Giliran Ketua FPI Jateng Diperiksa Polisi

Kompas.com - 06/08/2013, 15:42 WIB
Salah satu mobil milik anggota FPI yang dibakar setelah rombongan massa FPI menabrak seorang pengendara motor di Kendal, Kamis (18/7/2013). Foto diunggah melalui akun Twitter. Twitter.com/Ragil Suryo RaharjoSalah satu mobil milik anggota FPI yang dibakar setelah rombongan massa FPI menabrak seorang pengendara motor di Kendal, Kamis (18/7/2013). Foto diunggah melalui akun Twitter.
|
EditorGlori K. Wadrianto
SEMARANG, KOMPAS.com — Penanganan kasus bentrok yang melibatkan organisasi massa Front Pembela Islam (FPI) di Kendal, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu, masih terus bergulir.

Hari ini, Selasa (6/8/2013), giliran Ketua FPI Jawa Tengah, Sihabudin, memenuhi panggilan Kepolisian Daerah Jawa Tengah untuk menjalani pemeriksaan di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum).

Sebelumnya, Sihabudin juga pernah menjalani pemeriksaan di Polres Kendal usai insiden tersebut. Dengan demikian, pemeriksaan kali ini merupakan kali kedua.

Ketua Advokasi FPI Jawa Tengah Zainal Abidin Petir mengatakan, kedatangan Sihabudin untuk pemeriksaan sebagai saksi dimulai sejak pukul 10.00 hingga sekitar pukul 14.00. "Kira-kira 15 pertanyaan, seputar biodata, visi misi, riwayat hidup, dan seputar FPI," ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan, penyidik juga meminta buku-buku tentang FPI. "Diperiksa sebagai saksi, ini sudah selesai dan Pak Kiai langsung pulang ke Temanggung. Siap dipanggil oleh penyidik dan akan kooperatif," ujarnya.

Sebelumnya, saat di Polres Kendal, Sihabudin diperiksa bersama 26 anggota FPI lainnya. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini.

Satu orang dijerat UU Lalu Lintas dan Angkutan Jalan karena menabrak orang hingga tewas. Sementara dua lainnya dijerat UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951 karena kedapatan membawa senjata tajam.

Selain dari pihak FPI, polisi juga menetapkan empat warga sebagai tersangka. Seperti diberitakan, insiden terjadi pada Kamis (18/7/2013).

Bentrok terjadi karena adanya penolakan sweeping pada tempat-tempat hiburan yang dilakukan oleh FPI. Kepala Polda Jateng Inspektur Jenderal Dwi Priyatno sebelumnya mengatakan kasus ini akan diusut hingga tuntas, termasuk untuk mencari tahu aktor intelektual di balik insiden tersebut.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Ini Alasan Ketua RT Tolak Pemakaman Perawat di Semarang

Regional
Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Bupati Kuningan Jadikan Hotel Miliknya Tempat Menginap Petugas Medis Covid-19

Regional
Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Kang Emil Beri Instruksi Terbaru Terkait Penanganan Covid-19 di Jabar

Regional
Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Penolakan Pemakaman Perawat di Semarang Dibawa ke Ranah Hukum, PPNI: Harus Ada Pembelajaran

Regional
Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Seorang Baby Sitter Berstatus Covid-19 Meninggal Setelah Dirawat 2 Hari, Baru Mudik dari Jakarta

Regional
Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Detik-detik Pasien di Padang Sidempuan Lompat dari Lantai 4 RS dan Tewas, Sempat Sesak Napas

Regional
Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Awalnya Dikira Benda Jatuh, Ternyata Pasien yang Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Pasien Positif Covid-19 di Kediri Diduga Terpapar dari Suami yang Kerja di Jakarta

Regional
Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Kronologi Pasien Sesak Napas Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit

Regional
2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

2 Anggota KKB Penembak Karyawan Freeport Tewas, Senapan Angin, Panah hingga Kapak Disita

Regional
Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Pasien Ini Tewas Setelah Lompat dari Lantai 4 Rumah Sakit, Sempat Mengeluh Sesak Napas

Regional
Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Ketua RT yang Tolak Pemakaman Perawat di Semarang: Saya Menangis, Istri Saya Juga Perawat, Tapi...

Regional
3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

3 PDP Covid-19 dengan Kondisi Berat di Sumut Meninggal

Regional
Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Dua Remaja Bogor Hilang Tenggelam di Laut Selatan Sukabumi

Regional
Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Senyum Semringah Belasan Napi Rayakan Kebebasan, Main TikTok Bersama Petugas

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X