Toko Bahan Bangunan di Bandung Terbakar, Satu Orang Terluka

Kompas.com - 12/07/2013, 07:38 WIB
Hingga pagi ini, mobil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung masih terlihat mengantri didepan sebuah toko material berisi bahan karbit berukuran 100 meter2 yang terbakar di Jalan Caringin Nomor 97, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, RT 05 RW 02, Bandung, Jawa Barat, Jumat, (12/7/2013) KOMPAS.com/Rio KuswandiHingga pagi ini, mobil Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung masih terlihat mengantri didepan sebuah toko material berisi bahan karbit berukuran 100 meter2 yang terbakar di Jalan Caringin Nomor 97, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, RT 05 RW 02, Bandung, Jawa Barat, Jumat, (12/7/2013)
|
EditorFarid Assifa

BANDUNG, KOMPAS.com
- Sebuah toko bahan bangunan di Jalan Caringin Nomor 97, Kelurahan Babakan Ciparay, Kecamatan Babakan Ciparay, Bandung, Jawa Barat, terbakar, Jumat, (12/7/2013) pukul 03.50 WIB pagi. Satu orang terluka akibat kepalanya terbakar. Kebakaran bangunan berukuran 100 meter persegi itu diduga akibat korsleting listrik.

Dalam pantauan Kompas.com di lokasi kejadian, seluruh barang di dalam toko ludes terbakar. Di dalam toko tersebut banyak bahan karbit ini sehingga membuat api sulit dipadamkan.

"Kita susah memadamkan api karena di dalamnya banyak karbit yang berpotensi meledak," kata Danton III Dinas Pemadam Kebakaran Kota Bandung Asep Mulyono kepada Kompas.com, Jumat pagi.

Api bisa dipadamkan sekitar 05.30 WIB. Karena ada bahan karbit di dalam bangunan itu, petugas harus bekerja ekstra menyemprotkan air meski api sudah padam.

"Iya, karena ada karbit kita harus terus menerus melakukan pendinginan, karena kalau tidak begini kemungkinan besar akan meledak," katanya.

Asep mengatakan, pihaknya menerjunkan seluruh kekuatan di Damkar untuk memadamkan api yang melalap bangunan tersebut. Sebanyak 10 unit mobil diterjunkan terdiri atas 8 unit mobil pemadam, 1 unit rescue dan 1 unit mobil Palang Merah Indonesia (PMI).

Sementara, 1 korban terbakar adalah penghuni bangunan bernam Awi (60). Dia mengalami luka bakar di bagian kepala. Awi terbakar karena berusaha memadamkan api saat titik api mulai muncul.

"Tadi kayaknya korban berusaha memadamkan api," kata Asep.

Kini, korban sudah mendapatkan perawatan medis oleh petugas PMI. Hingga berita ini diturunkan pendinginan masih terus menerus dilakukan petugas Damkar. Petugas belum beranjak pergi karena khawatir toko yang berisi bahan karbit ini tiba-tiba meledak.

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Selama 2 Bulan Pemerintah Aceh Berlakukan Jam Malam Cegah Penyebaran Corona

Regional
UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

UPDATE: 11 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bogor, 2 Pasien Sembuh, 1 Meninggal

Regional
Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Cerita Bupati Garut Lihat Sendiri ODP Corona Asyik Jalan-jalan Naik Motor

Regional
Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Wabah Corona, Rumah Dinas Bupati Banyuwangi Dijadikan Ruang Isolasi Darurat

Regional
Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Kasus Pertama di Banyuwangi, Satu PDP Positif Virus Corona

Regional
Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Agar ODP Corona Tak Keluar Rumah, Pemkab Garut Berikan Biaya Hidup Rp 50.000 Per Hari

Regional
3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

3 PDP Corona yang Diisolasi di RSUD Kudus Meninggal Dunia

Regional
Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Cegah Penularan Virus Corona, Bupati Bogor Minta Jakarta Dilockdown

Regional
Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Kisah Haru Perawat Positif Covid-19: Anak Sering Tanya Mama Kapan Pulang?

Regional
Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Wali Kota Tegal: Saya Ajak Gubernur, Wali Kota, Isolasi Daerah Masing-masing Sebelum Menyesal

Regional
Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Bupati Tolitoli Tutup Seluruh Akses Keluar Masuk ke Wilayahnya Cegah Penyebaran Corona

Regional
Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Kronologi Mahasiswa Serang dan Caci Maki Polisi Saat Sedang Sosialisasi Pencegahan Corona

Regional
1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

1 Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Meninggal, Berasal dari Klaster Ijtima Ulama Dunia

Regional
Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Cegah Masuknya Virus Corona, Pemkab Tolitoli Tutup Jalur Masuk Wilayah Itu

Regional
Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Peta Sebaran Covid-19 di Denpasar Dibuka, 91 ODP di 33 Kelurahan, 2 Kasus Positif Corona

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X