Kompas.com - 11/07/2013, 14:49 WIB
Dua rumah warga di Kelurahan Kampung Salo, Kendari tertimpa tanah longsor. Peristiwa itu terjadi akibat curah hujan deras yang terjadi sepanjang sepekan di Kendari KOMPAS.com/ Kiki Andi PatiDua rumah warga di Kelurahan Kampung Salo, Kendari tertimpa tanah longsor. Peristiwa itu terjadi akibat curah hujan deras yang terjadi sepanjang sepekan di Kendari
|
EditorFarid Assifa

KENDARI, KOMPAS.com - Curah hujan yang tinggi selama sepekan mengakibatkan dua rumah warga di Kelurahan Kampung Salo, Kecamatan Kendari, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, tertimpa longsor.

Ismail, salah seorang warga sekitar kawasan Taman Hutan Raya (Tahura) Nipa-nipa Kendari khawatir akan bahaya longsor susulan. Sebab, sebagian rumah yang ditempati bersama keluarga tertimbun longsoran sejak kemarin sore.

"Rumah saya kena longsor mulai kemarin pas mendekati waktu buka puasa, lalu semalam sebelum sahur longsor lagi dan menimpa dapurku," tutur Ismail saat membersihkan material tanah akibat longsor di sekitar rumahnya, Kamis (11/7/2013).

Hal yang sama juga dijelaskan Ros, salah seorang warga Kelurahan Kampung Salo, Kendari. Menurutnya, peristiwa itu terjadi akibat hujan deras dalam sepekan terakhir.

“Dapurku kena timbunan tanah yang jatuh dari atas gunung sejak tengah malam. Kami sekeluarga terpaksa menumpang di rumah tetangga dulu, tetapi saya masih waspada, karena sepertinya longsoran masih akan terjadi,” terangnya.

Kekhawatiran waga Kampung Salo akan longsor susulan cukup beralasan. Sebab, hingga kini hujan masih terus melanda Kota Kendari.

Sementara itu, salah seorang aktivis pemuda di Kelurahan Kampung Salo, La Ode Muhammad Ashar mengatakan, wilayah itu sering menjadi langganan banjir dan longsor setiap hujan deras.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

“Memang rawan banjir dan longsor di sini. Apalagi hujan terus menerus seperti saat ini, saya khawatir longsoran bakal menimpa puluhan rumah warga di bawah Tahura Nipa-nipa,” ungkapnya ditemui di lokasi longsor, Kamis (11/7/2013).

Hingga kini, pantauan di lokasi longsoran belum satupun aparat pemerintah setempat yang turun memantau kejadian tersebut.Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Dompet Dhuafa dan Kimia Farma Berikan 2.000 Dosis Vaksin untuk Masyarakat Lombok Barat

Regional
Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Buka Kejuaraan UAH Super Series, Ridwan Kamil Adu Kemampuan Tenis Meja dengan Ustadz Adi Hidayat

Regional
Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Peringati Hari Santri, Ganjar Berharap Santri di Indonesia Makin Adaptif dan Menginspirasi

Regional
Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Peringati HSN 2021, Wagub Uu Nyatakan Kesiapan Pemprov Jabar Bina Ponpes

Regional
Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Ridwan Kamil Pastikan Pemerintah Gelontorkan Rp 400 Triliun untuk Bangun Jabar Utara dan Selatan

Regional
Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Gencarkan Vaksinasi Covid-19, Pemprov Jabar Gandeng Pihak Swasta

Regional
AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

AOE 2021 Dimulai Besok, Jokowi Dipastikan Hadir Buka Acara

Regional
Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Dukung Pesparawi XIII, YPMAK Beri Bantuan Rp 1 Miliar

Regional
9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

9 Pemda di Papua Raih WTP, Kemenkeu Minta Daerah Lain di Papua Termotivasi

Regional
Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Capai Rp 72,46 Triliun, Realisasi Investasi Jabar per Januari-Juni 2021 Peringkat 1 Nasional

Regional
Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Temui Gus Yasin, Ridwan Kamil Sebut Jabar Ingin Berbagi Pengalaman dan Investasi di Kota Lama Semarang

Regional
Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Lewat Bidan Desa, Satgas Jabar Beri Kemudahan Akses Vaksinasi Lansia

Regional
Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Resmi Dilantik, Sekda Baru Pemprov Papua Diharapkan Akselerasi Kebijakan Daerah

Regional
Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Kafilah STQH Jabar Dilepas ke Tingkat Nasional, Ini Pesan Kang Emil untuk Mereka

Regional
Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Targetkan Netral Karbon pada 2050, Indika Energy Tanam 21.000 Mangrove

Regional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.