Kompas.com - 06/08/2013, 15:42 WIB
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com — Penanganan kasus bentrok yang melibatkan organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) di Kendal, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, masih terus bergulir.

Hari ini, Selasa (6/8/2013), giliran Ketua FPI Jawa Tengah, Sihabudin, memenuhi panggilan Kepolisian Daerah Jawa Tengah untuk menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Sebelumnya, Sihabudin juga pernah menjalani pemeriksaan di Polres Kendal usai insiden tersebut. Dengan demikian, pemeriksaan kali ini merupakan kali kedua.

Ketua Advokasi FPI Jawa Tengah Zainal Abidin Petir mengatakan, kedatangan Sihabudin untuk pemeriksaan sebagai saksi dimulai sejak pukul 10.00 hingga sekitar pukul 14.00. "Kira-kira 15 pertanyaan, seputar biodata, visi misi, riwayat hidup, dan seputar FPI," ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan, penyidik juga meminta buku-buku tentang FPI. "Diperiksa sebagai saksi, ini sudah selesai dan Pak Kiai langsung pulang ke Temanggung. Siap dipanggil oleh penyidik dan akan kooperatif," ujarnya.

Sebelumnya, saat di Polres Kendal, Sihabudin diperiksa bersama 26 anggota FPI lainnya. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Satu orang dijerat UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan karena menabrak orang hingga tewas. Sementara dua lainnya dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena kedapatan membawa senjata tajam.

Selain dari pihak FPI, polisi juga menetapkan empat warga sebagai tersangka. Seperti diberitakan, insiden terjadi pada Kamis (18/7/2013).

Bentrok terjadi karena adanya penolakan sweeping pada tempat-tempat hiburan yang dilakukan oleh FPI. Kepala Polda Jateng Inspektur Jenderal Dwi Priyatno sebelumnya mengatakan kasus ini akan diusut hingga tuntas, termasuk untuk mencari tahu aktor intelektual di balik insiden tersebut.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Pemkot Cilegon Gandeng PLN Olah Sampah Kota untuk Gantikan Batu Bara di PLTU Suralaya

Regional
Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Harga Sawit Terus Turun, Gubernur Se-Sumatera Bertemu Carikan Solusi

Regional
Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Antisipasi Dampak Psikososial Pascabencana, Pemprov Papua Siagakan 360 Relawan

Regional
Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Pemprov Papua Cek Kondisi Sapi Kurban dari Presiden Jokowi

Regional
Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Bantu Penyintas APG Gunung Semeru, Dompet Dhuafa Dirikan 50 Huntara

Regional
Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Bekerja Sama dengan Komunitas Muslim Selandia Baru, Dompet Dhuafa Hadirkan Pos Gizi di Garut

Regional
Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Gubernur Khofifah Sebut Kompetensi ASN Jadi Kunci Perbaikan Kualitas Birokrasi

Regional
Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Pemprov Papua Berharap Pemda Hidupkan PMI yang Konsisten Jalankan Misi Kemanusiaan

Regional
Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Pemprov Papua Kerahkan 96 Nakes untuk Cek Kondisi Hewan Kurban Jelang Idul Adha

Regional
Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Wujudkan Pemerintahan yang Bersih dan Akuntabel, Pemprov Papua Maksimalkan Sistem E-Government

Regional
Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Optimalkan Pendidikan Anak, Pemkot Madiun Cegah Pernikahan Dini hingga Perangi Stunting

Regional
Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Dompet Dhuafa Kirimkan Tim QC ke NTT untuk Cek Kesehatan Hewan Kurban

Regional
Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Bupati Jekek: Saya Yakin PPPK Guru di Wonogiri Mampu Jawab Tuntutan Zaman

Regional
Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Dorong Pertumbuhan Industri, Pemprov Papua Akan Bangun PLTA Berkapasitas 100 MW di Jayawijaya

Regional
Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Kejar Target Perekaman E-KTP Wilayah Meepago, Pemprov Papua Buka Layanan di Paniai

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.