Kompas.com - 25/07/2013, 20:16 WIB
Aparat Polda Jatim dan Satuan Reskoba Polresta Malang menggelar kasus penggerebekan industru rumah sabu-sabu di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (25/7/2013). KOMPAS.COM/YATIMUL AINUNAparat Polda Jatim dan Satuan Reskoba Polresta Malang menggelar kasus penggerebekan industru rumah sabu-sabu di Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Kamis (25/7/2013).
|
EditorKistyarini

MALANG, KOMPAS.com
— Tim gabungan dari Polda Jawa Timur dan Satuan Reskoba Polresta Malang, menggerebek sebuah industri sabu rumahan di wilayah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur.

Menurut Kapolresta Malang AKBP Totok Suhariyanto, penggerebekan itu berawal dari penangkapan AR (39), warga Jalan Lukman Hakim Jogosari, Pandaan, Kabupaten Pasuruan. AR ditangkap bersama istrinya, AA, di rumah kontrakan mereka di Perum Candra Kartika Blok AE Nomor 16, Dusun Jati Tengah, Desa Mojo Tengah, Kecamatan Sukorejo, Kabupaten Pasuruan.

"Dari hasil penggerebekan home industry itu, polisi berhasil menemukan barang bukti sebanyak 52 berupa bahan baku sabu, lengkap dengan alat pembuatan sabu. Di antaranya, alkohol berkadar 95 persen, air soda api, aseton, gelas ukur kaca, tabung kaca, pemompa, HCL, selang air, kondensor, spet, air limbah proses, hasil penyulingan, thinner, kartu ATM, serta telepon seluler," beber Totok pada gelar kasus di markas Polresta Malang, Kamis (25/7/2013).

Polisi juga berhasil menyita dua bungkus sabu seberat lebih dari 2,5 gram. "Penangkapan di wilayah Pasuruan tersebut merupakan pengembangan dari penangkapan MA (31) di rumahnya, di Jalan Taman Kemangi, Kecamatan Lowokwaru Kota Malang," tegasnya.

MA, katanya, adalah salah satu pembeli sabu hasil produksi AR dan AA. "Dari tersangka MA di Malang itu, kita sita barang bukti 0,35 gram sabu. Setelah kita selidiki, tersangka ternyata beli di Pasuruan dengan harga Rp 400.000 ke pasangan suami istri itu," tegasnya.

Sabu yang dibuat oleh pelaku suami istri itu berskala industri rumah. "Mereka mampu memproduksi sabu sebanyak 50 gram per hari. Dan tersangka AR sendiri merupakan residivis dengan kasus pengedar narkoba pada 2002 silam," katanya.

Kedua pelaku dijerat Pasal 129 A, 113, 114 juncto 132 UU 35 2009 tentang Narkotika. "Kasus ini akan terus dikembangkan, walau pelaku masih mengaku bahwa dirinya baru belajar membuat sabu," kata Totok.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim Kombes Andy Ludianto menambahkan, pihaknya mensinyalir masih ada pelaku lain di wilayah Jawa Timur yang terlibat kasus tersebut.

"Karena pelaku mengaku baru belajar membuat sabu, kita akan selidiki lagi di mana tersangka belajar membuat sabu itu. Kita akan melakukan rekonstruksi ulang proses pembuatan sabu yang akan bekerja sama dengan tim Labfor Polda Jatim," katanya.

Andy menjelaskan, kasus itu melibatkan dua wilayah hukum, yakni Kota Malang dan Kabupaten Pasuruan. "Polda Jatim yang akan turun tangan dalam kasus ini, biar semuanya terungkap," tegasnya.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Soal APBD Rp 1,6 Triliun di Bank, Bobby: Segera Dimaksimalkan untuk Gerakkan Ekonomi Medan

Regional
Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Masjid Az Zahra di Lampung Utara Resmi Dibangun, Dompet Dhuafa Gelar Peletakan Batu Pertama

Regional
Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Kejar Herd Immunity, Bupati IDP Optimistis Vaksinasi di Luwu Utara Capai 90 Persen

Regional
Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Dongkrak Perekonomian Kota Madiun, PKL Akan Dapat Pembinaan Khusus

Regional
Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Lewat Kepiting Bakau, Pembudidaya di Konawe Raih Cuan hingga Rp 352 Juta

Regional
Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Berkat Proyek Investasi Pabrik Minyak Goreng Sawit, Luwu Utara Raih Juara 2 SSIC 2021

Regional
Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Upaya Berau Coal Sinarmas Atasi Pandemi, dari Bakti Sosial hingga Dukung Vaksinasi

Regional
Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Selain Dana Sponsor Rp 5 Miliar, PLN Investasi Rp 300 Miliar untuk Dukung PON XX Papua

Regional
Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Gerakkan Masyarakat untuk Tangani Pandemi, BNPB Gelar Pelatihan 1.000 Relawan Covid-19 di DIY

Regional
Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Entaskan Pandemi di Samarinda, Satgas Covid-19 Gelar Pelatihan 1.000 Relawan

Regional
Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Kendalikan Pandemi di Riau, Gubernur Syamsuar Harap Relawan Covid-19 Lakukan Ini

Regional
Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Pemkab Dharmasraya Targetkan Vaksinasi Pelajar Selesai September, Jokowi Berikan Apresiasi

Regional
Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Ekspor Pertanian Meningkat Rp 8,3 Triliun, Jateng Raih Penghargaan Abdi Bakti Tani

Regional
TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

TNI, Polri, dan IPDN Gelar Vaksinasi Massal Jelang PON XX 2021 di Papua

Regional
Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Mendadak Jadi Penyiar Radio, Gubernur Ganjar Dapat Curhatan dari Pendengar

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.