Truk Angkut Beroperasi pada H-4 Akan Langsung Ditilang

Kompas.com - 26/07/2013, 22:48 WIB
Menteri Perhubungan EE Mangindaan KOMPAS/HERU SRI KUMOROMenteri Perhubungan EE Mangindaan
|
EditorKistyarini

BANDUNG, KOMPAS.com — Menteri Perhubungan (Menhub) EE Mangindaan mengatakan, dirinya telah memerintahkan kepada semua bawahannya untuk langsung menilang truk angkut barang yang masih beroperasi pada H-4 hingga H1 Lebaran. Hal itu dilakukan untuk memberi kenyamanan kepada para pemudik.

"Kalau melanggar akan kita tilang. Minimal perusahaannya akan kita tegur," ancam Mangindaan saat ditemui di Nagreg, Kabupaten Bandung, Jumat (26/7/2013).

Menurut Mangindaan, pihaknya telah menyebarkan edaran ke semua perusahaan produksi barang di luar kebutuhan primer, yang mengandalkan distribusi menggunakan truk lebih dari dua sumbu.

"Kami sudah minta ke seluruh perusahaan. Setelah H-4, jangan coba-coba keluar lagi. Ini kita lakukan untuk memberikan prioritas kepada penumpang-penumpang mudik. Karena kalau masih ada, pasti bikin macet," tuturnya.

Namun, larangan tersebut tidak berlaku bagi truk-truk pengangkut bahan kebutuhan pokok. Bahkan, lanjut Mangindaan, pihaknya juga berbicara dengan Pertamina agar truk distribusi bahan bakar minyak (BBM) yang mereka gunakan diupayakan memakai truk dua sumbu.

"Kecuali yang membawa sembako. Kalau truk tangki BBM tidak dilarang. Tapi kami sudah minta (Pertamina) yang dua sumbu. Karena kalau sudah lewat jalan seperti Nagreg ini pasti jalannya lambat," imbuhnya.

Larangan tersebut diakuinya hingga saat ini telah dipahami oleh para pemilik perusahaan. Pasalnya, dalam perjalanan Mangindaan menuju Nagreg untuk melakukan pemeriksaan kesiapan jalur mudik, pagi tadi ia melihat banyak truk pengangkut yang hilir mudik. "Makanya, sekarang ini mereka percepat pengiriman sebelum H-4," pungkasnya.

Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Tidak Benar, Isu yang Menyebut WN China di Surabaya Terjangkit Virus Corona

Regional
Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Seorang Ibu di Jepara Tewas Terseret Banjir Saat Kendarai Sepeda Motor

Regional
Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Hujan Deras Disertai Angin Kencang Rusak Tiga Rumah di Cirebon

Regional
Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Pilkada Surabaya, 5 Partai Deklarasi Dukung Mantan Kapolda Jatim

Regional
12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

12 Mahasiswa Aceh di Wuhan Butuh Stok Makanan dan Masker Khusus

Regional
Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Longsor di Sumedang, Dua Orang Tewas dan Dua Lainnya Kritis

Regional
Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Sunda Empire Dilaporkan Roy Suryo, Ki Ageng Rangga: Maling Teriak Maling

Regional
RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

RSUP Sanglah Pulangkan 2 Turis China yang Sempat Diduga Terinfeksi Virus Corona

Regional
4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

4 Fakta Warga Jambi Diduga Terjangkit Corona, Pulang dari China hingga Kini Diisolasi

Regional
RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

RSUP Wahidin Makassar Periksa Pasien yang Baru Pulang dari China, Hasilnya Negatif Virus Corona

Regional
Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Hindari Virus Corona, 12 Mahasiswa Universitas Negeri Surabaya di Wuhan Diisolasi

Regional
Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Wabah Virus Corona, 150 Turis China Tetap Diterima di Sumbar

Regional
Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Geng Donki, Pelajar Pelaku Begal Pamitnya Belajar Kelompok

Regional
Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Gara-gara Bakar Lahan, Seorang ASN di Riau Ditahan

Regional
Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Ini Tanggapan Petinggi Sunda Empire Setelah Dilaporkan Roy Suryo ke Polisi

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X