU Pamekasan, tiga anggota Panwaslu Pamekasan sedang mudik Lebaran. Ahmad Zaini, Ketua Panwaslu Pamekasan informasinya sedang mudik Lebaran ke tanah kelahirannya di Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep. Ponselnya tidak aktif ketika beberapa kali dihubungi.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X